NARASINETWORK.COM - PADANG, Kepedulian Polda Sumatera Barat terhadap dunia literasi kembali ditegaskan dalam pertemuan resmi yang berlangsung di Markas Besar Polda Sumbar, Rabu, 25 Juni 2026. Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA selaku Kapolda Sumbar menerima audiensi dari panitia pelaksana International Minangkabau Literary Festival atau IMLF edisi keempat.
Dalam sesi pertemuan tersebut, perwakilan panitia menyampaikan ucapan terima kasih atas segala bentuk dukungan yang telah diberikan oleh jajaran Polda Sumbar selama rangkaian kegiatan berlangsung. Sebagai wadah pertemuan berbagai pihak, IMLF berfungsi sebagai sarana untuk memperkenalkan karya sastra, adat istiadat, serta nilai-nilai yang tumbuh di tengah masyarakat Minangkabau ke lingkup pergaulan yang lebih luas, termasuk di tingkat internasional.
“Tugas dan keberadaan kepolisian tidak terbatas hanya pada pemeliharaan ketertiban umum dan keamanan wilayah saja. Kami juga wajib hadir serta berperan aktif dalam membina pola pikir generasi muda bangsa. Penguasaan kemampuan membaca dan memahami isi tulisan merupakan sarana perlindungan paling ampuh guna menangkal penyebaran berita yang tidak benar, bahaya penyalahgunaan zat terlarut, serta aliran pemikiran yang bertentangan dengan ketentuan hukum dan nilai persatuan,” ujar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta di hadapan para peserta audiensi.
Kapolda Sumbar memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan IMLF keempat yang telah berhasil mengumpulkan penulis, pengarang, wartawan, pelestari budaya, pemikir, serta penggerak kegiatan literasi yang berasal dari puluhan negara berbeda. Penyelenggaraan tahun ini juga bertepatan dengan rangkaian peringatan seratus tahun berdirinya bangunan ikonik Jam Gadang yang terletak di wilayah Kota Bukittinggi.
Menurut penjelasan Irjen Pol. Gatot, tujuan utama yang diusung dalam pelaksanaan festival tersebut sejalan dengan arah pelaksanaan program kerja bernama “Polisi Sahabat Literasi”. Melalui program ini, setiap petugas Bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah binaan diharapkan dapat turut serta berperan aktif di tempat-tempat penyediaan bahan bacaan, kelompok-kelompok masyarakat, serta lingkungan pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga menengah.
“Segala proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan IMLF edisi keempat berjalan dengan tertib dan lancar sebagaimana yang direncanakan. Berkat kerja sama yang terjalin baik antara panitia dengan Polda Sumbar serta instansi lain yang terlibat, kualitas pelaksanaan pada edisi kelima yang akan datang dapat disusun dan dilaksanakan dengan standar yang lebih baik lagi,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia IMLF-4, Sastri Bakry, menyampaikan laporan singkat mengenai hasil pelaksanaan seluruh rangkaian acara. Keberhasilan yang dicapai tidak terlepas dari bantuan dan dukungan yang disalurkan oleh berbagai instansi pemerintah maupun lembaga swasta yang ada di Sumatera Barat. Dalam pertemuan itu, Sastri juga menyampaikan sejumlah usulan dan rencana kerja yang akan disiapkan untuk persiapan pelaksanaan IMLF edisi kelima.
Menanggapi usulan tersebut, Kapolda Sumbar menyatakan kesiapan jajarannya untuk kembali memberikan dukungan penuh terhadap setiap tahapan persiapan hingga pelaksanaan kegiatan mendatang. “Apabila kebiasaan dan kemampuan memahami tulisan terus tumbuh dan berkembang di berbagai lapisan masyarakat, maka wilayah Sumatera Barat kelak akan melahirkan generasi muda yang cerdas, mampu menilai informasi dengan teliti, serta tetap memegang teguh rasa cinta terhadap warisan budaya asalnya,” tegas Irjen Pol. Gatot.
Pertemuan resmi tersebut juga dihadiri oleh dua pejabat tinggi dari lingkungan Polda Sumbar, yaitu Kombes Pol. Anissullah M. Ridha, S.I.K., S.H., M.H. yang menjabat sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia, serta Kombes Pol. Imel Susmelawati, M.Si. selaku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat. Kehadiran Kombes Pol. Imel turut mencatat sejarah tersendiri sebagai satu-satunya perwira perempuan yang memegang pangkat tertinggi di lingkungan satuan kepolisian wilayah Sumatera Barat saat ini.
Kegiatan audiensi ditutup dengan penyerahan benda kenang-kenangan resmi bertanda IMLF 2026 dari panitia kepada Kapolda Sumbar. Penyerahan tersebut dimaksudkan sebagai tanda persahabatan serta bukti nyata kerja sama yang terbentuk antara aparat penegak hukum dengan kelompok penggerak kegiatan budaya dan literasi. Turut hadir menyaksikan momen tersebut antara lain Sekretaris Panitia IMLF, Armaidi Tanjung, serta anggota panitia lainnya yaitu Zusneli Zubir, Rita Novita, dan Hamdani.
