Rahasia Masak Ketupat Empuk dan Tidak Cepat Basi

Sabtu, 21 Mar 2026 02:22
    Bagikan  
Rahasia Masak Ketupat Empuk dan Tidak Cepat Basi
Istimewa

Memasak ketupat agar empuk dan tahan lama dimulai dengan memilih janur kuning muda serta beras pulen yang sudah direndam selama 30 menit.

NARASINETWORK.COMJAKARTA, Menjelang hari raya, ketupat menjadi hidangan utama untuk melengkapi sajian opor ayam atau rendang. Membuat ketupat yang empuk, kenyal, dan tidak cepat basi memerlukan teknik tepat. Banyak orang mengeluhkan hasil yang terlalu lembek atau masih keras karena cara pengolahan keliru.

Langkah awal dimulai dari pemilihan janur dan kualitas beras. Pilihlah janur yang berwarna kuning muda atau hijau cerah karena janur tua akan membuat warna ketupat menjadi merah kecokelatan. Gunakan jenis beras pulen yang sudah dicuci bersih dan direndam selama 30 menit untuk mendapatkan tekstur lembut.
Cara mengisi beras ke kulit janur sangat menentukan hasil akhir. Masukkan beras sebanyak dua pertiga dari volume wadah tersebut agar tidak terlalu keras. Ruang kosong yang tersisa berguna agar beras memiliki tempat mengembang saat direbus, sehingga tingkat kematangan bisa merata sampai ke bagian tengah.
Proses merebus biasanya memakan waktu sekitar 4 sampai 5 jam menggunakan panci biasa. Pastikan seluruh bagian terendam air mendidih dan segera tambahkan air panas jika volume air mulai menyusut. Penggunaan panci presto bisa menjadi pilihan alternatif jika ingin menghemat waktu masak menjadi sekitar satu jam saja.
Setelah matang, segera angkat dan tiriskan ketupat dengan cara digantung di tempat terbuka. Langkah ini sangat penting karena sisa air yang mengendap bisa membuat makanan cepat berlendir dan basi. Dengan cara digantung, uap air akan keluar dan kulit janur cepat kering sehingga ketupat bisa awet hingga dua hari.
Jika masih ada sisa, ketupat dingin bisa dipanaskan kembali dengan cara dikukus selama 15 sampai 20 menit agar teksturnya tetap lembut. Hindari merebusnya kembali di dalam air karena bisa membuat tekstur menjadi lembek.
Penyimpanan di dalam kulkas juga diperbolehkan asalkan ketupat diletakkan dalam wadah kedap udara.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Produksi Beras Capai 19,31 Juta Ton BPS Catat Kenaikan Tipis
Tata Kelola Migas dan Inovasi Teknologi dalam Menghadapi Tantangan Global
Waisak 2570 BE "Penghormatan dan Doa untuk Para Pejuang"
Riset Universitas Sebelas Maret Surakarta Ungkap Peran Adiwiyata dalam Membentuk Karakter
Mahasiswa Prodi Sosant UNS Teliti Penerapan Nilai Adiwiyata di Tiga Tingkatan Sekolah di Surakarta
Iyut Fitra Penyair yang Memeluk Kata Hingga Napas Terakhir
WOW! Rp. 220 Miliar Dianggarkan Untuk Pembangunan Danau, Retensi hingga Normalisasi Sungai di Kawasan Banjir
Dorong Prestasi dan Partisipasi, Raperda Keolahragaan Daerah Disetujui di Paripurna
KDS: Rekomendasi DPRD Jadi Acuan Perbaikan Kinerja Pemkab Bandung
KDS Tegaskan Komitmen Pembenahan Data Lahan di Rakor LP2B ATR/BPN
Heru Tjahjono: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Fondasi Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045
Terobosan Baru Susi Pudjiastuti, Ambil Alih Warga Terlilit Pinjol jadi Nasabah Bank BJB
BREAKING NEWS "Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur"
Geger! Seorang Pria di Jelekong Kabupaten Bandung Tewas Bersimbah Darah, Diduga Terbakar Api Cemburu
IMLF-4 Fadli Zon Dijadwalkan Tandatangani Sampul Peringatan Seabad Jam Gadang
Keluhan Pelanggan Meningkat, Layanan PDAM Tirta Raharja Jadi Sorotan di Ciparay
Ridwan Ginanjar Serukan Pemuda Jawa Barat Ambil Peran Solusi Berbasis Komunitas di 2026
Sketsa Gaya 'Gaya Skater Santai dan Nyaman' Vol.3
Industri Makanan dan Minuman Pertahankan Produksi Pemerintah Dorong Inovasi Kemasan Alternatif
Satpol PP Kabupaten Bandung dan Sejumlah Pihak Tertibkan Bangli Di Wilayah Margahayu