RSUD Baru Bermasalah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Soroti Kualitas Proyek dan Pengawasan

Kamis, 19 Mar 2026 12:17
    Bagikan  
RSUD Baru Bermasalah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Soroti Kualitas Proyek dan Pengawasan
Istimewa

Ketua DPRD kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzie, saat dikonfirmasi awak media di komplek Pemda Soreang

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Insiden robohnya plafon di salah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Bandung yang belum lama diresmikan menuai sorotan serius. Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran publik, terutama terkait kualitas pembangunan serta standar keamanan fasilitas kesehatan milik pemerintah.


Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, menilai kejadian ini bukan sekadar insiden teknis biasa, melainkan sinyal kuat adanya persoalan dalam proses pembangunan.


Menurutnya, fasilitas publik seperti rumah sakit seharusnya dibangun dengan standar tinggi, mengingat fungsinya yang vital bagi masyarakat. Ia menegaskan, keselamatan pasien dan tenaga medis tidak boleh dikompromikan oleh kualitas pekerjaan yang buruk.


“Bangunan rumah sakit itu menyangkut nyawa. Tidak boleh ada pekerjaan yang asal jadi,” tegas Renie, kepada awak media, Rabu (18/3/2026).


Meski tidak menimbulkan korban jiwa, ia mengingatkan bahwa kejadian ini harus menjadi alarm serius bagi semua pihak. Aktivitas rumah sakit yang padat membuat setiap potensi kerusakan sekecil apa pun bisa berujung fatal jika diabaikan.


Renie juga menyoroti kondisi bangunan yang baru diresmikan namun sudah menunjukkan kerusakan. Hal ini dinilai sebagai indikasi adanya kegagalan dalam konstruksi maupun pengawasan proyek sejak awal.


DPRD, kata dia, telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang untuk memastikan penanganan dilakukan secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa perbaikan tidak boleh sekadar bersifat sementara.


“Jangan hanya tambal sulam. Harus ada audit teknis yang jelas agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.


Selain persoalan plafon, Renie turut menyinggung belum rampungnya beberapa fasilitas penting, seperti tangga darurat. Kondisi tersebut dinilai memperlihatkan lemahnya perencanaan dan pengawasan proyek.


“Fasilitas darurat itu wajib ada dan harus siap digunakan. Ini tidak bisa ditunda,” katanya.


Ia juga mengaitkan insiden ini dengan peristiwa serupa sebelumnya, termasuk robohnya bangunan di Pasar Soreang. Menurutnya, kejadian berulang ini menunjukkan adanya masalah sistemik dalam pengawasan proyek infrastruktur di daerah.


Sebagai langkah lanjut, DPRD berencana mendorong evaluasi menyeluruh, termasuk memanggil kontraktor dan dinas terkait untuk dimintai pertanggungjawaban secara terbuka.


Renie menegaskan, besarnya anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan harus sejalan dengan kualitas hasil yang diterima masyarakat. Jika tidak, maka efektivitas pengawasan perlu dipertanyakan.


“Harus ada evaluasi total dari perencanaan hingga pengawasan di lapangan. Jangan sampai fasilitas publik justru membahayakan masyarakat,” pungkasnya.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lampu Jalan Mati di Dekat Kantor PLN Baleendah, Keselamatan Pengendara Dipertaruhkan
Asep Ikhsan di Dikpol Demokrat Jabar: "Wakil Rakyat Tidak Cukup Hanya Hadir di Sidang!"
Perkuat Silaturahmi, Jajaran Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Lomba Rakyat yang Meriah
BBWS CimanCis Beri Santunan dan Bantuan Pendidikan untuk Keluarga Korban Pohon Tumbang di Cirebon
Reses Faisal Radi: Warga Soroti Bukti Nyata Pembangunan di Cangkuang
WOW! Ribuan ASN Pemkab Bandung Terindikasi Judi Online, Depo Sampai Miliaran Rupiah
Hari Ini Terakhir, Adira Experience Day Fasilitasi Test Drive hingga Promo Pembiayaan Berhadiah Kulkas 2 Pintu
Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
855 Warga Binaan Rutan Kelas I Bandung Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Program Pentahelix Tetap Berjalan, Sungai Cisungalah Harus Ada Pelebaran
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026
Pameran tunggal Ireng Halimun  “My Artistic Soul”, digelar di Koi Kemang, Jakarta, pada 11–31 Agustus 2026