NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG
-Sosialisasi pembangunan jaringan perpipaan PDAM di Desa Maruyung kembali digelar dengan fokus utama pada aspek teknis pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat memahami tahapan pekerjaan yang akan berlangsung, sekaligus meminimalkan potensi dampak selama proses pemasangan pipa.
Perwakilan PT Air Bandung Timur, Nasofi menjelaskan bahwa sosialisasi kali ini tidak lagi membahas perencanaan secara umum, karena rencana tersebut telah dirumuskan sebelumnya.
“Sosialisasi yang kami lakukan ini lebih kepada pelaksanaan pekerjaan. Untuk rencana secara umum sebenarnya sudah dirumuskan sebelumnya. Jadi yang kami sampaikan kepada masyarakat hari ini adalah bagaimana teknis pelaksanaannya nanti,” ujarnya.
Nasofi menambahkan, pembangunan jaringan perpipaan tersebut merupakan kelanjutan dari jalur Cipejeuh hingga ke wilayah Maruyung. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengetahui detail teknis yang akan dilakukan di lapangan.
“Pekerjaan ini merupakan lanjutan jaringan pipa dari Cipejeuh sampai ke Maruyung. Kami jelaskan mulai dari jumlah pipa yang akan terpasang, panjang jaringan, hingga metode pekerjaan yang digunakan,” jelasnya.
Menurutnya, sosialisasi ini penting agar masyarakat, khususnya di tingkat RT dan RW, memahami dampak teknis yang mungkin timbul selama proses pemasangan.
“Kami ingin masyarakat yang terdampak langsung, terutama RT dan RW, memahami kondisi di lapangan selama pemasangan pipa berlangsung,” tambahnya.
Sementara itu, PDAM Tirta Raharja menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen transparansi kepada masyarakat sebelum pekerjaan fisik dimulai.
“Sosialisasi ini penting agar masyarakat mengetahui tahapan pekerjaan yang akan berjalan. Kami ingin memastikan tidak ada kesalahpahaman selama pelaksanaan di lapangan,” kata perwakilan PDAM Tirta Raharja, Anggi.
“Sebelum sosialisasi ini dilaksanakan, kami sudah melakukan konsolidasi terkait mekanisme, waktu, tempat, dan peserta kegiatan bersama pemerintah desa. Jadi hari ini tinggal menjalankan hasil kesepakatan tersebut,” jelasnya.
PDAM Tirta Raharja berharap, dengan adanya pemahaman bersama antara pelaksana dan masyarakat, pembangunan jaringan perpipaan dari Cipejeuh hingga Maruyung dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang.
“Harapan kami, setelah jaringan ini selesai, pelayanan air bersih kepada masyarakat bisa semakin merata dan berkelanjutan,” pungkasnya.
**
