Edhie Baskoro Bicara Tentang Pentingnya Program MBG untuk Membangun Masa Depan Bangsa

Kamis, 7 May 2026 22:27
    Bagikan  
Edhie Baskoro Bicara Tentang Pentingnya Program MBG untuk Membangun Masa Depan Bangsa
Dok. Mahasiswa UNS

Edhie Baskoro Bicara Tentang Pentingnya Program MBG untuk Membangun Masa Depan Bangsa

NARASINETWORK.COM -Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja digelar di Desa Cokrokembang, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Selasa (5/5). Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda, khususnya anak-anak usia sekolah. 

Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi XII DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono sebagai pembicara utama, kemudian Kepala Desa Cokrokembang Gunadi, serta Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Pacitan, Listiana Asworo, S.IP., M.A.
Dalam kesempatan tersebut, Edhie Baskoro Yudhoyono menegaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik menjadi fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. Melalui sinergi bersama Badan Gizi Nasional, program MBG tidak hanya berfokus pada kesehatan anak, tetapi juga membuka peluang penguatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi pangan lokal.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya tentang penyediaan makanan bergizi, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk membangun masa depan bangsa yang lebih baik melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat,” ujar Edhie Baskoro Yudhoyono. 
Program ini diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sekaligus meningkatkan konsentrasi dan daya belajar siswa di sekolah.
MBG hadir sebagai langkah nyata dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, program ini tidak hanya menjawab kebutuhan gizi anak sekolah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, MBG juga membuka peluang ekonomi baru melalui keterlibatan petani, nelayan, UMKM, hingga pelaku usaha kuliner lokal dalam rantai pasok pangan bergizi.
Dengan dilakukannya kegiatan sosialisasi di Desa Cokrokembang ini masyarakat diharapkan dapat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak sekaligus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya bersama menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026
Pameran tunggal Ireng Halimun  “My Artistic Soul”, digelar di Koi Kemang, Jakarta, pada 11–31 Agustus 2026
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal dan Lebih dari 2.000 Warga Mengungsi
Gathering Nasabah Adira Finance Cabang Madiun Pererat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Nasabah
KUNTARI’s Mutu Beton: Unorthodox Sounds at Galeri Salihara
KUNTARI Presents Mutu Beton at Galeri Salihara as Part of SIPFest 2026
Dari 10 Kata Siswa SMP Daarul Ma’arif Semper Timur Belajar Menulis Puisi
Konferprov PWI Jawa Barat 2026: Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua, Persaingan Menghangat
Bapenda Kabupaten Bandung Perkuat Akurasi Penerimaan Retribusi Daerah
Kebakaran Gunung Bromo Meluas 176 Hektare Lahan Terbakar dan Wisata Ditutup
Google Pixel 11 Dijadwalkan Meluncur 12 Agustus 2026 Ini Bocoran Harga dan Spesifikasinya
1.245 Tersangka Diciduk! Polda Jabar Sita Jutaan Obat Terlarang hingga 21 Ribu Botol Miras
Erwan Kusuma Hermawan Didapuk Jadi Ketua KODRAT Kabupaten Bandung, Persiapkan Target Besar
Kekeringan Mulai Menghantam Arjasari, 5.558 Warga Terima Bantuan Air Bersih
BPBD Kabupaten Bandung Sebut Armada dan Operasional Masih Tidak Optimal, 7 Mobil Tangki Air Diajukan ke BNPB