Kementerian Agama Apresiasi Platform Digital Liga Dunia Islam sebagai Langkah Strategis Dakwah

Kamis, 27 Nov 2025 21:36
    Bagikan  
Kementerian Agama Apresiasi Platform Digital Liga Dunia Islam sebagai Langkah Strategis Dakwah
Istimewa

Kementerian Agama RI mengapresiasi peluncuran platform digital oleh Liga Dunia Islam sebagai langkah strategis dalam memperkuat dakwah Islam yang moderat.

NARASINETWORK.COM - Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) memberikan apresiasi tinggi terhadap peluncuran platform elektronik atau digital oleh Liga Dunia Islam (Rabithah al-'Alam al-Islami). Kemenag menilai inisiatif ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat dakwah Islam di era digital.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Muchlis M Hanafi saat membacakan sambutan Menteri Agama Nasaruddin dalam acara peluncuran platform digital Liga Dunia Islam. Acara ini berlangsung di Makkah Al-Mukarramah, Rabu kemarin (26/11/2025), dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DPR Ahmad Muzani, anggota DPR Hidayat Nur Wahid, Din Syamsuddin, serta Tenaga Ahli Menteri Agama, Bunyamin Yafid. Selain itu, hadir pula Sekretaris Jenderal Rabithah, Syaikh Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa, penasihat Kerajaan Arab Saudi, Ali Syekh, dan tokoh-tokoh dari berbagai negara anggota Rabithah al-‘Alam al-Islami.

Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin yang dibacakan oleh Muchlis M Hanafi, menyampaikan kebahagiaan dan kehormatannya atas peluncuran platform digital Rabithah al-'Alam al-Islami. Beliau menyebut proyek ini sebagai visi yang mencerminkan pandangan kelembagaan yang maju dan komitmen Rabithah dalam mengembangkan perangkat dakwah serta pemikiran Islam secara profesional, sesuai dengan dinamika ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menteri Agama juga menekankan pentingnya dukungan Indonesia dalam upaya penguatan dakwah moderat di ruang digital. Peluncuran platform ini dinilai sejalan dengan agenda Indonesia dalam memperluas kerja sama keilmuan dan kolaborasi antar-lembaga Islam dunia. Momentum peluncuran ini dianggap istimewa karena dilaksanakan di Makkah al-Mukarramah, tempat wahyu pertama diturunkan.

Lebih lanjut, Menteri Agama menyoroti tantangan era digital, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang mempengaruhi otoritas keagamaan di ruang publik. Oleh karena itu, peluncuran platform digital Rabithah dipandang sebagai langkah penting untuk menjaga orisinalitas nilai keislaman dan memperkuat peran ulama. Platform ini diharapkan menjadi infrastruktur pengetahuan global yang memelihara nilai-nilai otentik, menghormati ulama, serta mengukuhkan keseimbangan dan moderasi dalam wacana keislaman.

Menteri Agama menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung dalam acara tersebut. Beliau berharap dapat bertemu dengan para tokoh dan pengurus Liga Dunia Islam pada kesempatan mendatang.

Kehadiran perwakilan Indonesia dalam agenda internasional ini menggarisbawahi peran strategis Indonesia sebagai salah satu negara Muslim terbesar yang berkomitmen untuk memperkuat dakwah moderat dan kolaborasi keilmuan di tingkat global. Peluncuran platform digital Rabithah diharapkan menjadi pintu bagi Indonesia untuk lebih aktif dalam membangun ekosistem dakwah yang adaptif dan berdaya saing di era digital.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Menara Satu Abad Rekam Jejak Sejarah dan Transformasi Arsitektur Jam Gadang Bukittinggi
Di Balik Kelancaran IMLF-4 Peran Armaidi Tanjung dalam Mengatur Seluruh Aspek Kegiatan
Kepemimpinan Sastri Bakry Berhasil Wujudkan IMLF-4 Sesuai Target yang Ditetapkan
Riuh! Ribuan Warganet Serbu Kolom Komentar Disdik Jabar Usai Perpanjangan PCMB 2026
Wisma Habibie Ainun Menyimpan Jejak Pemikiran dan Pengabdian Sang Presiden Ketiga RI
Panitia Apresiasi Peran Aktif Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam Penyelenggaraan IMLF-4
Operasi Bersih Pasar Baleendah Angkut Lebih dari 80 Ton Sampah, DLH dan Pedagang Sepakat Perkuat Pengelolaan
Lebih dari Sekadar Kuota Menggali Potensi Individu Neurodivergen di Indonesia
Ananda Sukarlan "Perbedaan Neurodivergen Bukan Penghalang untuk Berkontribusi"
Seminar Internasional IMLF-4 "Teknologi Alat Bantu Bukan Pengganti Guru"
Rangkaian IMLF-4 Hadirkan Seminar Bahas Pelestarian Bahasa dan Budaya Minangkabau
Sampul Peringatan IMLF-4 dan 100 Tahun Jam Gadang Ditandatangani Sastri Bakry, Aminur Rahman, Armaidi Tanjung
Para Korban Kasus Dugaan Penipuan Wedding Organizer di Kabupaten Bandung, Resmi Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Penipuan Wedding Organizer Suci Citra Resmi, Korban Berjumlah Ratusan Orang
Kaligrafi 100 Meter Karya Yusuf Liu Baojun Menarik Perhatian di IMLF-4
IMLF-4 Hadirkan Kegiatan Penanaman Pohon Bersama Sekjen Kementerian Luar Negeri
Masa Kejayaan dan Penurunan Popularitas Telenovela di Televisi Nasional
Indonesia Emas 2045 Kesehatan Jadi Modal Utama Generasi Muda
Narasinetwork.com Dukung Penyebaran Informasi IMLF 2026 dan Peringatan 100 Tahun Jam Gadang
IMLF 2026 Menghubungkan Bangsa Lewat Literasi di Tengah Peringatan Satu Abad Jam Gadang