NARASINETWORK.COM - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) mengajak seluruh pelamar seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Deputi Pengembangan Industri Olahraga baik berasal dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun profesional non-PNS untuk segera menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi pendaftaran sebelum batas akhir penutupan pada (17/2/2026).
Proses pendaftaran dilaksanakan secara eksklusif melalui sistem daring (online) mulai dari tanggal 3 Februari hingga 17 Februari 2026. Akses pendaftaran dapat dilakukan melalui platform resmi pada alamat laman asnkarier.bkn.go.id. Seluruh informasi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi oleh para calon peserta dapat diperoleh dengan mengakses pengumuman resmi yang terbit di situs web kemenpora.go.id serta asnkarier.bkn.go.id.
Panitia seleksi menyatakan komitmen untuk melakukan penilaian terhadap setiap pelamar dengan sikap objektif, menerapkan standar penilaian yang sama bagi semua peserta, dan menjamin bahwa seluruh tahapan proses seleksi akan berjalan dengan prinsip akuntabilitas. Pelaksanaan seleksi akan dilakukan dengan memperhatikan aspek kehati-hatian dalam setiap langkahnya, dan tidak akan ada ruang bagi intervensi dari pihak manapun selama tahapan seleksi berlangsung.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Gunawan Suswantoro, menyampaikan peringatan terkait kelengkapan berkas pendaftaran saat memberikan keterangan di Jakarta pada hari Jumat (13/2/2026). "Pesan utama yang ingin kami sampaikan adalah bahwa seleksi ini akan dilaksanakan dengan sikap terbuka penuh. Kami mengingatkan kembali kepada seluruh peserta yang telah melakukan pendaftaran untuk segera melengkapi seluruh berkas yang diperlukan dan melakukan pengajuan (submit) sebelum tanggal penutupan pendaftaran berakhir," ujarnya.
Komposisi tim panitia seleksi untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga dirangkai dari berbagai kalangan yang memiliki kompetensi dan pengalaman sesuai dengan kebutuhan proses seleksi. Anggota panitia berasal dari kalangan akademisi, profesional, perwakilan lintas kementerian, serta unsur internal Kemenpora.
Di antara nama-nama yang tercantum dalam anggota panitia adalah Chandra Hamzah yang berasal dari kalangan akademisi, Susyanto dari kalangan profesional, Rabin Indrajad Hattari yang menjabat sebagai Sekretaris Utama Badan Pengawas Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), serta Amperawan yang menjabat sebagai Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pemberdayaan Masyarakat pada Sekretaris Dukungan Kabinet Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg).
Panitia seleksi juga menegaskan bahwa setiap tahapan dari proses seleksi akan dijalankan dengan memperhatikan aturan dan prosedur yang telah ditetapkan sebelumnya. Semua data serta berkas yang diajukan oleh para pelamar akan diverifikasi secara cermat untuk memastikan kelengkapan dan keabsahan informasi yang disampaikan. Langkah ini dilakukan untuk menjamin bahwa seleksi menghasilkan calon pemimpin yang memiliki kualifikasi dan kapasitas sesuai dengan tuntutan jabatan Deputi Pengembangan Industri Olahraga.
Selain itu, pihak Kemenpora menyampaikan bahwa proses seleksi yang terbuka dan transparan ini diharapkan dapat menghasilkan figur kepemimpinan yang mampu membawa perkembangan industri olahraga di Indonesia menuju arah yang lebih baik. Jabatan Deputi Pengembangan Industri Olahraga memiliki peran penting dalam merumuskan kebijakan serta strategi pengembangan sektor industri olahraga, sehingga diperlukan individu yang memiliki pemahaman terkait dinamika industri, serta kapasitas untuk menyusun program-program yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan olahraga nasional.
Para pelamar yang belum menyelesaikan proses pengisian data maupun pengunggahan berkas diminta untuk segera memeriksa kembali seluruh persyaratan yang telah ditetapkan. Apabila terdapat kekurangan atau ketidakjelasan terkait persyaratan yang harus dipenuhi, pelamar dapat menghubungi kanal komunikasi resmi yang telah disediakan oleh panitia seleksi melalui informasi yang tercantum pada pengumuman resmi.
