NARASINETWORK.COM - Para ahli dari Civil Aviation Safety Authority (CASA) Australia bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen PU) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) untuk mengadakan Aviation Safety Promotion Workshop yang berlangsung selama dua hari. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas komunikasi terkait keselamatan penerbangan dan memperkuat kerja sama antar lembaga di bidang transportasi Indonesia.
Lokakarya yang menghadirkan berbagai praktisi dan pihak terkait berfokus pada penggunaan media sosial sebagai sarana utama untuk meningkatkan kesadaran publik tentang keselamatan penerbangan. Acara ini menekankan peran platform digital sebagai alat komunikasi penting bagi instansi pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, tepat waktu, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta membahas berbagai strategi efektif dalam menyusun konten komunikasi keselamatan penerbangan yang sesuai dengan karakteristik masing-masing platform media sosial. Materi yang disampaikan mencakup teknik penyajian informasi yang menarik, cara menangani pertanyaan dan kekhawatiran masyarakat melalui saluran digital, serta langkah-langkah untuk memastikan pesan keselamatan dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
Selain kerja sama antara CASA dan Ditjen Perhubungan Udara, sejumlah lembaga mitra dari Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) juga berpartisipasi aktif dalam lokakarya ini. Peserta yang terlibat berasal dari berbagai institusi terkait di bidang transportasi dan keselamatan nasional, antara lain Komite Nasional Keselamatan Transportasi, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, serta AirNav Indonesia.
Keikutsertaan berbagai lembaga ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sistem keselamatan transportasi secara menyeluruh di Indonesia. Selama lokakarya, para peserta juga berbagi pengalaman dan praktik terbaik dari masing-masing institusi, serta membahas potensi kerja sama lebih lanjut dalam menyebarkan pesan keselamatan transportasi melalui media sosial.
Perwakilan dari CASA Australia menjelaskan bahwa penggunaan media sosial dalam promosi keselamatan penerbangan telah menjadi tren global yang memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang aspek keselamatan di bidang penerbangan. Sementara itu, perwakilan Ditjen Perhubungan Udara menyampaikan bahwa lokakarya ini menjadi dasar penting bagi pengembangan kebijakan komunikasi keselamatan penerbangan yang lebih komprehensif dan adaptif dengan perkembangan teknologi digital.
Pada akhir lokakarya, para peserta menyepakati untuk menerapkan hasil diskusi dan pembelajaran dalam aktivitas komunikasi masing-masing lembaga. Langkah-langkah tindak lanjut juga telah disusun, termasuk pembentukan tim kerja yang akan mengkoordinasikan penyebaran konten keselamatan transportasi secara terpadu melalui berbagai platform media sosial, serta penyelenggaraan kegiatan pemantauan dan evaluasi berkala untuk mengukur efektivitas komunikasi yang dilakukan.