Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah

Jumat, 27 Mar 2026 16:11
    Bagikan  
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Istimewa

Bupati Dadang Supriatna bersama Wakil Bupati Ali Syakieb melakukan sidak ke Kantor Bapenda

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Hari pertama masuk kerja usai libur dan cuti bersama Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Rabu (25/3/2026), Bupati Bandung, Dadang Supriatna didampingi Wakil Bupati, Ali Syakieb dan Sekretaris Daerah, Cakra Amiyana melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung di Komplek Pemkab Bandung, Jalan Al Fathu, Soreang.


Dalam sidak tersebut, Bupati menerima paparan terkait capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga saat ini, PAD dari sektor pajak dan retribusi telah mencapai sekitar Rp1,2 triliun dari target sebesar Rp6,2 triliun.


Selain itu, dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat tercatat sekitar Rp770 miliar. Peningkatan aktivitas wisata selama libur Lebaran juga dinilai turut berkontribusi terhadap penerimaan daerah.


“Kita berharap dan optimistis dapat melaksanakan pembangunan di Kabupaten Bandung secara maksimal,” ujarnya.


Ia menambahkan, Pemkab Bandung menargetkan alokasi sekitar Rp300 miliar dari PAD untuk pembangunan infrastruktur, terutama yang mendukung program strategis nasional, seperti akses jalan menuju objek wisata, dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih.


Bupati yang akrab disapa Kang DS ini juga menyampaikan apresiasi kepada para wajib pajak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak dan retribusi.


“Saya berharap Bapenda terus melakukan optimalisasi dan memaksimalkan peningkatan pendapatan daerah demi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Bandung,” tegasnya.


Saat sidak di Bapenda, rombongan disambut Kepala Bapenda, Erwan Kusumah Hermawan beserta jajaran. Sementara di BKAD, rombongan diterima Kepala BKAD, Yana Rosmiana bersama para pejabat terkait.


Di BKAD, Kang DS menyoroti pentingnya pendataan aset daerah secara akurat, khususnya aset tanah dan bangunan yang jumlahnya mencapai ribuan titik.


“Jika ada tanah darat atau lahan terlantar, alangkah baiknya dimanfaatkan untuk menanam sayuran seperti wortel, tomat, cabai, dan lainnya guna mendukung program MBG,” ujarnya.


Selain itu, Kang DS juga mempertanyakan status aset tanah milik Pemkab Bandung di kawasan Arcamanik, Kota Bandung yang saat ini telah berkembang menjadi kawasan perumahan, lapangan golf, dan pacuan kuda.


“Saya akan menanyakan kepada Pemprov Jawa Barat terkait status tanah seluas 67,5 hektare milik Pemkab Bandung yang sebelumnya dititipkan. Jika sudah ada proses tukar guling atau lainnya, saya ingin mengetahui dokumen dan kejelasannya,” tegasnya.


Berdasarkan informasi, luas tanah di kawasan Arcamanik yang semula tercatat sekitar 100 hektare, kini tersisa kurang lebih 76,5 hektare.


Dengan capaian dan potensi yang ada, Kang DS optimistis pembangunan di Kabupaten Bandung akan tetap berjalan dengan baik, selama kondisi fiskal daerah tetap terjaga dan stabil.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Satpol PP Kabupaten Bandung Gaspol Tertibkan Reklame, Uwais Qorni: Ini Kebijakan Pemerintah Berlanjut
Ketua KPID Jabar: Disrupsi Teknologi dan Informasi Jadi Ancaman Mental Psikologis Generasi Muda
Belajar dan Bertumbuh Bersama Yard Cermin Jiwa yang Tak Bersuara
The Evolution and Philosophy of The Dark Horse
Review Film Narasinetwork The Legend of 1900 (1998) Eksistensi Bakat Musik Otodidak
The Burbs Kembali dalam Format Serial Televisi di Bawah Naungan Fuzzy Door Productions
Sketsa Gaya Rancangan Busana Tegas dan Berkarakter Vol.5
KTT ASEAN Presiden Prabowo Tegaskan Pangan Sebagai Penentu Kedaulatan Negara
Menjelang Iduladha 1447 H Kementan Perketat Pengawasan Penyakit Zoonosis dan Keamanan Pangan
Persib Berhasil Bungkam Persija di Segiri, Maung Bandung Makin Kokoh di Puncak
Big Match Panas! Persija vs Persib Sore Ini, Duel Gengsi yang Bikin Deg-degan
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Trenggalek Dorong Perbaikan Gizi dan Pemberdayaan Ekonomi Desa
Giliran Warga Desa Sukowetan Trenggalek yang Mendapat Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis
Warga Ciparay Dihebohkan Oleh Penemuan Seorang Wanita Muda yang Meninggal Dunia di Kontrakan
Ketua HIPMI Kabupaten Bandung Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Investasi Rp3 Miliar
Program MBG Jadi Investasi Jangka Panjang Bangun Generasi Unggul Hingga Perkuat Ekonomi Desa
Edhie Baskoro Bicara Tentang Pentingnya Program MBG untuk Membangun Masa Depan Bangsa
Pelayanan KRL Normal Kembali Jejak Duka Masih Terasa di Bekasi Timur
Sketsa Gaya 'Rancangan Busana Inklusif dan Bertekstur' Vol.4
Wabup Ali Syakieb Audiensi dengan Wamenpora Taufik Hidayat, Ini yang Dibahas