Antara Target dan Realita: Ketua Komisi D Cecep Suhendar Beberkan Masalah Ketenagakerjaan

Selasa, 24 Mar 2026 21:48
    Bagikan  
Antara Target dan Realita: Ketua Komisi D Cecep Suhendar Beberkan Masalah Ketenagakerjaan
Istimewa

Ketua Komisi D Cecep Suhendar

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Permasalahan ketenagakerjaan di Kabupaten Bandung masih menjadi pekerjaan rumah besar. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Cecep Suhendar, mengungkapkan bahwa angka pengangguran hingga kini masih menjadi salah satu tantangan utama yang harus segera ditangani secara serius dan berkelanjutan.

“Pengangguran masih menjadi masalah di Kabupaten Bandung. Tapi pemerintah daerah sudah menyiapkan sekitar 10.000 lapangan kerja setiap tahun untuk mengurangi angka tersebut,” ujar Cecep saat dihubungi, Selasa (24/3/2026).

Namun demikian, ia menegaskan bahwa persoalan ketenagakerjaan tidak hanya berhenti pada ketersediaan lapangan kerja semata. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi faktor penting yang harus ditingkatkan agar mampu bersaing di dunia kerja.

“Kualitas SDM kita masih perlu ditingkatkan supaya bisa memenuhi kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang,” jelas politisi dari Partai Golkar tersebut.

Cecep juga menyoroti terbatasnya jumlah lapangan kerja di Kabupaten Bandung yang berdampak langsung terhadap sempitnya peluang kerja bagi masyarakat. Kondisi ini, menurutnya, membuat persaingan di dunia kerja semakin ketat.

“Lapangan kerja masih terbatas, ini tentu mempengaruhi kesempatan kerja masyarakat,” katanya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung disebut telah melakukan berbagai upaya, mulai dari peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan dan pendidikan, hingga mendorong investasi dan pengembangan sektor industri guna membuka peluang kerja baru.

Salah satu langkah konkret yang terus didorong adalah pelaksanaan program job fair sebagai sarana mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Tahun ini, kegiatan tersebut direncanakan akan diperluas hingga menjangkau seluruh kecamatan.

“Job fair akan kita dorong lebih masif. Rencananya dilaksanakan di 31 titik, tersebar di setiap kecamatan di Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan peluang kerja secara langsung, tanpa harus terpusat di satu lokasi saja.

Lebih lanjut, Cecep menegaskan bahwa Komisi D DPRD Kabupaten Bandung akan terus memberikan masukan dan penguatan terhadap program-program Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Komisi D selalu mendorong program yang benar-benar menyentuh masyarakat, seperti pelatihan keterampilan, peningkatan kemampuan tenaga kerja, hingga mendorong masyarakat agar siap bekerja atau bahkan membuka usaha sendiri,” tegasnya.

Menurutnya, pendekatan ini penting agar masyarakat tidak hanya bergantung pada lowongan kerja yang tersedia, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.

Dengan kombinasi antara peningkatan kualitas SDM, perluasan lapangan kerja, dan pemerataan akses melalui job fair, diharapkan angka pengangguran di Kabupaten Bandung dapat ditekan secara bertahap.

“Tujuan akhirnya tentu menciptakan tenaga kerja yang siap pakai, produktif, dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Cecep.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KNPI Baleendah Diharapkan Jadi Rumah Besar Pemuda, Camat Tekankan Kolaborasi
Rizki Haerul Fadli, Nahkodai Ketua PK KNPI Baleendah, Begini Katanya
Kapolda Sumbar Apresiasi Keberhasilan IMLF‑4 dan Dukung Perluasan Gerakan Literasi ke Seluruh Wilayah
Budi Santoso Pimpin PSAI Kabupaten Bogor dalam Pembinaan Atlet dan Persiapan Piala Kemenpora 2026
Bogor Jadi Tuan Rumah Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V yang Diikuti 224 Atlet dari 11 Klub
Rakor SPPG Ciparay Perkuat Sinergi, Pastikan Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran
Masih Bingung Mau Lanjut Sekolah ke Mana? SMK Wirakarya 2 Ciparay Bisa Jadi Pilihan
Camat Ciparay Monitoring dan Evaluasi SPPG Se Kecamatan Ciparay, Ini Penjelasan nya
Tumpukan Sampah di Pasar Ciparay Jadi Sorotan, Pengangkutan Terjadwal
Sanggar Wicara Tajurhalang Bogor Hadirkan Metode Transisi Belajar bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Kasus Pembunuhan Berantai Influencer Taipei Terungkap dalam "Million-Follower Detective"
HUT ke-499 Jakarta Pemprov Berlakukan Tarif Transportasi Rp. 1,- dan Wisata Gratis
Basarnas Ambon Usulkan Penghentian Operasi Pencarian Korban Speedboat Tenggelam di Perairan Pulau Dai
Satpol PP dan DPRD Matangkan Raperda Trantibum, Sesuaikan dengan KUHP Baru
Normalisasi Sungai Cisungalah Tuntas 100 Persen, Harapan Baru Kurangi Banjir di Solokanjeruk
Camat Bojongsoang Tegaskan Status Lapang Bojongsari Sudah Jelas, Milik Bersama Desa se-Kecamatan
Gonjang Ganjing Nasib 4.000 Buruh PT Fengtay Pemasok Merk NIKE Terancam PHK
Bea Cukai Tegaskan Penumpukan Kontainer Wuling Bukan Masalah Kepabeanan
Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas KLH/BPLH pada 2027
Yenny Wahid Apresiasi Dukungan Presiden terhadap Pelatnas Jangka Panjang