Peresmian Jembatan GR. Cikawao di Kecamatan Pacet, Disambut Antusias Warga 

Senin, 15 Sep 2025 15:32
    Bagikan  
Peresmian Jembatan GR. Cikawao di Kecamatan Pacet, Disambut Antusias Warga 
Guatav

Peresmian jembatan Cikawao Pacet

NARASINETWORK.COM - BANDUNG

-Pemerintah Kabupaten Bandung meresmikan Jembatan GR. Cikawao yang berlokasi di Desa Cikawao, Kecamatan Pacet, pada Senin, (15/9/2025). Acara peresmian ini dihadiri langsung oleh Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si, bersama Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, M.A.P, selaku Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum DPP PKB, serta Hj. Humaira Zahrotun Noor, S.IP, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, sejumlah anggota DPRD Kab Bandung dan Jajaran aparat dari TNI maupun Polri. 

*Infrastruktur Baru untuk Konektivitas Warga*

Pembangunan Jembatan GR. Cikawao merupakan bagian dari program “Bandung Bedas Ngarawat Lembur” yang digagas Pemkab Bandung. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur desa, memperlancar akses transportasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi yang memadai.

*Dukungan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi*

Peresmian jembatan ini juga mendapat dukungan dari unsur legislatif, baik pusat maupun daerah. Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyampaikan bahwa infrastruktur desa menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan. “Dengan hadirnya jembatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses jalan yang lebih baik, tetapi juga peluang ekonomi yang lebih terbuka,” katanya.

Cucun menegaskan bahwa Kehadiran infrastruktur ini diharapkan tidak hanya bermanfaat dalam bidang transportasi, tetapi juga memperkuat ikatan sosial masyarakat serta mendorong kemajuan ekonomi lokal.

Sementara itu, Humaira Zahrotun Noor anggota DPRD Provinsi Jawa Barat menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat sangat dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat. "Infrastruktur desa adalah ujung tombak pembangunan. Saya berharap jembatan ini membawa manfaat langsung bagi warga Cikawao dan sekitarnya," ucapnya.

Ia juga meminta warga masyarakat agar dapat menjaga dan mengelola dengan baik dan tidak boleh merusak fasilitas umum yang ada. 

"Saya titip dirawat ya, dijaga oleh warga jembatan ini, jangan sampe rusak disengaja oleh orang yang tidak bertanggung jawab* ucapnya. 

Jembatan GR. Cikawao kini menjadi salah satu simbol pembangunan desa yang menghubungkan semangat gotong royong dengan visi pembangunan daerah

**


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Banana Tart Klasik Camilan Manis yang Mudah Dibuat Sendiri
Noodles at Night 'A Cosy Bite After a Busy Day'
Bulan Sya’ban Peristiwa Penting dan Tradisi yang Membentuk Kehidupan Beragama
Menghidupkan Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
Nisfu Sya’ban Momentum Istimewa di Bulan Sya’ban Tahun 2026
Pelantikan Pejabat Eselon II Kemenkeu Menkeu Soroti Pentingnya Kebijakan Fiskal yang Tepat
Presiden Prabowo Resmikan Dewan Energi Nasional Struktur Keanggotaan untuk Perumusan Kebijakan Energi
Film 'Para Perasuk (Levitating)' Wakili Indonesia dalam Ajang Sundance Film Festival 2026
Delegasi Uni Eropa dan AJI Gelar Lokakarya Perwakilan Polandia Berpartisipasi
FIFA Kunjungi Indonesia dengan Trofi Piala Dunia 2026 Menpora Erick Thohir Apresiasi Dukungan
Indonesian Embassy Empowers Young Representatives for CMUNCE 2026
Kemkomdigi Sabet Peringkat Keempat Nasional dalam Penilaian Kualitas Layanan Publik
Peran Strategis Data Dukcapil Diumumkan Mendagri dalam Pertemuan Tahunan PPATK
Indonesia’s Higher Education Modernisation Programme Aligns with UK International Education Strategy 2026
Wawancara Tokoh : Rini Intama "A Touch of Heritage by Dinayra Indonesian Wastra in Modern Fashion"
A Touch of Heritage by Dinayra Mengangkat Warisan Budaya dalam Desain Busana
POR DPRD Dimulai, Eksekutif dan Legislatif Bagai 2 Sisi Mata Uang
19 Kontributor Pajak Terbesar 2025, Diberi Hadiah Bapenda Kabupaten Bandung
Hadapi Pengurangan TKD Hampir Rp 1 Triliun, Bupati Bandung : Coret Belanja yang Tidak Penting!
Pemkab Bandung Teken SEB Penyelenggaraan Informasi Geospasial, Perkuat Integrasi Data Pembangunan