Film 'Yohanna' Angkat Isu Eksploitasi Pekerja Anak di Sumba Timur

Kamis, 5 Mar 2026 23:55
    Bagikan  
Film 'Yohanna' Angkat Isu Eksploitasi Pekerja Anak di Sumba Timur
Istimewa

Film drama Yohanna karya sutradara Razka Robby Ertanto akan tayang di bioskop mulai (9/4/2026) Dibintangi Laura Basuki, film ini mengangkat kisah nyata tentang perjuangan seorang biarawati yang menemukan realitas pahit eksploitasi pekerja anak di pelosok

NARASINETWORK.COM - Film drama terbaru karya sutradara Razka Robby Ertanto, Yohanna, dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai (9/4/2026). Film ini mengangkat isu sosial mengenai eksploitasi pekerja anak yang terinspirasi dari kejadian nyata di wilayah Sumba Timur.

Laura Basuki berperan sebagai tokoh utama bernama Yohanna, seorang biarawati muda yang bertugas mengantarkan bantuan kemanusiaan ke daerah terpencil. Konflik bermula saat truk pengangkut donasi milik Yohanna dicuri. Dalam upaya mencari kendaraan tersebut, Yohanna justru menemukan fakta mengenai anak-anak yang terpaksa bekerja di lingkungan berbahaya demi memenuhi kebutuhan hidup.

Perjalanan ini memaksa Yohanna menghadapi dilema antara tugas pelayanan, keyakinan iman, dan realitas sosial yang ia temui. Selain Laura Basuki, film ini melibatkan aktris senior Jajang C. Noer sebagai Suster Kepala, serta jajaran talenta muda seperti Kirana Grasela (Alis), Iqua Tahlequa (Malu), dan Videlis Siprianus Diki (Viktor).
Dalam proses pembuatannya, tim produksi melibatkan masyarakat asli Sumba Timur untuk menjaga keaslian latar dan cerita. Razka Robby Ertanto, yang juga bertindak sebagai penulis skenario, menjelaskan bahwa fokus utama film ini adalah menyampaikan kondisi sosial di daerah tersebut melalui sudut pandang tokoh utama.
Sebelum resmi rilis di bioskop, Yohanna telah mencatatkan prestasi di ajang Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2024. Film ini berhasil meraih lima penghargaan, di antaranya kategori Best FilmBest Director, serta Best Performance untuk tiga pemeran utamanya.
Melalui genre drama religi-sosial, Yohanna menyoroti tema pengorbanan dan sisi kemanusiaan melalui tantangan yang dihadapi oleh para tokohnya. Produksi ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai isu pekerja anak sekaligus mengenalkan kondisi wilayah Sumba Timur kepada khalayak luas.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rangkaian IMLF-4 Hadirkan Seminar Bahas Pelestarian Bahasa dan Budaya Minangkabau
Sampul Peringatan IMLF-4 dan 100 Tahun Jam Gadang Ditandatangani Sastri Bakry, Aminur Rahman, Armaidi Tanjung
Para Korban Kasus Dugaan Penipuan Wedding Organizer di Kabupaten Bandung, Resmi Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Penipuan Wedding Organizer Suci Citra Resmi, Korban Berjumlah Ratusan Orang
IMLF-4 Hadirkan Kegiatan Penanaman Pohon Bersama Sekjen Kementerian Luar Negeri
Masa Kejayaan dan Penurunan Popularitas Telenovela di Televisi Nasional
Indonesia Emas 2045 Kesehatan Jadi Modal Utama Generasi Muda
Narasinetwork.com Dukung Penyebaran Informasi IMLF 2026 dan Peringatan 100 Tahun Jam Gadang
IMLF 2026 Menghubungkan Bangsa Lewat Literasi di Tengah Peringatan Satu Abad Jam Gadang
IMLF 2026 KAI Perkuat Citra Sumbar sebagai Destinasi Budaya dan Pariwisata Dunia
BAPENDA BEDAS RUN 5K 2026 Siap Digelar, Lunas Pajaknya, Happy Larinya!
Pancasila Pemersatu Bangsa, PLN Icon Plus Teguhkan Semangat Melayani hingga Timur Indonesia 
IMLF-4 Umumkan Tiga Calon Terbaik Lomba Ungkapan Kata Klasik Minangkabau
Premier League Rilis Lini Masa Musim Baru Pascapiala Dunia 2026
Komunitas Salihara Gelar Pameran ke-18 Goenawan Mohamad Teks, Gambar, Kitab
Sederet Teror Pocong yang Bikin Heboh Warga Masyarakat Indonesia, Apa Maksudnya?
Cetak Rekor Tiga Kali Beruntun Persib Bandung Raih Gelar Juara Hattrick Liga Nasional
Persib Juara Liga Ribuan Pendukung Padati Kawasan Tugu Kujang Bogor Hingga Jalur Penghubung
Mengatur Posisi dan Jenis Bantal Mencegah Cedera Tulang Belakang Saat Tidur
Pengalaman Magang Human Resources Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya di Perusahaan Nasional