Komunitas Insani Winsar Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bagi Anak Difabel

Rabu, 24 Dec 2025 13:57
    Bagikan  
Komunitas Insani Winsar Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bagi Anak Difabel
Istimewa

Pada Selasa (23/12/2025) sebanyak 40 anak difabel dari Komunitas Insani Winsar mengikuti skrining kesehatan gratis di Balai Warga RW 04 Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

NARASINETWORK.COM - Sebanyak 40 anak difabel yang tergabung dalam Komunitas Insani Winsar mengikuti kegiatan skrining kesehatan di Balai Warga RW 04 Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, pada hari Selasa kemarin (23/12/2025).

Lurah Rawa Buaya, Junaidi, mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi kaum difabel memiliki peran yang sangat penting untuk memastikan mereka mendapatkan hak akses terhadap layanan kesehatan yang setara dan berkualitas. Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini melibatkan petugas medis dari Puskesmas Cengkareng dan Puskesmas Rawa Buaya, dengan total partisipan sebanyak 40 anak difabel dari komunitas tersebut.

"Ada enam petugas medis dari Puskesmas Cengkareng dan Puskesmas Rawa Buaya yang bertugas memeriksa kesehatan anak-anak difabel pada kegiatan ini," ujarnya.

Jenis pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, lanjut Junaidi, mencakup pengukuran berat dan tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gigi, serta pemeriksaan dahak dan kondisi kesehatan lainnya yang relevan.

"Alhamdulillah, proses pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan menunjukkan hasil yang baik," tukasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bina Insani Winsar, Dwi Handayatun, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan memiliki nilai penting bagi kaum difabel, dengan tujuan untuk menjaga kondisi kesehatan mereka dan meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh.

"Pemeriksaan kesehatan sangat diperlukan agar mereka dapat selalu dalam kondisi sehat, serta menjalani hidup yang mandiri dan memiliki makna bagi diri mereka sendiri," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, lanjut Dwi Handayatun, sebagian besar peserta dalam kondisi kesehatan yang baik. Namun demikian, terdapat sejumlah anggota komunitas difabel dewasa yang menunjukkan kondisi tekanan darah tinggi.

"Ketika dilakukan pemeriksaan tekanan darah, ditemukan beberapa orang yang memiliki angka tekanan darah di atas batas normal. Kondisi tersebut kemungkinan terkait dengan kelelahan, mengingat mereka baru saja mengikuti sejumlah aktivitas dan kegiatan sebelum mengikuti skrining kesehatan," tambahnya.

 

 

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Persib Berhasil Bungkam Persija di Segiri, Maung Bandung Makin Kokoh di Puncak
Big Match Panas! Persija vs Persib Sore Ini, Duel Gengsi yang Bikin Deg-degan
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Trenggalek Dorong Perbaikan Gizi dan Pemberdayaan Ekonomi Desa
Giliran Warga Desa Sukowetan Trenggalek yang Mendapat Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis
Warga Ciparay Dihebohkan Oleh Penemuan Seorang Wanita Muda yang Meninggal Dunia di Kontrakan
Ketua HIPMI Kabupaten Bandung Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Investasi Rp3 Miliar
Program MBG Jadi Investasi Jangka Panjang Bangun Generasi Unggul Hingga Perkuat Ekonomi Desa
Edhie Baskoro Bicara Tentang Pentingnya Program MBG untuk Membangun Masa Depan Bangsa
Pelayanan KRL Normal Kembali Jejak Duka Masih Terasa di Bekasi Timur
Sketsa Gaya 'Rancangan Busana Inklusif dan Bertekstur' Vol.4
Wabup Ali Syakieb Audiensi dengan Wamenpora Taufik Hidayat, Ini yang Dibahas
Produksi Beras Capai 19,31 Juta Ton BPS Catat Kenaikan Tipis
Tata Kelola Migas dan Inovasi Teknologi dalam Menghadapi Tantangan Global
Waisak 2570 BE "Penghormatan dan Doa untuk Para Pejuang"
Riset Universitas Sebelas Maret Surakarta Ungkap Peran Adiwiyata dalam Membentuk Karakter
Mahasiswa Prodi Sosant UNS Teliti Penerapan Nilai Adiwiyata di Tiga Tingkatan Sekolah di Surakarta
Iyut Fitra Penyair yang Memeluk Kata Hingga Napas Terakhir
WOW! Rp. 220 Miliar Dianggarkan Untuk Pembangunan Danau, Retensi hingga Normalisasi Sungai di Kawasan Banjir
Dorong Prestasi dan Partisipasi, Raperda Keolahragaan Daerah Disetujui di Paripurna
KDS: Rekomendasi DPRD Jadi Acuan Perbaikan Kinerja Pemkab Bandung