NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii melaksanakan peluncuran Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) pada Rabu (11/3/2026) di kantor Kementerian Agama. Acara memastikan 6.859 masjid di seluruh Indonesia siap memberikan layanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menjelang Lebaran 1447 H.
Romo Muhammad Syafii menyampaikan acara pelepasan sebagai pengumuman kesiapan masjid mendukung aktivitas mudik. Program dirancang untuk menjadikan masjid sebagai titik layanan bagi pelancong selain fungsinya sebagai tempat ibadah.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk mengubah persepsi mengenai peran masjid. Sebelumnya masjid diasosiasikan hanya untuk ibadah salat lima waktu. Tahun ini, peran masjid diperluas sesuai dengan fungsi utamanya memberikan pelayanan publik.
Kementerian Agama menetapkan jumlah masjid yang akan berperan sebagai titik layanan. Seluruh 6.859 masjid tersebar di berbagai daerah dan menyediakan fasilitas dasar bagi pemudik selama perjalanan.
Layanan yang disiapkan mencakup beberapa poin utama. Masjid dan musala akan dibuka dengan akses 24 jam. Pihak pengelola menjaga keamanan area masjid, musala, serta tempat parkir. Disiapkan ruang layanan kesehatan, pemeliharaan kebersihan di lingkungan toilet, dan penjaminan ketersediaan air bersih.
Selain fasilitas dasar, masjid menyediakan layanan tambahan. Fasilitas meliputi tempat pengisian daya baterai untuk telepon genggam dan alat komunikasi lainnya, area istirahat yang memenuhi standar, sarana pusat informasi bagi pemudik, serta penyediaan air minum dan makanan kecil.
Dalam pelaksanaan program, Kementerian Agama bekerja sama dengan Radio Elshinta. Kerjasama menyampaikan informasi mengenai lokasi masjid yang menyediakan layanan serta kondisi perjalanan kepada masyarakat yang melakukan mudik.
Romo Muhammad Syafii menjelaskan kerjasama ini akan memastikan pemudik mendapatkan informasi akurat sesuai dengan kebutuhan selama perjalanan. Siaran mengenai Ekspedisi Masjid Indonesia melalui Radio Elshinta berlangsung mulai H-8 hingga H+8 Lebaran.
Layanan langsung yang diberikan oleh masjid bagi pemudik berjalan mulai tujuh hari sebelum Lebaran dan berlanjut hingga tujuh hari setelah Lebaran.