Hari Bahasa Ibu Internasional 2026 Momentum Jaga Warisan Linguistik

Sabtu, 21 Feb 2026 20:16
    Bagikan  
Hari Bahasa Ibu Internasional 2026 Momentum Jaga Warisan Linguistik
Ilustrasi

Hari Bahasa Ibu Internasional diperingati setiap 21 Februari untuk meningkatkan kesadaran tentang keberagaman bahasa dan budaya. UNESCO menekankan pentingnya pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari identitas dan pengetahuan tradisional.

NARASINETWORK.COM - Setiap tanggal 21 Februari, dunia memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan keberagaman bahasa dan budaya, serta mendukung pendidikan multibahasa. Ide ini berasal dari Bangladesh dan diakui oleh UNESCO sejak tahun 2000, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan mahasiswa Bangladesh pada tahun 1952 dalam memperjuangkan pengakuan bahasa Bengali.

UNESCO melihat keragaman budaya dan bahasa sangat penting bagi masyarakat. Organisasi ini berupaya menjaga perbedaan budaya dan bahasa untuk mendorong toleransi dan saling menghormati. Bahasa berperan penting dalam menjaga pengetahuan dan budaya tradisional. Namun, banyak bahasa di dunia terancam punah, dan sekitar 40 persen penduduk dunia tidak mendapatkan pendidikan dalam bahasa yang mereka pahami.

Meski begitu, pendidikan multibahasa terus berkembang dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya hal ini, terutama di pendidikan awal. UNESCO mengajak semua pihak untuk berinvestasi dalam penularan bahasa, dengan melibatkan generasi muda sebagai bagian dari solusi. Keragaman bahasa adalah dasar dari perdamaian, martabat, dan inklusi.

Di Indonesia, Hari Bahasa Ibu Internasional sangat relevan karena Indonesia memiliki lebih dari 718 bahasa daerah. Pemerintah melalui Badan Bahasa Kemendikbud berupaya merevitalisasi bahasa daerah agar tidak punah.

Penggunaan bahasa ibu di pendidikan dasar membantu anak-anak lebih mudah memahami pelajaran dan memperkuat identitas budaya mereka. Data dari Badan Bahasa Kemendikbud menunjukkan bahwa sekitar 11 bahasa daerah di Indonesia telah punah, dan puluhan lainnya dalam kondisi kritis, terutama di wilayah Maluku dan Papua.

Penyebabnya antara lain jumlah penutur yang berkurang dan penggunaan bahasa Melayu lokal atau bahasa Indonesia yang lebih dominan. Hal ini mengingatkan akan pentingnya menjaga bahasa daerah sebagai bagian dari identitas bangsa.

Untuk memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional, berikut beberapa kegiatan yang bisa dilakukan di sekolah atau komunitas : 

- Lomba Bertutur

Mengadakan lomba bercerita atau membaca puisi dalam bahasa daerah.

- Sehari Berbahasa Ibu

Menggunakan bahasa daerah dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah.

- Pameran Literasi

Menampilkan kosakata unik dari berbagai bahasa daerah dengan desain menarik.

- Revitalisasi Digital

Membuat konten edukasi tentang dialek lokal di media sosial.

Dengan upaya-upaya ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya bahasa daerah semakin meningkat dan keberagaman budaya Indonesia tetap terjaga.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

TVRI Perluas Akses Penyiaran Lewat Uji Coba 5G Broadcast Tanpa Kuota Internet
Pengelolaan Informasi Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan pada Ajang IDEAS 2026
Kemendikdasmen Gelar Bintang Sobat SMP 2026 Dorong Murid Jadi Penggerak Budaya Digital Positif
Wamenhaj Dorong Ormas Islam Kelola Bimbingan Haji dan Umrah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar pada 2026
Digital Detox Jadi Pilihan Saat Informasi Terus Membanjiri Ruang Digital
Kemkomdigi Ajak Generasi Muda Kembangkan Satelit Buatan Indonesia
INNOPROM 2026 Jadi Momentum Industri Agro Indonesia Perluas Pasar ke Kawasan Eurasia
Dari Batik hingga Drone Produk Manufaktur Indonesia Dipromosikan ke Pasar Eurasia melalui INNOPROM 2026
Indonesia Perluas Kemitraan Industri dengan Rusia melalui Tujuh MoU di INNOPROM 2026
Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 Indonesia dan Armenia Bahas Perluasan Kerja Sama Industri
Wonogiri Kukuhkan Identitas sebagai Ibu Kota Mi Ayam Bakso
Sempat Hilang Kontak Sepekan, Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra Ditemukan Selamat
Bhinneka Run 2026 Diikuti 3.500 Peserta, Menpora Apresiasi Partisipasi Pelari Disabilitas
SRMA 10 Jakarta Selatan Tampilkan Program Pembinaan Siswa pada Open House 2026
Program “Liburan ke Kampung Main” Dorong Wisata Edukasi Anak Selama Liburan Sekolah
Rute Internasional Muscat–Medan Resmi Beroperasi Dorong Pertumbuhan Wisata Sumatra Utara
Kemdiktisaintek Dorong Peninjauan UKT bagi Calon Mahasiswa yang Terkendala Registrasi Ulang
Kemdiktisaintek Bekali 54 Pendidik SMA Unggul Garuda Jelang Tahun Ajaran Baru
Gerakan Penanaman Mangrove di Brebes Perkuat Perlindungan Pesisir dan Dukung Target Nasional