Seleksi JPT Deputi Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Pelamar Diminta Lengkapi Berkas Administrasi

Jumat, 13 Feb 2026 12:34
    Bagikan  
Seleksi JPT Deputi Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Pelamar Diminta Lengkapi Berkas Administrasi
Istimewa

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) mendorong pelamar seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Deputi Pengembangan Industri Olahraga baik PNS maupun profesional non-PNS untuk melengkapi berkas administrasi sebelum batas akhir 17 Februari 2026.

NARASINETWORK.COM - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) mengajak seluruh pelamar seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Deputi Pengembangan Industri Olahraga baik berasal dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun profesional non-PNS untuk segera menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi pendaftaran sebelum batas akhir penutupan pada (17/2/2026).

Proses pendaftaran dilaksanakan secara eksklusif melalui sistem daring (online) mulai dari tanggal 3 Februari hingga 17 Februari 2026. Akses pendaftaran dapat dilakukan melalui platform resmi pada alamat laman asnkarier.bkn.go.id. Seluruh informasi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi oleh para calon peserta dapat diperoleh dengan mengakses pengumuman resmi yang terbit di situs web kemenpora.go.id serta asnkarier.bkn.go.id.

Panitia seleksi menyatakan komitmen untuk melakukan penilaian terhadap setiap pelamar dengan sikap objektif, menerapkan standar penilaian yang sama bagi semua peserta, dan menjamin bahwa seluruh tahapan proses seleksi akan berjalan dengan prinsip akuntabilitas. Pelaksanaan seleksi akan dilakukan dengan memperhatikan aspek kehati-hatian dalam setiap langkahnya, dan tidak akan ada ruang bagi intervensi dari pihak manapun selama tahapan seleksi berlangsung.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Gunawan Suswantoro, menyampaikan peringatan terkait kelengkapan berkas pendaftaran saat memberikan keterangan di Jakarta pada hari Jumat (13/2/2026). "Pesan utama yang ingin kami sampaikan adalah bahwa seleksi ini akan dilaksanakan dengan sikap terbuka penuh. Kami mengingatkan kembali kepada seluruh peserta yang telah melakukan pendaftaran untuk segera melengkapi seluruh berkas yang diperlukan dan melakukan pengajuan (submit) sebelum tanggal penutupan pendaftaran berakhir," ujarnya.

Komposisi tim panitia seleksi untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga dirangkai dari berbagai kalangan yang memiliki kompetensi dan pengalaman sesuai dengan kebutuhan proses seleksi. Anggota panitia berasal dari kalangan akademisi, profesional, perwakilan lintas kementerian, serta unsur internal Kemenpora.

Di antara nama-nama yang tercantum dalam anggota panitia adalah Chandra Hamzah yang berasal dari kalangan akademisi, Susyanto dari kalangan profesional, Rabin Indrajad Hattari yang menjabat sebagai Sekretaris Utama Badan Pengawas Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), serta Amperawan yang menjabat sebagai Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pemberdayaan Masyarakat pada Sekretaris Dukungan Kabinet Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg).

Panitia seleksi juga menegaskan bahwa setiap tahapan dari proses seleksi akan dijalankan dengan memperhatikan aturan dan prosedur yang telah ditetapkan sebelumnya. Semua data serta berkas yang diajukan oleh para pelamar akan diverifikasi secara cermat untuk memastikan kelengkapan dan keabsahan informasi yang disampaikan. Langkah ini dilakukan untuk menjamin bahwa seleksi menghasilkan calon pemimpin yang memiliki kualifikasi dan kapasitas sesuai dengan tuntutan jabatan Deputi Pengembangan Industri Olahraga.

Selain itu, pihak Kemenpora menyampaikan bahwa proses seleksi yang terbuka dan transparan ini diharapkan dapat menghasilkan figur kepemimpinan yang mampu membawa perkembangan industri olahraga di Indonesia menuju arah yang lebih baik. Jabatan Deputi Pengembangan Industri Olahraga memiliki peran penting dalam merumuskan kebijakan serta strategi pengembangan sektor industri olahraga, sehingga diperlukan individu yang memiliki pemahaman terkait dinamika industri, serta kapasitas untuk menyusun program-program yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan olahraga nasional.

Para pelamar yang belum menyelesaikan proses pengisian data maupun pengunggahan berkas diminta untuk segera memeriksa kembali seluruh persyaratan yang telah ditetapkan. Apabila terdapat kekurangan atau ketidakjelasan terkait persyaratan yang harus dipenuhi, pelamar dapat menghubungi kanal komunikasi resmi yang telah disediakan oleh panitia seleksi melalui informasi yang tercantum pada pengumuman resmi.

 

 

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Bandung: Infrastruktur Jalan Hingga Ribuan Rutilahu Jadi Prioritas
Kang DS Paparkan LKPJ 2025, Kinerja Pembangunan Kabupaten Bandung Tunjukkan Tren Positif
Usai Puting Beliung di Pacet, BPBD Kabupaten Bandung: Ada 82 Jiwa dan 16 Rumah Rusak Terdampak
Puting Beliung Terjang Puluhan Rumah di Pacet Kabupaten Bandung, Warga Panik Keluar Rumah
Penggunaan Tumbler Menjadi Pilihan Masyarakat Tekan Limbah Plastik
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia pada 84 Tahun
Penerapan Pola Hidup Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
Mengenal Risiko Gaya Hidup Sedentari di Era Modern
Mengenal Pola Perilaku Maladaptif Anxious Avoidance dan Penanganannya secara Medis
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Sentuhan Arsitektur Lokal dan Kenyamanan Modern di Mercure Resort Sanur
Garpu Restaurant Destinasi Kuliner Tepi Pantai di Karangasem Bali
Legian Beach Hotel Penginapan Bintang Empat di Bali dengan Lokasi Strategis
Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara
Cipta Bella Garut Ramai Pengunjung, Kenyamanan Dipuji, Namun Pengelolaan Perlu Terus Ditingkatkan
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diharapkan 28-29 Maret Masyarakat Diminta Sesuaikan Jadwal Perjalanan Kembali
Krisis Pangan Dunia Meningkat Indonesia Dorong Swasembada Lewat Deregulasi dan Modernisasi
Kebuntuan Negosiasi Gaji dan Kontrak Lebih dari 1.000 Staf ABC Lakukan Mogok Kerja 24 Jam