Film Komedi Petualangan Mahasiswa Rantau Berjudul "Bukan Jodoh Biasa Nih," Siap Hibur Masyarakat

Regional
Minggu, 23 Feb 2025 20:48
    Bagikan  
Film Komedi Petualangan Mahasiswa Rantau Berjudul "Bukan Jodoh Biasa Nih," Siap Hibur Masyarakat
Foto tim

Industri perfilman tanah air kembali diramaikan, dengan hadirnya film berkelas bertajuk Bukan Jodoh Biasa Nih.

NARASINETWORK.COM - Industri perfilman tanah air kembali diramaikan, dengan hadirnya film berkelas bertajuk 'Bukan Jodoh Biasa Nih'.

Film garapan Sutradara Peppi Piona ini menceritakan tentang petualangan tiga mahasiswa rantau, Richard (Raim Laode), Jonggi (Fico Fahriza) dan Lingga (Firman Wahab), untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka ketika berkuliah di Kota Bandung.

Berlatar Bumi Pasundan, petualangan kocak khas anak muda ini dibintangi oleh komika-komika ternama tanah air, sehingga film ini menjadi salah satu tontonan yang patut masuk daftar wajib 2025. Dimana tayang perdana di bioskop, pada 13 Maret 2025 mendatang.

Peppi mengatakan, film 'Bukan Jodoh Biasa Nih' tak ubahnya cerita nostalgia bagi para mahasiswa rantau yang harus bertahan supaya lulus kuliah.

"Kisah mahasiswa dibungkus komedi. Terus menariknya ada petualangan juga. Dari Bandung ke hutan, goa, cari benda pusaka. Persahabatan, kekeluargaan," kata Peppi kala Gala Premier 'Bukan Jodoh Biasa Nih' di XXI Festival Citylink, Kota Bandung, Minggu 23 Februari 2025.

Selain alur cerita yang menghibur, banyak hal menarik lanjut Peppi dari 'Bukan Jodoh Biasa Nih', sehingga layak untuk ditonton masyarakat.

Dimana ada beberapa latar, salah satunya air terjun atau curug di Kabupaten Ciamis, yang sama sekali belum tersentuh campur tangan manusia.

Hidden gems ini kata dia, menjadi bukti bahwa Jawa Barat kaya potensi alam yang dapat ditawarkan untuk pariwisata.

"Setelah di Bandung, kita akan gala premier juga di Jakarta, tanggal 27 Februari ini," ucapnya.

Peppi berharap, 'Bukan Jodoh Biasa Nih' dapat menjadi oase baru bagi penikmat film tanah air. Utamanya bagi khalayak Jawa Barat, karena banyak tempat estetik yang disajikan dalam film ini.

"Harapan kami, film 'Bukan Jodoh Biasa Nih' dapat tembus satu juta penonton di bioskop," harapnya.

Produser Eksekutif Bagiono Prabowo melanjutkan, tidak sebentar waktu yang dibutuhkan sampai akhirnya film 'Bukan Jodoh Biasa Nih' beredar di bioskop dalam waktu dekat.

Diproduksi pada 2019 lalu, sabar melalui badai pandemi Covid 19, akhirnya film ini dirilis.

"Membuat film ini sudah cukup lama sebenarnya. Alhamdulillah sekarang bisa ada jadwal tayang. Semoga film ini (berkesan), karena berada banyak lokasi (Jawa Barat). Kita melihat Jawa Barat daerah pariwisata yang harus dibangun dan punya potensi," kata dia.

Film ini lanjut dia, menjadi simbol perjuangan dalam mencapai tujuan hidup. Dimana digambarkan dalam sosok persahabatan mahasiswa rantau.

"Ada petualangannya, romantikanya, persahabatan. Itu yang paling penting," kata dia.

Salah satu pemeran, Firman Wahab yang memerankan Lingga menuturkan, film 'Bukan Jodoh Biasa Nih' layaknya cerminan nyata kehidupan mahasiswa, yang bergelut dengan pendidikan dan ekonomi mereka.

Persahabatan, lingkungan yang saling mendukung menjadi titik utama dalam film ini guna mengatasi dinamika dalam hidup mereka.

"Intinya, langsung ditonton aja nanti 13 Maret. Film komedia ala anak muda, dengan petualangan mereka," tandasnya.

Film ini mengisahkan tentang tiga mahasiswa perantauan, Richard (Raim Laode), Jonggi (Fico Fahriza), dan Lingga (Firman Wahab), yang harus memutar otak setiap bulan demi memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Hidup di kota besar tanpa kiriman uang dari kampung halaman membuat ketiganya pusing tujuh keliling. Di tengah kebuntuan, sahabat mereka, Jovan (Leo Consul), mahasiswa asal Filipina, menawarkan solusi unik, yakni melakukan pinjaman.

Namun, usaha mendapatkan uang tidak berhenti sampai di situ. Dalam perjuangan mereka, muncul sosok Pak Brandon (Asep Petir) yang memberikan tantangan tak terduga.

Ia menjanjikan imbalan berupa uang tunai dan hati anak perempuannya, Marsya (Nina Kozok), jika Richard dan kawan-kawan berhasil menemukan kotak misteri yang tersembunyi. Petualangan mencari kotak tersebut pun menjadi sumber kekonyolan dan kejutan yang mengundang gelak tawa.

Film ini semakin berwarna dengan kehadiran karakter-karakter unik lainnya, seperti Mang Ujo (Joe P. Project) dan anaknya (Mutiara Indah A.W), Abah (Dicky Chandra), serta Jhon (Egy Fedly). Kehadiran mereka menambah dinamika cerita dan memperkaya nuansa komedi yang disuguhkan.

Dengan alur cerita yang ringan namun penuh tawa, film ini cocok menjadi pilihan hiburan bagi keluarga, teman, sahabat, atau pasangan.

Penonton akan diajak mengikuti serangkaian kejadian kocak dan penuh kejutan yang mampu menghangatkan suasana kebersamaan, dimana dijadwalkan tayang perdana pada 13 Maret 2025 mendatang di bioskop Indonesia.***


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Green School Bali Terapkan Sistem Energi Terbarukan dan Kurikulum Ekologi Mandiri
Rahasia Masak Ketupat Empuk dan Tidak Cepat Basi
Kepemimpinan Gus Haris dan Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis Budaya di Probolinggo
Jurnalis Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum Aparat saat Razia Miras di Cangkring
Dunia Usaha Indonesia Berduka Atas Kepergian Michael Bambang Hartono Pendiri Imperium Djarum
Merayakan Hari Dongeng Sedunia Melalui Tradisi Tutur Lisan
Komaneka Resorts Kedepankan Fasilitas Seni dan Budaya Bagi Wisatawan
Nihi Sumba Sebagai Pilihan Destinasi Liburan di Sumba Barat
Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 H pada 21 Maret 2026
Dongeng Anak Narasinetwork "Petualangan Wai Menuju Bumi Larwul Ngabal"
“Gawat! TTD Sekda Bisa Dipakai Sembarangan, Ada Apa di Internal Pemkab?”
Respons Cepat Pemkab Bandung Pasca Ambruk Pasar Soreang, Pastikan Korban Tertangani dan Pedagang Terlindungi
Rawan Banjir Bandang, Kang DS Gulirkan Program Pentahelix Normalisasi Sungai Cisunggalah di Desa Panyadap Solo
RSUD Baru Bermasalah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Soroti Kualitas Proyek dan Pengawasan
Gercep! Forkopimcam Ciparay Tangani Lansia Terlantar
Refleksi Nyepi 2026 Menguatkan Nilai Kemanusiaan Melalui Saka Boga Sevanam
Observasi Cuaca Sebagai Investasi Keselamatan BMKG Peringati HMD ke-76
X Sesuaikan Batas Usia Pengguna Jadi 16 Tahun untuk Mematuhi PP TUNAS Indonesia
Atlet Ferry Pradana Terima Bonus Pemerintah Targetkan Prestasi di ASEAN Para Games Malaysia
Bonus Atlet Medali Asean Para Games 2026 Cair Ditransfer Langsung ke Rekening BRI