Noodles at Night 'A Cosy Bite After a Busy Day'

Minggu, 1 Feb 2026 22:53
    Bagikan  
Noodles at Night 'A Cosy Bite After a Busy Day'
Nana Wiyono

Setelah hari kerja yang panjang, mangkuk mie hangat sederhana dari tempat yang sudah dikenal memberikan kenyamanan sempurna. Makanan yang lezat dan mengenyangkan itu menghilangkan pikiran tentang pekerjaan serta menyegarkan tubuh.

NARASINETWORK.COM - Lampu neon yang menerangi lorong gedung perkantoran terlihat jelas ketika kakinya melangkah keluar dari lift. Jam menunjukkan pukul 19.15 – hari kerja yang penuh dengan rapat dan berkas-berkas dokumen akhirnya usai. Sepasang kaki yang tadinya berat perlahan berubah menjadi lebih ringan saat menyusuri gang kecil yang sudah dikenal baik, tempat mie favorit yang selalu ada di sana, menunggu dengan uap hangat yang mengundang.

Tak perlu lama memilih menu. Tangan sudah terbiasa mengangkat jempol ketika sang penjual menyapa dengan senyum hangat, “Seperti biasa ya mas?” Dalam beberapa menit kemudian, mangkuk mie berwarna hijau tosca diletakkan dengan lembut di atas meja kayu yang sedikit licin akibat uap air. Sebelum sendok menyentuh sup, tangannya sudah tergesa-gesa mengambil garpu, mengangkat gumpalan mie panjang bersama dedaunan hijau yang segar.

Mie yang sedikit lentur namun tetap kenyal bergeser di antara gigi. Sup yang sedikit pedas dengan rasa gurih yang pas langsung menghangatkan perut yang sudah mulai keroncongan. Setiap gigitan rasanya seperti penghargaan bagi tubuh yang telah bekerja keras seharian. Dedaunan bayam atau kangkung yang masih segar memberikan sentuhan segar yang menyegarkan, menyetarakan rasa gurih dari kuahnya. Di saat seperti ini, semua pikiran tentang laporan dan tenggat waktu seolah lenyap terbawa arus uap hangat dari mangkuk itu.

Tak ada kelezatan yang rumit atau hidangan yang megah di sini. Cuma mangkuk mie sederhana yang bisa ditemukan di sudut kota mana saja. Tapi di malam hari setelah bekerja, tidak ada yang bisa menyamai sensasi menikmati makanan hangat yang meresap hingga ke tulang. Saat terakhir mie terangkat dari mangkuk dan sup terakhir diminum habis, tubuh terasa kembali penuh energi, siap menghadapi hari esok yang baru.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pemandian Air Panas Cibolang Akan Bersolek, Begini Penjelasan Pengelola
Lomba Melukis Bung Karno dan Megawati Meriahkan Bung Karno Festival 2026 di Tugu Proklamasi Jakarta
Mahakarya Randai 4 "Bujang Sambilan" Hidupkan Legenda Danau Maninjau Di Taman Ismail Marzuki Jakarta
Kemenpora RI Apresiasi MCGJWC 2026 Dukung Pembinaan Atlet Golf Junior Internasional
Pameran Tunggal Andri Wintarso di Perpusnas Tampilkan Lebih dari 40 Karya Bertema Art Therapy
Kupang–Dili Perjalanan Darat Menembus Perbatasan Motaain dan Batugade
Dili 2026 Menata Perekonomian di Tengah Integrasi ASEAN
Hidangan Khas Malam Satu Suro dan Jejak Tradisi Tahun Baru Jawa
Malam Satu Suro 2026 Sejarah Penetapan Kalender Jawa, Makna Peringatan, dan Tradisi yang Masih Dilestarikan
Indonesia-Qatar Siapkan Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Garuda Muda U-12 dan U-14 Wakili Indonesia pada AFC Vietnam Hanoi International 2026
RSUD Majalaya Menggelar Review Standar Pelayanan Lama dan Sosialisasi Standar Pelayanan Baru Bedah Saraf
Kopaja dalam Lintasan Sejarah Transportasi Jakarta
Direktorat Kebudayaan UI Peringati Malam 1 Suro melalui Ritual Budaya dan Refleksi Diri
Kisruh PCMB SPMB 2026 di Jabar, Fortusis Minta Investigasi Menyeluruh dan Evaluasi Sistem
Tahun Baru Islam 1448 H Menteri Agama Dorong Penguatan Dialog dan Kepedulian Sosial
Menjaga Nyala di Balik Kedaton Transisi Kebudayaan Ternate di Tangan Sultan ke-49
Apakah Aman Makan Telur Setiap Hari?
Peran Media Partner Dorong Keberhasilan Penyelenggaraan IMLF-4
Ananda Sukarlan Padukan Musik Portugal dan Tanah Airku untuk Film Dokumenter Rainha Boki Raja