Program MBG Jadi Investasi Jangka Panjang Bangun Generasi Unggul Hingga Perkuat Ekonomi Desa

Kamis, 7 May 2026 23:06
    Bagikan  
Program MBG Jadi Investasi Jangka Panjang Bangun Generasi Unggul Hingga Perkuat Ekonomi Desa
Dok. MBG

Program MBG Jadi Investasi Jangka Panjang Bangun Generasi Unggul Hingga Perkuat Ekonomi Desa

NARASINETWORK.COM -Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja berjalan dengan lancar di Desa Wonogondo, Kebon Agung, Kabupaten Pacitan, Selasa (5/5). Tujuan dari diadakannya sosialisasi program MBG ini adalah untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjalani asupan gizi sejak dini.

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi XII DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, Kepala Desa Wonogondo Indra Rukmana, Kepala KPPG Jember Said Karim, ST., M.Si. dan dihadiri oleh ratusan peserta yang merupakan warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Edhie Baskoro Yudhoyono menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda, khususnya anak-anak usia sekolah. Program ini diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sekaligus meningkatkan konsentrasi dan daya belajar siswa di sekolah.
Menurutnya, pemenuhan gizi menjadi fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. Selain berdampak pada kesehatan dan pendidikan, program MBG juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM lokal dalam rantai pasok pangan.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya tentang penyediaan makanan bergizi, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk membangun masa depan bangsa yang lebih baik melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat,” ujar Edhie Baskoro Yudhoyono.
Lebih lanjut, Edhie juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan masyarakat desa, termasuk pengembangan sektor peternakan lokal seperti budidaya ayam petelur. Langkah tersebut dinilai dapat memperkuat keberhasilan program sekaligus menciptakan ekosistem ekonomi desa yang berkelanjutan.
MBG bukan sekadar program bantuan pangan, melainkan solusi strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan anak-anak. Ia menilai keterlibatan masyarakat dalam program ini membuka peluang usaha baru dan dapat memperkuat ekonomi lokal.
Program MBG mencerminkan upaya menuju kemandirian pangan sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Ketika kebutuhan gizi terpenuhi dan roda ekonomi terus bergerak, maka fondasi menuju masa depan Indonesia akan semakin kuat.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat Program MBG sebagai upaya terpadu pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Bea Cukai Tegaskan Penumpukan Kontainer Wuling Bukan Masalah Kepabeanan
Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas KLH/BPLH pada 2027
Yenny Wahid Apresiasi Dukungan Presiden terhadap Pelatnas Jangka Panjang
Mandiri Jogja Marathon 2026 Catat Rekor 10.200 Peserta dari 17 Negara
Pemandian Air Panas Cibolang Akan Bersolek, Begini Penjelasan Pengelola
Lomba Melukis Bung Karno dan Megawati Meriahkan Bung Karno Festival 2026 di Tugu Proklamasi Jakarta
Mahakarya Randai 4 "Bujang Sambilan" Hidupkan Legenda Danau Maninjau Di Taman Ismail Marzuki Jakarta
Kemenpora RI Apresiasi MCGJWC 2026 Dukung Pembinaan Atlet Golf Junior Internasional
Pameran Tunggal Andri Wintarso di Perpusnas Tampilkan Lebih dari 40 Karya Bertema Art Therapy
Kupang–Dili Perjalanan Darat Menembus Perbatasan Motaain dan Batugade
Dili 2026 Menata Perekonomian di Tengah Integrasi ASEAN
Hidangan Khas Malam Satu Suro dan Jejak Tradisi Tahun Baru Jawa
Malam Satu Suro 2026 Sejarah Penetapan Kalender Jawa, Makna Peringatan, dan Tradisi yang Masih Dilestarikan
Indonesia-Qatar Siapkan Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Garuda Muda U-12 dan U-14 Wakili Indonesia pada AFC Vietnam Hanoi International 2026
RSUD Majalaya Menggelar Review Standar Pelayanan Lama dan Sosialisasi Standar Pelayanan Baru Bedah Saraf
Kopaja dalam Lintasan Sejarah Transportasi Jakarta
Direktorat Kebudayaan UI Peringati Malam 1 Suro melalui Ritual Budaya dan Refleksi Diri
Kisruh PCMB SPMB 2026 di Jabar, Fortusis Minta Investigasi Menyeluruh dan Evaluasi Sistem
Tahun Baru Islam 1448 H Menteri Agama Dorong Penguatan Dialog dan Kepedulian Sosial