Vegetarian Charity 2025 : MABGI dan Walubi Satukan Ribuan Hati dalam Aksi Kemanusiaan

Selasa, 4 Nov 2025 00:04
    Bagikan  
Vegetarian Charity 2025 : MABGI dan Walubi Satukan Ribuan Hati dalam Aksi Kemanusiaan
Istimewa

MABGI dan Walubi gelar Vegetarian Charity 2025, ajak masyarakat hidup selaras dengan alam dan tanamkan nilai kasih sayang melalui aksi nyata di Jakarta.

NARASINETWORK.COM - Semangat welas asih dan kepedulian membahana di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, pada Minggu (2/11/2025). Ribuan umat Buddha dan relawan dari berbagai penjuru berkumpul dalam acara Vegetarian Charity 2025 yang diselenggarakan oleh Majelis Agama Buddha Guang Ji Indonesia (MABGI) bekerja sama dengan Walubi. Acara ini menjadi oase kedamaian di tengah hiruk pikuk kota, dengan pesan cinta kasih yang universal sebagai inti acaranya.

Sejak pagi hari, area Jiexpo Kemayoran telah dipenuhi oleh lautan manusia yang antusias mengikuti rangkaian acara. Dimulai dengan doa bersama yang khidmat, acara ini dilanjutkan dengan pertunjukan seni budaya yang memukau. Tarian-tarian tradisional, alunan musik yang menenangkan, serta lantunan ayat suci Buddha memenuhi ruang, menciptakan suasana yang sakral dan penuh kedamaian.

Salah satu daya tarik utama acara ini adalah parade makanan vegetarian yang menampilkan 128 menu dari berbagai daerah di Indonesia. Aroma rempah-rempah yang menggoda, warna-warni sayuran yang segar, serta cita rasa yang lezat menggugah selera para pengunjung. Para koki vegetarian dengan bangga menyajikan hidangan-hidangan terbaik mereka, membuktikan bahwa makanan vegetarian tidak hanya sehat, tetapi juga lezat dan menggugah selera.

Selain itu, acara ini juga menjadi ajang penggalangan dana sosial yang akan disalurkan melalui Yayasan Dana Paramita Guang Ji Indonesia. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung berbagai program sosial dan kemanusiaan, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi umat, serta pelestarian lingkungan hidup.

Ketua Umum MABGI, Pandita Hasan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Vegetarian Charity ini merupakan wujud nyata dari praktik kebajikan yang dapat dilakukan oleh siapa saja. "Melalui acara ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kasih sayang tanpa kekerasan, serta mengajak masyarakat untuk hidup selaras dengan alam," ujarnya dengan penuh semangat.

Sekretaris Jenderal MABGI, Rudy Sumanto, menambahkan bahwa hasil penggalangan dana akan digunakan untuk mendukung berbagai bidang yang membutuhkan. "Kami berharap, bantuan yang kami berikan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan, serta memberikan inspirasi bagi orang lain untuk melakukan hal yang sama," ucapnya.

Acara Vegetarian Charity 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa semangat welas asih dan kepedulian terhadap sesama masih sangat kuat di kalangan umat Buddha Indonesia. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin, untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat luas, serta menciptakan dunia yang lebih damai dan harmonis.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Borobudur Sebagai Living Heritage dalam Kirab Pusaka Nusantara
Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian
UU PDP dan Dilema Keamanan Akses Gedung
Job Fair Bandung Bedas Expo 2026 Diserbu Pencari Kerja, Lebih dari 1.200 Lowongan Tersedia
Semarak Hari Jadi ke-385, Bapenda Kabupaten Bandung Ajak Warga Ramaikan “Bandung Bedas Expo 2026”
Situasi Selat Hormuz Dorong Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor
Tiga Regulasi Baru Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
WALHI Soroti Lahan Kritis dan Tutupan Hutan Kabupaten Bandung yang Terus Menyusut
Hari Seni Sedunia Memuliakan Ekspresi dan Budaya Global
Digitalisasi Khazanah Islam Menjaga Karya Ulama Tetap Hidup
Dirut BUMD Bandung Daya Sentosa Dijebloskan ke Tahanan, Skema Bisnis Berujung Dugaan Korupsi Ratusan Milyar
Program MBG Adalah Fondasi Membangun Generasi Sehat dan Cerdas di Srengat Blitar
Rini Intama Menyuarakan Sejarah Lewat Kata dan Kain 'Molase dan Dinayra'
Catatan Perjalanan dari Tepi Selat Lombok
Menelusuri Eksotisme Laut Asia Tenggara Bersama Silolona Sojourns
Sketsa Gaya 'Pilihan Busana Anggun untuk Usia 70 Tahun ke Atas' Vol.1
Tren Alas Kaki Pointy Paduan Kenyamanan Flat Shoes dan Estetika Penari
Pergeseran Pandangan Masyarakat Terhadap Batasan Usia Belajar Balet