APEC CEO Summit 2025 di Gyeongju "Jembatan Menuju Masa Depan Berkelanjutan"

Kamis, 31 Jul 2025 09:51
    Bagikan  
APEC CEO Summit 2025 di Gyeongju "Jembatan Menuju Masa Depan Berkelanjutan"
Nana Wiyono

KTT APEC CEO Summit 2025 di Gyeongju, Korea Selatan (Oktober), mengusung tema Bridge, Business, Beyond, menandai komitmen Korea Selatan terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan di Asia Pasifik.

NARASINETWORK.COM - Korea Selatan menjadi tuan rumah KTT APEC CEO Summit 2025 di Gyeongju pada bulan Oktober 2025 mendatang. Perhelatan penting ini, yang terakhir kali diselenggarakan di Korea Selatan dua dekade lalu di Busan (2005), mengangkat tema "Bridge, Business, Beyond," menunjukkan komitmen negara tersebut untuk memimpin pembangunan ekonomi berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik. KTT ini akan menjadi platform bagi para pemimpin bisnis global, pakar terkemuka, dan tokoh ekonomi senior untuk berkolaborasi dalam merumuskan solusi inovatif bagi tantangan global yang mendesak.

KTT APEC 2025 di Gyeongju bertujuan menciptakan dampak positif bagi ekonomi Asia Pasifik melalui inovasi, kerjasama, dan pemahaman akan warisan budaya.

Sebagai tuan rumah, Korea Selatan telah menetapkan dua agenda utama untuk KTT APEC 2025: kerja sama di bidang kecerdasan buatan dan respons terhadap perubahan struktur populasi di kawasan Asia Pasifik. Kedua agenda ini merupakan hasil dari serangkaian pertemuan pejabat senior (SOM1) yang berlangsung selama dua minggu di Gyeongju (24 Februari - 9 Maret 2025), melibatkan lebih dari 2.000 pejabat senior dari 21 negara anggota APEC. Para peserta SOM1 sepakat bahwa kedua agenda tersebut mencerminkan tantangan bersama di wilayah Asia Pasifik.

Pemilihan Gyeongju dengan latar belakang kekayaan sejarah dan budaya kerajaan Silla, potret Gyeongju di malam hari 

Diskusi akan berfokus pada pemanfaatan potensi AI secara inklusif dan berkelanjutan, serta menjadikan penurunan populasi sebagai peluang, bukan krisis, melalui proyek-proyek kerja sama yang terencana. Empat komite utama (Perdagangan dan Investasi, Komite Pengarah SOM untuk ECOTECH, Komite Anggaran dan Manajemen, dan Komite Ekonomi), serta Pertemuan Deputi Keuangan dan Bank Sentral, telah menggelar rapat-rapat selama SOM1. Serangkaian pertemuan lanjutan juga telah dijadwalkan di Jeju (Mei) dan Incheon (Juli-Agustus) untuk mempersiapkan agenda utama KTT.

Pemilihan Gyeongju sebagai lokasi KTT APEC CEO Summit 2025 merupakan pilihan yang strategis. Kota bersejarah ini, dengan kekayaan budaya Kerajaan Silla, menawarkan perpaduan unik antara warisan masa lalu dan visi masa depan yang berkelanjutan. Gyeongju Arts Center akan menjadi tempat penyelenggaraan KTT. Kedekatannya dengan sejumlah situs bersejarah seperti Jalan Hwangnidan, Observatorium Cheomseongdae, Kompleks Makam Kuno Daereungwon, Desa Tradisional Gyochon, Istana Donggung dan Kolam Wolji, serta Museum Nasional Gyeongju, akan memberikan pengalaman budaya yang kaya bagi para peserta.

Jalan Hwangnidan, yang dulunya dikenal sebagai "Hwangnam Keungil," kini menjadi pusat kuliner dan budaya, dengan beragam restoran, kafe, dan toko-toko yang berlokasi di bangunan hanok tradisional. Keberadaan bangunan-bangunan bersejarah, termasuk Observatorium Cheomseongdae, salah satu observatorium tertua di dunia, menambah daya tarik Gyeongju sebagai destinasi wisata dan lokasi yang ideal untuk KTT APEC. Perpaduan antara modernitas dan sejarah ini diharapkan dapat menginspirasi para peserta dalam merumuskan solusi inovatif dan berkelanjutan.

Menjelang KTT APEC 2025, Gyeongju Arts Center juga menyelenggarakan pameran seni bertajuk "Modern and Contemporary Korean Art: The Four Masters" (1 Juli - 12 Oktober 2025). Pameran ini menampilkan 90 karya seni ikonis dari empat maestro seni Korea: Kim Whanki, Park Su-geun, Lee Jung-seob, dan Chang Ucchin, menunjukkan kontribusi mereka terhadap perkembangan seni Korea di abad ke-20. Pameran ini turut menampilkan karya-karya dari koleksi Lee Kun-hee di Museum Nasional Seni Modern dan Kontemporer Korea, memberikan nuansa budaya yang kental bagi acara internasional ini.

KTT APEC CEO Summit 2025 di Gyeongju bukan hanya sekadar pertemuan ekonomi, tetapi juga perwujudan komitmen untuk membangun masa depan yang berkelanjutan melalui inovasi, kerja sama, dan pemahaman akan warisan budaya. Dengan menggabungkan pembahasan isu-isu krusial dengan kekayaan budaya Gyeongju, KTT ini diharapkan dapat menghasilkan solusi inovatif dan berdampak positif bagi kawasan Asia Pasifik.

Kota Gyeongju, dengan sejarahnya yang kaya dan keindahan alamnya, menjadi latar yang sempurna untuk perhelatan internasional yang bertujuan untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh kawasan. Harapannya, KTT ini akan menghasilkan kesepakatan dan komitmen nyata untuk menghadapi tantangan global dan menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi semua.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gercep! Forkopimcam Ciparay Tangani Lansia Terlantar
Refleksi Nyepi 2026 Menguatkan Nilai Kemanusiaan Melalui Saka Boga Sevanam
Observasi Cuaca Sebagai Investasi Keselamatan BMKG Peringati HMD ke-76
X Sesuaikan Batas Usia Pengguna Jadi 16 Tahun untuk Mematuhi PP TUNAS Indonesia
Atlet Ferry Pradana Terima Bonus Pemerintah Targetkan Prestasi di ASEAN Para Games Malaysia
Bonus Atlet Medali Asean Para Games 2026 Cair Ditransfer Langsung ke Rekening BRI
Menilik Jejak Migrasi Pelikan Simbol Kesehatan Ekosistem Perairan
Langkah Praktis Melunakkan Daging Menggunakan Bahan Alami
Dari Dapur Rumah Sendiri Hadir Sajian Iftar Tanah Maluku
Ingin Bikin Sandwich Sendiri? Coba Yuk Berbagai Isian yang Lezat!
Mbah Senari Pahlawan Budaya yang Jaga Kelestarian Lontar Yusuf di Banyuwangi
Program Mudik Gratis Kemenag Dorong Kemudahan Perjalanan dan Penghematan Bagi Pemudik
RT dan RW di Kertasari Gerudug ke BJB, Dinilai Tidak Efektif dan Harus Segera Dievaluasi
Bupati Bandung Lepas Mudik Gratis, 700 Warga Asal Jawa Tengah Bisa Pulang Kampung Secara Gratis
Polemik Perda dan KUHP Baru, Penertiban Miras di Kabupaten Bandung Berubah Arah
WOW! Istri Doni Salmanan Bayar Uang Denda Rp1 Miliar
Anggota DPR RI Nurhadi Tegaskan Pentingnya Program Makan Bergizi Gratis dalam Membentuk Masa Depan Bangsa
Gelap di Jalan Raya: Ketika Lampu PJU Padam dan Pertanyaan Publik Tak Terjawab
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan Uskup Asia 20–26 Juli 2026 Peserta Akan Kunjungi Terowongan Silaturahmi
Menghayati Makna Lebaran Kesederhaan Alih-Alih Kebutuhan Pakaian Baru