NARASINETWORK.COM - PADANG, Penyelenggara Festival Literasi Internasional Minangkabau ke-4 (IMLF-4) telah menetapkan tiga nama peserta yang lolos ke tahap selanjutnya dalam Lomba Ungkapan Kata Klasik Minangkabau. Ketiga peserta tersebut berhak tampil dalam babak puncak yang akan dilaksanakan di Kota Bukittinggi pada Kamis (4/6/2026)
Nama-nama yang masuk dalam daftar nomine hasil penilaian tim juri adalah Ermawati Putri Kusuma, Mufrih Nabil Zulhilmi, dan Shahid Harpen Hendavi. Dalam babak akhir nanti, ketiganya akan berkompetisi secara langsung dengan menyampaikan rangkaian percakapan menggunakan kosakata tradisional Minangkabau di kawasan Taman Jam Gadang, mulai pukul 16.00 WIB.
Wakil Ketua Panitia Pelaksana IMLF-4, Soni Drestiana, menyampaikan bahwa kegiatan ini disusun untuk mengajak masyarakat, khususnya para pembuat konten di media sosial, agar kembali mengenalkan dan memakai istilah-istilah lama yang kini jarang terdengar dalam percakapan sehari-hari.
“Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat, terutama mereka yang aktif membuat konten video di media sosial, kembali menggunakan kata-kata klasik Minangkabau. Dari seluruh kiriman video yang kami terima, terdapat banyak hal menarik yang layak dihargai. Banyak istilah yang disampaikan peserta memang sudah jarang dipakai oleh masyarakat umum saat ini,” ungkap Soni Drestiana saat memberikan keterangan di Sekretariat IMLF-4, Jalan Cindua Mato Nomor 13, Lapai, Padang, pada Senin, 1 Juni 2026.
Lebih lanjut Soni menjelaskan, penentuan juara pertama, kedua, dan ketiga akan didasarkan pada kesesuaian antara istilah klasik yang dipakai dengan jalan cerita atau pesan utama yang ingin disampaikan dalam karya video yang dikirimkan peserta.
Sekretaris IMLF-4, Armaidi Tanjung, menambahkan bahwa pelaksanaan lomba ini mendapat dukungan dari Lembaga Kerapian Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat. Sementara itu, penyediaan hadiah untuk berbagai kategori perlombaan dalam rangkaian IMLF-4, termasuk kegiatan ini, didukung penuh oleh Biznet Home dengan total nilai mencapai 22 juta rupiah.
Hadiah menarik disiapkan panitia untuk para pemenang di setiap kategori yang dilombakan. Selain Ungkapan Kata Klasik, kategori lain yang dipertandingkan antara lain penulisan kata-kata bijak tokoh Minangkabau, musikalisasi puisi, penulis produktif, penulis berprestasi, serta pemberian penghargaan IMLF Award pada tingkat internasional.
“Kami berharap penggunaan istilah klasik Minangkabau kembali terlihat di media sosial dan sering terdengar lagi dalam interaksi sehari-hari. Kami juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Biznet Home atas kepeduliannya terhadap dunia literasi, yang terlihat dari dukungan berupa hadiah dengan nilai yang cukup besar,” ujar Armaidi Tanjung.
Babak akhir Lomba Ungkapan Kata Klasik Minangkabau merupakan satu dari sejumlah rangkaian acara utama dalam kegiatan IMLF-4 tahun ini, yang mengangkat tema besar “100 Tahun Jam Gadang”. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk melestarikan warisan budaya dan bahasa daerah, sekaligus memperkuat posisi budaya Minangkabau di kancah yang lebih luas.
