PON 2028 NTT-NTB Provinsi Penyangga untuk Efisiensi Fasilitas Olahraga

Sabtu, 21 Feb 2026 19:29
    Bagikan  
PON 2028 NTT-NTB Provinsi Penyangga untuk Efisiensi Fasilitas Olahraga
Istimewa

Keterbatasan fasilitas olahraga mendorong munculnya ide provinsi penyangga untuk PON 2028 di NTT-NTB. Menpora Erick Thohir mendukung ide ini dan menunggu keputusan KONI sebelum mengeluarkan surat resmi terkait penyelenggaraan.

NARASINETWORK.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menyambut baik ide provinsi penyangga dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Keputusan resmi akan menunggu penetapan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Erick Thohir menyampaikan hal ini kepada media di Graha Kemenpora, Jumat (20/2). "Saya terbuka dengan ide ini, tetapi saya menunggu keputusan KONI sebelum mengeluarkan surat resmi mengenai penunjukan NTT dan NTB sebagai tuan rumah dengan dukungan provinsi lain," katanya.

Menpora telah bertemu dengan Ketua Umum KONI, Marciano Norman, dan Sekretaris Jenderal, Tubagus Ade Lukman Djajadikusuma, untuk menyinkronkan persiapan PON, termasuk memastikan NTT-NTB tetap menjadi tuan rumah bersama dengan dukungan provinsi penyangga.

Ide provinsi penyangga muncul karena keterbatasan pembangunan fasilitas tambahan, terutama venue olahraga. "Kerja sama dengan Menteri Dalam Negeri menunjukkan banyak fasilitas yang belum optimal, termasuk olahraga. Tidak ada rencana pembangunan venue baru," jelas Menpora.

Efisiensi dalam pembangunan fasilitas olahraga juga diterapkan di negara lain, termasuk Australia dalam persiapan Olimpiade Brisbane. Banyak negara kini mengutamakan efisiensi ekonomi untuk menghindari fasilitas yang tidak terpakai maksimal di masa depan.

"NTT-NTB bersama KONI dapat mengadakan rapat koordinasi nasional untuk menentukan provinsi pendukung. Tuan rumah tetap NTT-NTB, tetapi provinsi dengan fasilitas memadai dapat digunakan," terangnya.

Menpora menunggu keputusan resmi KONI sebelum mengeluarkan surat resmi sebagai dasar hukum penyelenggaraan PON NTT-NTB dengan dukungan provinsi lain. "Surat belum saya keluarkan. Setelah ada keputusan, baru saya keluarkan. Dasar hukum harus jelas agar tidak menimbulkan masalah audit di masa depan," pungkasnya.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026
Pameran tunggal Ireng Halimun  “My Artistic Soul”, digelar di Koi Kemang, Jakarta, pada 11–31 Agustus 2026
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal dan Lebih dari 2.000 Warga Mengungsi
Gathering Nasabah Adira Finance Cabang Madiun Pererat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Nasabah
KUNTARI’s Mutu Beton: Unorthodox Sounds at Galeri Salihara
KUNTARI Presents Mutu Beton at Galeri Salihara as Part of SIPFest 2026
Dari 10 Kata Siswa SMP Daarul Ma’arif Semper Timur Belajar Menulis Puisi
Konferprov PWI Jawa Barat 2026: Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua, Persaingan Menghangat
Bapenda Kabupaten Bandung Perkuat Akurasi Penerimaan Retribusi Daerah
Kebakaran Gunung Bromo Meluas 176 Hektare Lahan Terbakar dan Wisata Ditutup
Google Pixel 11 Dijadwalkan Meluncur 12 Agustus 2026 Ini Bocoran Harga dan Spesifikasinya