NARASINETWORK.COM - Masyarakat Kesenian Jakarta (MKJ) dan UP PKMJ Cipta sukses menggelar Malam Kesenian Jakarta pada Selasa, 10 Februari 2026, di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Acara ini menjadi momentum penting bagi MKJ dalam memperkenalkan pengurus baru periode 2025-2030 serta menegaskan komitmennya mengembangkan seni dan budaya di tengah dinamika kota global.
Acara dibuka dengan orasi budaya bertajuk "Seni dalam Lanskap Kota Global Jakarta" yang disampaikan oleh Ngatawi Al-Zastrow. Dalam orasinya, Zastrow mengupas peran seni dalam menghadapi tantangan dan peluang di era globalisasi, serta bagaimana seni dapat menjadi identitas dan kekuatan bagi Jakarta.
Salah satu agenda utama dalam Malam Kesenian Jakarta adalah pengenalan pengurus baru MKJ periode 2025-2030. Susunan pengurus yang terdiri dari Majelis Kehormatan, Dewan Ahli, Badan Pengurus Harian, dan berbagai kompartemen seperti Sastra, Musik, Tari, Seni Rupa, Teater, dan Film, diharapkan dapat membawa angin segar bagi perkembangan seni di Jakarta.
Para pengurus terdiri dari sejumlah profesi dari Wartawan, Dosen hingga pengusaha, nama-nama besar dalam dunia jurnalistik seperti Mustafa Ismail (Tempo), Yusuf Susilo Hartono, Arie Batubara. Mereka memiliki kepedulian terhadap perkembangan Seni dan Budaya, selain juga sebagai pelaku seni budaya itu sendiri.
Berikut adalah susunan lengkap Pengurus MKJ periode 2025-2030 :
MAJELIS KEHORMATAN :
Ahlils Suryapati (Ketua), Kurnia Effendi (Wakil Ketua), Atien Kisam (Wakil Ketua), Derry Setyana, Imam Ma’arif, Nadia Iskandar, Qubi Randhani, Sunu Wasono, Yusuf Susilo Hartono
DEWAN AHLI :
Mustafa Ismail (Ketua), Suryana MD (Wakil Ketua), Djaelani Manock, Jeriandi Usman, Rudi Aryanto, Rudolf Puspa, Uyung Mahagenta
BADAN PENGURUS HARIAN :
Arie Batubara (Ketua), Rintis Mulya (Sekretaris), Nana Diah Sugiarso (Bendahara) | Wakil Ketua Bidang: Dian Maryana, Prihanti Kusdini, Giyanto Subagyo, Nuyang Jaimee
KOMPARTEMEN :
SASTRA : Dedy Tri Riyadi, Anggie Widowati, Shantined, Sephia Balqis
MUSIK : Tora Kundera
TARI : Erna Winarsih Wiyono
SENI RUPA : Agus Supriyatna
TEATER : Madi Astuti
FILM : Jay Art
Ketua Badan Pengurus Harian MKJ, Arie Batubara, secara simbolis memperkenalkan satu per satu pengurus baru kepada seluruh anggota dan hadirin yang hadir. Acara ini menjadi momen sakral yang diwarnai dengan saling memberi selamat dan harapan agar MKJ dapat terus berkontribusi memajukan seni dan budaya di Jakarta.
Malam Kesenian Jakarta juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni yang memukau. Atien Kisam menampilkan Tari Betawi yang khas, Kurnia Effendi membacakan cerpen, Tora Kundera menyuguhkan musikalisasi fiksi, Dian Maryana menampilkan tari yang indah, Tuti membawakan dramatic reading, Uyung Mahagenta dan Mogan menghibur dengan musik, Rudolf Puspa memukau dengan monolog, dan Erna Winarsih Wiyono menampilkan Tari Topeng Cirebon. Acara dipandu oleh MC kondang, Imam Ma’arif dan Nuyang Jaimee.
Acara ini juga menjadi ajang apresiasi bagi para seniman senior yang telah berkontribusi besar bagi perkembangan seni di Jakarta. Para dedengkot seni dari berbagai bidang dengan sukarela dan semangat naik panggung untuk menampilkan karya-karya terbaik mereka.
Malam Kesenian Jakarta ini terselenggara berkat dukungan dari berbagai pihak, antara lain Dinas Kebudayaan, berbagai komunitas seni, Hari Cahaya Purnama, serta para pegiat seni yang bekerja di balik layar di bawah koordinasi Mustafa Ismail sebagai ketua panitia acara.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh seni dan budaya Jakarta, antara lain Anggie D. Widowati, Shantined, Embie C Noer, Ahmadun Yosi Herfanda, Nadia Nur Iskandar, Akhlis Suryapati, Rudi Arianto, Kemalsyah Kemal, Diana Prima Resmana, Remmy Novaris, Yon Bayu Wahyono, Nanang Ribut Supriyatin, Ical Vrigar, Moktavianus Masheka, Jenny Seputro, Jack Al-Ghazali, dan masih banyak lagi.
Dengan semangat baru dan dukungan dari berbagai pihak, MKJ diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi para seniman Jakarta untuk berkarya dan mengembangkan potensi seni di tengah lanskap kota global yang semakin kompleks.
