Revolusi UMKM Teknologi Tepat Guna Sebagai Katalisator Pertumbuhan

Senin, 17 Nov 2025 13:49
    Bagikan  
Revolusi UMKM Teknologi Tepat Guna Sebagai Katalisator Pertumbuhan
Istimewa

Sekretaris Kementerian UMKM mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi tepat guna, untuk meningkatkan daya saing. Dalam kunjungannya ke Malang, ditekankan bahwa teknologi ini dapat meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi biaya.

NARASINETWORK.COM - Sekretaris Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Sesmen UMKM), Arif Rahman Hakim, mengajak pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi tepat guna. Langkah ini diharapkan menjadi strategi jitu mendongkrak daya saing serta memperkuat posisi di pasar.

Saat mengunjungi workshop Metro Mesin di Malang, Jawa Timur, Kamis lalu (13/11/2025), Arif Rahman Hakim menekankan pentingnya teknologi untuk menaikkan kapasitas produksi UMKM. "Jika UMKM ingin produksi massal, skala ekonominya harus terpenuhi agar biaya produksi bisa ditekan. Salah satu cara efektif ialah mengintegrasikan alat bantu berbasis teknologi tepat guna, yang terbukti mampu menaikkan kapasitas produksi," jelasnya.

Arif menerangkan bahwa teknologi tepat guna bukan sekadar mesin atau alat modern, melainkan solusi inovatif yang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat dan skala usaha. Ia mencontohkan, industri rumahan di sektor pertanian yang sebelumnya hanya menghasilkan satu hingga tiga produk per hari, kini mampu memproduksi ratusan unit berkat teknologi sederhana namun efisien.

"Dengan alat yang sesuai kebutuhan, produksi bisa meningkat pesat. Imbasnya, harga per produk menjadi lebih efisien. Ini bukti nyata bagaimana teknologi tepat guna jadi kunci bagi UMKM untuk naik kelas dan meningkatkan daya saing," imbuhnya.

Lebih lanjut, Arif menyatakan bahwa pada 2025, Kementerian UMKM, melalui pembiayaan DAK Nonfisik, menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menghubungkan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) ke rantai pasok industri. Program ini meliputi pelatihan bagi 4.649 peserta, pendampingan oleh 198 tenaga pendamping, serta inkubasi usaha bagi 75 tenant terpilih. Tujuannya adalah memperluas akses pasar, menaikkan kapasitas produksi, dan membekali UMK dengan pengetahuan produksi terkini serta pemanfaatan teknologi digital.

"Keterhubungan ini diharapkan memperkuat rantai pasok lokal, mengurangi ketergantungan dari luar daerah, dan pada akhirnya meningkatkan ketahanan ekonomi regional," kata Arif. Selain memperluas pasar, program ini juga berfokus pada peningkatan kualitas produk dan efisiensi produksi agar UMK mampu memenuhi standar pasar domestik maupun internasional.

Sementara itu, pemilik Metro Mesin, Hadi Apriliawan, menjelaskan bahwa keunggulan teknologi tepat guna terletak pada kemampuannya menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengguna. "Keunggulannya adalah disesuaikan dengan kebutuhan customer. Contohnya, dengan penerapan Internet of Things (IoT), proses produksi menjadi lebih cepat dan jumlah output meningkat," pungkas Hadi.

Dengan dukungan teknologi tepat guna, UMKM di Indonesia diharapkan semakin kompetitif dan memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026
Pameran tunggal Ireng Halimun  “My Artistic Soul”, digelar di Koi Kemang, Jakarta, pada 11–31 Agustus 2026
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal dan Lebih dari 2.000 Warga Mengungsi
Gathering Nasabah Adira Finance Cabang Madiun Pererat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Nasabah
KUNTARI’s Mutu Beton: Unorthodox Sounds at Galeri Salihara
KUNTARI Presents Mutu Beton at Galeri Salihara as Part of SIPFest 2026
Dari 10 Kata Siswa SMP Daarul Ma’arif Semper Timur Belajar Menulis Puisi
Konferprov PWI Jawa Barat 2026: Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua, Persaingan Menghangat
Bapenda Kabupaten Bandung Perkuat Akurasi Penerimaan Retribusi Daerah
Kebakaran Gunung Bromo Meluas 176 Hektare Lahan Terbakar dan Wisata Ditutup
Google Pixel 11 Dijadwalkan Meluncur 12 Agustus 2026 Ini Bocoran Harga dan Spesifikasinya