Konferensi Akademik ASEAN–Korea 2026 Bahas Kerja Sama Studi Asia Tenggara

Senin, 9 Feb 2026 09:31
    Bagikan  
Konferensi Akademik ASEAN–Korea 2026 Bahas Kerja Sama Studi Asia Tenggara
Nana Wiyono

Konferensi Akademik ASEAN–Korea 2026 Bahas Kerja Sama Studi Asia Tenggara

NARASINETWORK.COM - Akademisi dari negara-negara ASEAN dan Republik Korea membahas kerja sama pengembangan studi Asia Tenggara dalam ASEAN–Korea Academic Conference (AKAC) 2026 yang digelar pada 9–10 Februari 2026 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Indonesia, Depok.

Konferensi yang berlangsung selama dua hari ini mengangkat tema “Advancing Southeast Asian Studies through ASEAN–Korea Academic Collaboration”. Kegiatan tersebut menjadi konferensi perdana yang diselenggarakan dalam kerangka ASEAN–Korea Platform for Great Minds (AKPGM), sebuah inisiatif yang didukung oleh ASEAN–Korea Cooperation Fund (AKCF).

Presiden Korean Association of Southeast Asian Studies (KASEAS) Kim Dong-Yeob dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa kajian Asia Tenggara memiliki peran penting dalam mendukung hubungan ASEAN dan Korea. Ia menilai kerja sama akademik dapat memperluas pemahaman lintas kawasan di tengah dinamika regional dan global.

Konferensi ini dihadiri oleh perwakilan ASEAN Secretariat, ASEAN University Network (AUN), serta akademisi dari berbagai universitas dan lembaga riset di negara-negara ASEAN dan Korea. Universitas Indonesia menjadi tuan rumah kegiatan melalui Korea–Indonesia Connection (KIC) di FISIP UI.

Diskusi konferensi dibagi ke dalam empat panel. Panel pertama membahas perkembangan studi Asia Tenggara di negara-negara kawasan, termasuk Filipina, Vietnam, dan Timor-Leste. Panel kedua menyoroti kajian Korea–ASEAN lintas kawasan. Panel ketiga membahas pendidikan Asia Tenggara, mencakup program studi, metode pengajaran, dan kerja sama antarlembaga. Panel keempat membahas isu-isu terkini dalam hubungan ASEAN–Korea serta tantangan kerja sama ke depan.

Selain diskusi panel, konferensi ini juga menjadi forum bagi peneliti muda melalui program hibah riset dan lokakarya akademik ASEAN–Korea. Program tersebut ditujukan bagi mahasiswa pascasarjana dan peneliti awal dari negara-negara ASEAN dan Korea untuk mempresentasikan hasil penelitian serta berdiskusi dengan akademisi senior.

Penyelenggara menyatakan, ASEAN–Korea Academic Conference direncanakan menjadi agenda tahunan. Tema konferensi selanjutnya akan disesuaikan dengan arah kebijakan ASEAN pasca-2025 dan prioritas kerja sama ASEAN–Korea, termasuk di bidang pendidikan tinggi, ekonomi hijau dan digital, serta konektivitas kawasan.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Premier League Rilis Lini Masa Musim Baru Pascapiala Dunia 2026
Komunitas Salihara Gelar Pameran ke-18 Goenawan Mohamad Teks, Gambar, Kitab
Sederet Teror Pocong yang Bikin Heboh Warga Masyarakat Indonesia, Apa Maksudnya?
Cetak Rekor Tiga Kali Beruntun Persib Bandung Raih Gelar Juara Hattrick Liga Nasional
Persib Juara Liga Ribuan Pendukung Padati Kawasan Tugu Kujang Bogor Hingga Jalur Penghubung
Mengatur Posisi dan Jenis Bantal Mencegah Cedera Tulang Belakang Saat Tidur
Pengalaman Magang Human Resources Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya di Perusahaan Nasional
Pemerintah Siapkan Stimulus Fiskal dan Pajak Impor Guna Redam Pelemahan Kurs Rupiah
Satupena dan Polda Sumbar Bersama Jaga Alam Lewat Penanaman Pohon IMLF-4
Hutan Tarik dan Kepemimpinan Adipati Pertama Tuban "Ronggolawe"
Pelayanan RSUD Majalaya Tuai Apresiasi dari Keluarga hingga Pasien, Begini Katanya
Monumen Makam Mayor Jenderal Johan Jacob Perie di Batavia
Hilirisasi Inovasi Sains Dukung Program MBG Berkelanjutan di Semarang
Menilik Kemewahan dan Fasilitas Bisnis Premium di Vasa Hotel Surabaya
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi Jakarta Tetap Sah Jadi Ibu Kota Negara
Orbit Bulan Perlahan Menjauh Kecepatan Rotasi Bumi Terdeteksi Melambat
Pasar Elektronik China Mengetat Samsung Resmi Tarik Lini Produk Rumah Tangga
Mengasah Kompetensi Psikologi di Akademi Militer:  Pengalaman Magang Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya
Destinasi Makan Siang Pengisi Tenaga di Sisi Jalur Rel
POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 251 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke