NARASINETWORK.COM - Komunitas literasi SatuPena Sumbar menggelar acara motivasi menulis bagi anak-anak korban bencana di Huntara, Kecamatan Kota Tengah, pada Kamis (9/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu anak-anak mengungkapkan perasaan dan memulihkan kondisi psikologis setelah mengalami dampak gempa dan banjir galodo yang melanda wilayah tersebut. Acara yang dihadiri oleh sekitar 65 anak-anak korban bencana berjalan dengan antusias. Peserta mengikuti serangkaian kegiatan menulis dan berpartisipasi dalam kompetisi yang diselenggarakan.
Armaidi Tanjung, Sekretaris SatuPena Sumbar, menjelaskan tujuan utama dari kegiatan tersebut. "Menulis adalah terapi jiwa yang menjadi bagian dari upaya penyembuhan trauma," ujarnya. "Kami ingin anak-anak merasa bahagia sekaligus mengenal dunia literasi melalui aktivitas membaca dan menulis."
Sastri Bakry, Ketua SatuPena Sumbar, menyampaikan apresiasi terhadap hasil karya yang dihasilkan oleh para peserta. "Kami menilai hasil tulisan mereka luar biasa. Kami juga mendorong mereka untuk menentukan pilihan sesuai dengan minat dan kemampuan yang mereka miliki," ucapnya.
Kegiatan ini juga menjadi sarana penyaluran bantuan dari Halimah Munawir, seorang penulis, penyair, dan pengusaha berbasis di Jakarta. Ia mengirimkan bantuan khusus untuk anak-anak korban banjir galodo sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi mereka.
Dalam pesan yang disampaikan saat pengiriman bantuan, Halimah menyatakan, "Saya ingin fokus pada apa yang bisa dilakukan untuk membuat mereka merasa lebih baik, dengan semakin mendekatkan diri pada Allah."
Bantuan yang disalurkan meliputi mukena, sajadah, kain sarung, pakaian, makanan, dan minuman. Selain itu, acara juga diakhiri dengan penyerahan hadiah uang tunai kepada lima pemenang lomba menulis dan lima pemenang lomba menjawab pertanyaan.
Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Asosiasi Siti Manggopoh, yang diwakili oleh ketuanya beserta anggota. Mereka terlihat senang menyaksikan anak-anak korban bencana dapat kembali menunjukkan wajah ceria setelah melalui masa sulit akibat bencana.
Sebelum menggelar acara motivasi menulis, SatuPena Sumbar telah melakukan serangkaian bantuan kemanusiaan segera setelah kejadian bencana. Pada waktu itu, banyak korban kehilangan rumah bahkan anggota keluarga.
Komunitas tersebut menyalurkan kebutuhan pokok berupa peralatan dapur – antara lain rice cooker, kuali, dan perlengkapan lainnya, di lima titik terdampak bencana. Sumber bantuan pada kesempatan itu berasal dari Asosiasi Siti Manggopoh, anggota SatuPena, dan Ketua Umum SatuPena, Denny JA.
Bantuan yang diberikan merupakan bentuk dukungan nyata kepada mereka yang terdampak bencana. Tujuan utama dari seluruh upaya ini adalah untuk membantu korban merasa lebih baik dan mendapatkan dukungan yang diperlukan dalam proses pemulihan.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan penyelenggara. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak korban bencana, baik dalam hal pemulihan trauma maupun pengembangan kreativitas melalui aktivitas menulis. Melalui literasi, diharapkan anak-anak dapat menemukan sarana baru untuk mengekspresikan diri dan membangun masa depan yang lebih baik.
SatuPena Sumbar berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran akan pentingnya literasi serta memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Barat.