Indonesia Uji Klinis Vaksin TBC Inhalasi Terobosan Baru Berantas Tuberkulosis

Senin, 17 Nov 2025 08:54
    Bagikan  
Indonesia Uji Klinis Vaksin TBC Inhalasi Terobosan Baru Berantas Tuberkulosis
Istimewa

Indonesia memulai uji klinis fase 1 vaksin TBC inhalasi, yang diharapkan menjadi terobosan dalam pemberantasan TBC.

NARASINETWORK.COM - Pemerintah Indonesia memulai uji klinis fase 1 vaksin tuberkulosis (TBC) berbasis inhalasi pertama di dunia. Inisiatif ini menegaskan komitmen negara dalam memerangi TBC, selaras dengan prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus (dr. Benny), menyatakan bahwa program pemberantasan TBC adalah inisiatif utama yang harus segera direalisasikan. Hal ini disampaikan saat meninjau uji klinis di Rumah Sakit Islam Jakarta, Kamis (13/11/2025) lalu.

Berbeda dari vaksin TBC konvensional yang disuntikkan, vaksin inhalasi menggunakan metode lebih praktis. Vaksin diberikan sebagai uap halus yang dihirup pasien, memungkinkan zat aktif langsung mencapai sistem pernapasan.

Penelitian dipimpin oleh Prof. Erlina Burhan, ahli pulmonologi. Kolaborasi lintas institusi melibatkan Rumah Sakit Persahabatan, Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Etana, dan CanSino Incorporation dari Tiongkok.

Prof. Erlina menjelaskan bahwa uji klinis ini telah melalui persiapan ketat sebelum fase 1. Persetujuan etik diperoleh dari Komite Etik Rumah Sakit Persahabatan (April), Komite Etik Rumah Sakit Islam Cempaka Putih (Juli), dan izin BPOM (Mei 2025).

“Tujuan utama uji klinis fase 1 adalah mengevaluasi keamanan dan kemampuan imunogenisitas vaksin pada individu dewasa sehat berusia 18–49 tahun,” jelas Prof. Erlina.

Sebanyak 36 sukarelawan berpartisipasi, dibagi menjadi dua kelompok dengan dosis berbeda. Rekrutmen dilakukan di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih. Tindakan medis lanjutan, seperti pengambilan sampel Bronchoalveolar Lavage Fluid (BALF), dilaksanakan di Rumah Sakit Persahabatan yang memiliki fasilitas bronkoskopi.

Metode inhalasi unggul karena memungkinkan vaksin langsung masuk ke sistem pernapasan, tempat bakteri TBC menyerang. Hal ini diharapkan menstimulasi respons kekebalan lokal yang lebih kuat di paru-paru.

Partisipan akan dipantau berkala pada hari ke-28, ke-90, dan ke-180 setelah vaksinasi untuk memastikan respons imun optimal dan keamanan vaksin dalam jangka panjang.

“Vaksin TBC inhalasi ini diharapkan menjadi terobosan dalam upaya pemberantasan tuberkulosis di Indonesia dan dunia,” kata Prof. Erlina.

dr. Benny menambahkan bahwa pemerintah mengalokasikan anggaran untuk program pemberantasan TBC, diperkirakan Rp10–20 triliun. Ini mencakup dukungan sosial bagi pasien TBC dari keluarga kurang mampu.

“Kami tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga memberikan bantuan renovasi rumah bagi pasien TBC miskin. Kementerian Sosial dan Kementerian Tenaga Kerja juga dilibatkan untuk memberikan bantuan makanan bergizi,” jelas dr. Benny.

Pemerintah menargetkan penurunan kasus TBC dari 380 menjadi 65 kasus per 100 ribu penduduk, agar Indonesia sejajar dengan negara maju dalam pengendalian TBC.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menyampaikan dukungan terhadap pengembangan vaksin TBC inhalasi ini.

“Bukti dukungan kami adalah persetujuan pelaksanaan uji klinis fase 1,” ujar Taruna.

Ia menambahkan bahwa setelah fase 1 aman, BPOM akan memproses izin untuk fase 2 dan 3 guna menentukan dosis efektif serta menguji efikasi vaksin.

“Saya yakin, vaksin ini akan sukses,” tegas Taruna.

Dengan percepatan uji klinis vaksin TBC inhalasi, pemerintah berharap Indonesia dapat menekan kasus TBC dan mencapai target eliminasi TBC pada tahun 2030. Vaksin ini diharapkan menjadi solusi dalam upaya global mengakhiri epidemi TBC.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Ketua DPRD dan Forkopimcam Ciparay Resmikan SPAM di Kampung Parigi
Insiden di RSUD Majalaya Picu Kegaduhan, Manajemen Tegaskan: Bukan Ulah Pegawai Rumah Sakit
Utang Berujung Maut, Fakta Kelam Pembunuhan Sadis Petugas Cleaning Service di RSUD Majalaya Terungkap
Kasus Maut RSUD Majalaya, Satu Orang Meregang Nyawa, Polisi Dalami Motif
Pemuda Penjaga Lalu Lintas Diserang OTK di Ciparay, Alami Luka Bacok di Wajah
Tahun Baru 2026 Wali Kota Tangerang Tinjau Pelayanan Publik Melalui Kegiatan Bersepeda
Wawancara Tokoh : Antara Risiko dan Karya "Cerita Perjuangan Dhe Sundayana Perbangsa di Dunia Migas"
Di Balik Layanan Perminyakan dan Gas "Cerita Perjuangan Seorang Pekerja Rig Servis"
Gerak Tari Tradisional Kembali Diminati Jadi Bagian Gaya Hidup Moderat Berakar Budaya
Rara Allegories of the Southern Sea Bawa Mitologi Jawa Timur ke Panggung Internasional
Menuju Kota Sehat Swastisaba Paripurna Tangerang Raih 37 Capaian di Bidang Kesehatan
Kota Tangerang Sukses Capai Target Imunisasi Lebih dari 100% untuk IDL dan IBL
Buku "Jalan Menuju Peradaban dan Pembeda Generasi yang Berproses"
Jakarta Utara Respons Cepat Genangan Rob di Jalan RE Martadinata Berhasil Diselesaikan
BLK Kota Tangerang Luncurkan Program Pelatihan AI dan Chatbot Gratis Tahun 2026
23 UMKM Binaan Jakpreneur Ramaikan Bakul Juara Jakarta Utara di Awal Tahun 2026
16 Anak Stunting di Bogor Utara Lulus Usai Enam Bulan Intervensi Bersama Rumah Zakat
Prancis Kirim Delegasi ke Indonesia Bahas Isu Multilateral, Kerja Sama, dan Dukung Program Makan Bergizi
Komisi B DPRD Kota Depok Paparkan Renja Tahun 2026 di Paripurna Pembukaan Masa Sidang Pertama
100 Tahun Jam Gadang IMLF-4 Hadirkan Festival Literasi Internasional dengan Konsep Serba Seratus