Platform Informasi Mudik Lebaran 2026 dari Kementerian PU Siap Bantu Masyarakat Rencanakan Perjalanan

Jumat, 13 Mar 2026 22:35
Kementerian PU meluncurkan platform digital mudik.pu.go.id untuk Lebaran 2026. Masyarakat bisa memantau kondisi jalan secara real time melalui 1.351 kamera CCTV. Istimewa

NARASINETWORK.COMJAKARTA, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menghadirkan platform digital informasi mudik Lebaran 2026 melalui alamat mudik.pu.go.id. Platform ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi terkini mengenai kondisi jalan, sehingga perjalanan mudik dapat direncanakan dengan lebih baik.

Melalui platform tersebut, masyarakat memiliki akses untuk memantau kondisi jalur mudik secara real time dengan dukungan 1.351 kamera CCTV yang tersebar di jaringan jalan tol dan jalan nasional nontol di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa platform ini menyediakan akses pemantauan CCTV di berbagai ruas jalan, sehingga masyarakat dapat mengetahui kondisi lalu lintas sebelum memulai perjalanan. Pernyataan tersebut dikutip dari laman resmi Kementerian PU pada Kamis (12/3/2026).

Sebanyak 1.270 titik CCTV ditempatkan pada jaringan jalan tol, 41 titik pada jaringan jalan nasional nontol, serta 40 titik CCTV dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang terintegrasi dalam sistem informasi mudik.

Selain fitur pemantauan CCTV, platform ini menyediakan berbagai informasi terkait jalur mudik. Informasi yang tersedia meliputi peta jaringan jalan nasional, kondisi jalan dan jembatan, lokasi posko mudik, lokasi alat berat dan material, serta titik rawan kemacetan, banjir, kecelakaan, dan longsor.

Masyarakat dapat memanfaatkan platform tersebut untuk memantau kondisi jalur mudik sebelum berangkat maupun selama dalam perjalanan. Hal ini memungkinkan penyesuaian waktu perjalanan atau pemilihan rute alternatif apabila terjadi kepadatan lalu lintas maupun gangguan di jalur utama.

Sebagai upaya antisipasi terhadap potensi gangguan di jalur mudik, Kementerian PU menyiapkan disaster relief unit (DRU) di sejumlah titik rawan bencana di sepanjang jalur mudik.

DRU terdiri dari alat berat, material, serta tim teknis yang siap diterjunkan segera apabila terjadi gangguan akibat bencana seperti longsor, banjir, maupun kerusakan jalan yang berpotensi menghambat arus mudik.

Selain DRU, Kementerian PU juga menyiapkan posko dan tim tanggap darurat di sejumlah lokasi strategis. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Berdasarkan data dari Kementerian PU, panjang jalan nasional nontol mencapai 47.603,39 kilometer dengan tingkat kemantapan 93,50 persen. Sementara itu, jaringan jalan tol nasional telah mencapai sekitar 3.115 kilometer, yang berperan dalam mendukung konektivitas antarwilayah di Indonesia.

Selain melalui platform mudik.pu.go.id, Kementerian PU menyediakan layanan call center mudik yang beroperasi 24 jam. Masyarakat dapat menghubungi call center tersebut apabila membutuhkan informasi maupun bantuan selama perjalanan.

Menteri PU menekankan bahwa ketersediaan informasi yang cepat dan akurat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, khususnya pada masa mobilitas tinggi seperti mudik Lebaran.

Di era sekarang, informasi yang cepat seringkali sama pentingnya dengan kesiapan infrastruktur itu sendiri. Karena itu kami menghadirkan platform informasi ini agar masyarakat dapat memantau kondisi jalur mudik secara langsung," ujarnya.

Berita Terkini