NARASINETWORK.COM -Pemerintah terus berupaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi seimbang dan tepat bagi masyarakat. Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Komisi IX DPR RI terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencetak generasi berkualitas.
Sosialisasi program MBG bersama mitra kerja kali ini di gelar di Gedung Balai Desa Wonojoyo, Kec, Gurah Kab, Kediri pada Jumat, (6/2). Kegiatan yang dimulai pada pukul 14.00 WIB itu dihadiri oleh ratusan peserta yang antusias menyambut kehadiran program strategis nasional MBG di daerahnya.
Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menyampaikan keseriusan pemerintah terhadap program MBG untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi yang cukup dan tepat. Langkah ini dianggap menjadi terobosan baru yang efisien untuk mencetak generasi berkualitas dimasa depan.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis nasional pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini melalui pemenuhan gizi yang seimbang, sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ucap Nurhadi.
“Selain memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan anak, program ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah sekitar, khususnya melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal, petani, dan UMKM sebagai bagian dari rantai penyediaan bahan pangan”. lanjutnya.
Menurut Nurhadi, program MBG menjadi kebijakan baru pemerintah dengan tujuan mencetak SDM berkualitas terutama bagi anak-anak. Selain mencetak generasi berkualitas yang cerdas dan berkualitas, MBG juga memberikan dampak peningkatan perekonomian kepada masyarakat sekitar.
Sebagai informasi, Badan Gizi Nasional merupakan Lembaga Negara non-Kementerian yang berdedikasi untuk memenuhi gizi nasional. BGN fokus dalam mendukung penuh program Makan Bergizi Nasional (MBG) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat menuju generasi emas bangsa Indonesia ditahun 2045.
