RT dan RW di Kertasari Gerudug ke BJB, Dinilai Tidak Efektif dan Harus Segera Dievaluasi

Selasa, 17 Mar 2026 19:38
    Bagikan  
RT dan RW di Kertasari Gerudug ke BJB, Dinilai Tidak Efektif dan Harus Segera Dievaluasi
Istimewa

Sejumlah warga yang juga para RT dan RW turun gunung persoalkan. Hak Siltap

NARASINETWORKSejumlah pengurus RT dan RW di Desa Sukapura menyampaikan keluhan terkait sistem pencairan insentif yang dinilai tidak efektif dan berdampak pada berbagai aspek sosial maupun ekonomi. Selasa (17/03/2026). 


Dalam sistem yang berjalan saat ini, insentif RT/RW dicairkan melalui bank BJB, sehingga para pengurus harus mengambil langsung ke lokasi. nominal yang diterima dinilai relatif kecil, berkisar sekitar Rp200.000, Kondisi ini menimbulkan kekecewaan, terutama karena proses pencairan memerlukan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.


" Sudah antre dari pagi sampai sore, tapi sering kali tidak langsung cair. Bahkan ada yang harus bolak-balik hingga tiga sampai empat kali ke bank BJB,". Ungkap salah satu perwakilan RW yang ada di lokasi. 


Antrean panjang di Bank BJB juga menimbulkan dampak lanjutan. Kerumunan hingga meluber ke area luar, termasuk ke badan jalan, dinilai mengganggu akses lalu lintas, aktivitas pasar, serta operasional toko-toko di sekitar lokasi. Terlebih di bulan Ramadan, para pengurus harus mengantre dalam kondisi berpuasa dan cuaca panas, yang semakin memperberat situasi.


Selain itu, sistem pencairan melalui Bank disebut mengurangi intensitas silaturahmi dan pembinaan antara pemerintah Desa dengan para RT dan RW. Berbeda dengan sebelumnya, ketika pembagian insentif dilakukan langsung di Desa, momen tersebut sekaligus menjadi ajang koordinasi, pembinaan, serta penguatan komunikasi antara perangkat Desa dan pengurus wilayah.


" Sekarang jadi jarang bertemu langsung dengan pihak desa. Dampaknya, pembinaan terhadap RT/RW berkurang, dan koordinasi, termasuk untuk kegiatan gotong royong, menjadi lebih sulit,". Tambahnya.


Di Desa Sukapura sendiri terdapat sekitar 84 RT dan RW yang terdampak sistem ini. Beberapa di antaranya bahkan harus meninggalkan pekerjaan utama atau mengambil izin kerja demi mencairkan insentif, namun tidak selalu membuahkan hasil pada hari yang sama.


Para pengurus berharap adanya evaluasi terhadap sistem pencairan insentif ini. Mereka mengusulkan agar mekanisme penyaluran dapat dikembalikan kepada sistem sebelumnya atau disesuaikan dengan kondisi di lapangan, sehingga lebih efektif, efisien, serta tetap menjaga hubungan sosial antara pemerintah Desa dan masyarakat.


Keluhan ini diharapkan dapat menjadi perhatian pihak terkait guna meningkatkan kualitas pelayanan serta kesejahteraan para RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat Desa.

***0

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Program Mudik Gratis Kemenag Dorong Kemudahan Perjalanan dan Penghematan Bagi Pemudik
RT dan RW di Kertasari Gerudug ke BJB, Dinilai Tidak Efektif dan Harus Segera Dievaluasi
Bupati Bandung Lepas Mudik Gratis, 700 Warga Asal Jawa Tengah Bisa Pulang Kampung Secara Gratis
Polemik Perda dan KUHP Baru, Penertiban Miras di Kabupaten Bandung Berubah Arah
WOW! Istri Doni Salmanan Bayar Uang Denda Rp1 Miliar
Anggota DPR RI Nurhadi Tegaskan Pentingnya Program Makan Bergizi Gratis dalam Membentuk Masa Depan Bangsa
Gelap di Jalan Raya: Ketika Lampu PJU Padam dan Pertanyaan Publik Tak Terjawab
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan Uskup Asia 20–26 Juli 2026 Peserta Akan Kunjungi Terowongan Silaturahmi
Menghayati Makna Lebaran Kesederhaan Alih-Alih Kebutuhan Pakaian Baru
Fenomena Mudik di Indonesia Dari Silaturahmi hingga Dinamika Konsumsi Modern
Tribute To Tongkonan Toraya Hadirkan Ragam Seni Sebagai Pemanasan Festival Budaya Toraja 2026
IMLF-4 Gandeng LKAAM Sumbar Gelar Lomba Kata Klasik Minangkabau
Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Bertambah
Pilihan Buah Ideal untuk Sahur Agar Tubuh Tetap Bertenaga
Pemuda Ngobrol Ramadhan: Ruang Dialog Anak Muda Bandung Bahas Peran Pemuda di Tengah Tantangan Zaman
Ketua Forum KDMP Ciparay Minta Dapur MBG Libatkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai Mitra Suplier
Yayasan Seni Budaya Gema Patriot (YSB-GP) Sejarah dan Perkembangan Kesenian di Jakarta Pusat
Cara Merebus Ubi Ungu yang Tepat Dari Persiapan hingga Manfaat bagi Tubuh
Kerja Sama dengan Pelita Air Dukung Operasional dan Norma Ketenagakerjaan
WFA Lebaran Jaga Kualitas Pelayanan Siapkan Implementasi PP TUNAS