NARASINETWORK.COM - Akademisi dari negara-negara ASEAN dan Republik Korea membahas kerja sama pengembangan studi Asia Tenggara dalam ASEAN–Korea Academic Conference (AKAC) 2026 yang digelar pada 9–10 Februari 2026 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Indonesia, Depok.
Konferensi yang berlangsung selama dua hari ini mengangkat tema “Advancing Southeast Asian Studies through ASEAN–Korea Academic Collaboration”. Kegiatan tersebut menjadi konferensi perdana yang diselenggarakan dalam kerangka ASEAN–Korea Platform for Great Minds (AKPGM), sebuah inisiatif yang didukung oleh ASEAN–Korea Cooperation Fund (AKCF).
Presiden Korean Association of Southeast Asian Studies (KASEAS) Kim Dong-Yeob dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa kajian Asia Tenggara memiliki peran penting dalam mendukung hubungan ASEAN dan Korea. Ia menilai kerja sama akademik dapat memperluas pemahaman lintas kawasan di tengah dinamika regional dan global.
Konferensi ini dihadiri oleh perwakilan ASEAN Secretariat, ASEAN University Network (AUN), serta akademisi dari berbagai universitas dan lembaga riset di negara-negara ASEAN dan Korea. Universitas Indonesia menjadi tuan rumah kegiatan melalui Korea–Indonesia Connection (KIC) di FISIP UI.
Diskusi konferensi dibagi ke dalam empat panel. Panel pertama membahas perkembangan studi Asia Tenggara di negara-negara kawasan, termasuk Filipina, Vietnam, dan Timor-Leste. Panel kedua menyoroti kajian Korea–ASEAN lintas kawasan. Panel ketiga membahas pendidikan Asia Tenggara, mencakup program studi, metode pengajaran, dan kerja sama antarlembaga. Panel keempat membahas isu-isu terkini dalam hubungan ASEAN–Korea serta tantangan kerja sama ke depan.
Selain diskusi panel, konferensi ini juga menjadi forum bagi peneliti muda melalui program hibah riset dan lokakarya akademik ASEAN–Korea. Program tersebut ditujukan bagi mahasiswa pascasarjana dan peneliti awal dari negara-negara ASEAN dan Korea untuk mempresentasikan hasil penelitian serta berdiskusi dengan akademisi senior.
Penyelenggara menyatakan, ASEAN–Korea Academic Conference direncanakan menjadi agenda tahunan. Tema konferensi selanjutnya akan disesuaikan dengan arah kebijakan ASEAN pasca-2025 dan prioritas kerja sama ASEAN–Korea, termasuk di bidang pendidikan tinggi, ekonomi hijau dan digital, serta konektivitas kawasan.
