Program Makan Bergizi Gratis Dorong Penguatan Gizi dan Kemandirian Masyarakat

Selasa, 18 Nov 2025 14:59
    Bagikan  
Program Makan Bergizi Gratis Dorong Penguatan Gizi dan Kemandirian Masyarakat
Dok. MBG

Program Makan Bergizi Gratis Dorong Penguatan Gizi dan Kemandirian Masyarakat

NARASINETWORK.COM -Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin menjadi perhatian publik sebagai salah satu upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan pangan sehat dan merata.

Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif tentang pentingnya pola makan seimbang, terutama bagi kelompok usia rentan dan keluarga dengan keterbatasan akses pangan.


Pernyataan itu disampaikan langsung Anggota DPR RI saat sosialisasikan program MBG bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Toba, Sabtu (15/11). Sosialisasi program MBG dilakukan pemerintah dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat sejak dini.

Anggota Komisi IX DPR RI, Rama Aditya Nugraha, pelaksanaan program MBG adalah wujud komitmen negara dalam memastikan setiap warga memperoleh hak dasar untuk hidup sehat. Ia menegaskan bahwa MBG dirancang sebagai gerakan bersama, bukan sekadar kegiatan pembagian makanan.

“Program ini mengajak semua pihak untuk melihat pentingnya pemenuhan gizi sebagai landasan masa depan. Kita ingin masyarakat bukan hanya menerima manfaatnya, tetapi juga terlibat dalam membangun pola hidup sehat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Lestari Widyaningsih, menyampaikan bahwa MBG memiliki dampak strategis terhadap peningkatan kualitas kesehatan keluarga. Ia menekankan pentingnya memastikan menu yang disajikan memenuhi standar gizi dan aman dikonsumsi.

“Keberhasilan MBG tidak hanya terletak pada distribusinya, tetapi pada bagaimana masyarakat memahami nilai dari makanan sehat. Kami terus mendorong edukasi agar keluarga mampu menerapkan pola makan bergizi dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Lestari.

 

Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus pemerhati gizi, Halim Purwanto, menilai bahwa program ini dapat memperkuat kemandirian ekonomi lokal bila diintegrasikan dengan pemberdayaan pelaku usaha pangan daerah. Ia berharap MBG dapat membuka ruang bagi petani, UMKM kuliner, dan produsen pangan untuk turut berkontribusi. “Ketika bahan pangan berasal dari masyarakat sendiri, program ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menghidupkan ekonomi. Ini adalah peluang besar untuk memperkuat rantai pasok lokal,” jelasnya.

Para narasumber sepakat bahwa MBG bukan sekadar program intervensi gizi, tetapi gerakan kolektif untuk membangun generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan MBG agar dapat memberikan manfaat berkelanjutan di berbagai daerah.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Banana Tart Klasik Camilan Manis yang Mudah Dibuat Sendiri
Noodles at Night 'A Cosy Bite After a Busy Day'
Bulan Sya’ban Peristiwa Penting dan Tradisi yang Membentuk Kehidupan Beragama
Menghidupkan Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
Nisfu Sya’ban Momentum Istimewa di Bulan Sya’ban Tahun 2026
Pelantikan Pejabat Eselon II Kemenkeu Menkeu Soroti Pentingnya Kebijakan Fiskal yang Tepat
Presiden Prabowo Resmikan Dewan Energi Nasional Struktur Keanggotaan untuk Perumusan Kebijakan Energi
Film 'Para Perasuk (Levitating)' Wakili Indonesia dalam Ajang Sundance Film Festival 2026
Delegasi Uni Eropa dan AJI Gelar Lokakarya Perwakilan Polandia Berpartisipasi
FIFA Kunjungi Indonesia dengan Trofi Piala Dunia 2026 Menpora Erick Thohir Apresiasi Dukungan
Indonesian Embassy Empowers Young Representatives for CMUNCE 2026
Kemkomdigi Sabet Peringkat Keempat Nasional dalam Penilaian Kualitas Layanan Publik
Peran Strategis Data Dukcapil Diumumkan Mendagri dalam Pertemuan Tahunan PPATK
Indonesia’s Higher Education Modernisation Programme Aligns with UK International Education Strategy 2026
Wawancara Tokoh : Rini Intama "A Touch of Heritage by Dinayra Indonesian Wastra in Modern Fashion"
A Touch of Heritage by Dinayra Mengangkat Warisan Budaya dalam Desain Busana
POR DPRD Dimulai, Eksekutif dan Legislatif Bagai 2 Sisi Mata Uang
19 Kontributor Pajak Terbesar 2025, Diberi Hadiah Bapenda Kabupaten Bandung
Hadapi Pengurangan TKD Hampir Rp 1 Triliun, Bupati Bandung : Coret Belanja yang Tidak Penting!
Pemkab Bandung Teken SEB Penyelenggaraan Informasi Geospasial, Perkuat Integrasi Data Pembangunan