NARASINETWORK.COM - Food coma sering terjadi setelah makan banyak, terutama makanan tinggi karbohidrat dan lemak. Kondisi ini menyebabkan tubuh lemas, mengantuk, dan sulit berkonsentrasi.
Food coma, atau postprandial somnolence, disebabkan oleh perubahan sistem pencernaan dan hormon setelah makan besar. Jenis makanan juga memengaruhi munculnya rasa kantuk.
Food coma muncul saat tubuh merespons asupan makanan dalam jumlah besar. Setelah makan, tubuh mengalirkan lebih banyak darah ke sistem pencernaan, mengurangi aliran darah ke otak dan memicu rasa kantuk.
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko food coma :
1. Makanan Tinggi Karbohidrat
Karbohidrat pada nasi, roti, mie, dan pasta dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Pankreas melepaskan insulin untuk menurunkan gula darah, yang kemudian menyebabkan tubuh lemas dan mengantuk.
2. Makanan Berlemak Tinggi
Gorengan, daging berlemak, dan makanan bersantan memperlambat pencernaan. Tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk memecah lemak, menyebabkan rasa lelah dan kantuk.
3. Makanan Tinggi Gula
Kue, cokelat, minuman bersoda, dan camilan manis memberikan energi singkat, diikuti penurunan gula darah yang cepat, menyebabkan kelelahan dan kantuk.
4. Kebiasaan Setelah Makan
Duduk atau berbaring setelah makan memperlambat pencernaan, memperparah rasa kantuk. Aktivitas ringan seperti berjalan kaki dapat membantu pencernaan.
Gejala food coma biasanya muncul 30–60 menit setelah makan besar, meliputi :
- Rasa kantuk
- Tubuh lemas
- Sulit fokus
- Mata terasa berat
Gejala ini umumnya ringan dan akan membaik dengan sendirinya. Untuk mencegah food coma, terapkan langkah-langkah berikut :
- Konsumsi makanan dalam porsi cukup
- Perbanyak sayur dan serat
- Kurangi karbohidrat dan gula
- Konsumsi protein cukup
- Hindari tidur atau berbaring setelah makan
- Lakukan peregangan atau jalan santai setelah makan
Dengan makan yang sehat dan seimbang, tubuh lebih bertenaga dan risiko food coma berkurang.
Food coma umumnya bukan masalah serius. Namun, jika sering merasa sangat mengantuk atau lemas setelah makan, disertai gejala lain seperti jantung berdebar, keringat dingin, atau pusing, konsultasikan dengan dokter untuk memeriksa kemungkinan gangguan gula darah atau masalah kesehatan lainnya.