Kemenpora Dukung Upaya Tingkatkan Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi

Selasa, 21 Apr 2026 21:21
    Bagikan  
Kemenpora Dukung Upaya Tingkatkan Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi
Istimewa

Kementerian Pemuda dan Olahraga mendukung penguatan komunikasi publik program imunisasi melalui Forum Tematik Bakohumas. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi antarinstansi demi penyampaian informasi yang akurat dan terpercaya.

NARASINETWORK.COM JAKARTA, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia mendukung penguatan komunikasi publik terkait program imunisasi melalui Forum Tematik Bakohumas. Kegiatan bertema “Sinergi Humas Pemerintah untuk Program Imunisasi yang Lebih Kuat dan Terpercaya” ini berlangsung di Kantor Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Forum yang digelar oleh Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) ini membahas strategi penyampaian informasi guna meningkatkan kepercayaan masyarakat, khususnya dalam menghadapi dinamika konten di ruang digital.

Ketua Pelaksana Bakohumas sekaligus Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan, Marroli Jeni Indarto, menyampaikan bahwa kerja sama antarinstansi diperlukan untuk memastikan informasi yang disebarkan bersifat konsisten, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Sinergi antar humas pemerintah menjadi kunci untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap imunisasi. Diperlukan narasi yang konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan dalam menghadapi arus informasi yang berkembang,” ujarnya.

Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menegaskan imunisasi merupakan upaya kesehatan yang efektif untuk mencegah berbagai penyakit. Selain perbaikan layanan, cara penyampaian informasi yang tepat menjadi faktor penentu bagi masyarakat untuk menerima program ini.

“Imunisasi merupakan intervensi kesehatan yang efektif dalam mencegah penyakit. Selain penguatan layanan, komunikasi publik yang tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat,” jelasnya.

Dalam sesi diskusi, dokter muda sekaligus narasumber dari Kementerian Kesehatan, Muhammad Hildan Erriansyah, menyoroti pentingnya penyesuaian metode komunikasi. Penyampaian kepada generasi muda perlu disajikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami agar pesan dapat diterima dengan baik.

“Penyampaian informasi kesehatan kepada generasi muda perlu dilakukan dengan pendekatan yang lebih personal, sederhana, dan mudah dipahami, agar pesan dapat diterima secara efektif,” ungkapnya.

Lebih jauh dijelaskan, imunisasi dan aktivitas fisik merupakan dua unsur pendukung kesehatan yang saling melengkapi. Imunisasi berfungsi sebagai perlindungan awal, sementara olahraga berperan menjaga kondisi tubuh tetap bugar.

Forum juga menghadirkan paparan mengenai analisis percakapan publik di media sosial yang disampaikan oleh Ismail Fahmi. Pembahasan mencakup pola penyebaran informasi dan bentuk tanggapan masyarakat terhadap program imunisasi.

Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat koordinasi antarlembaga negara dalam menyebarluaskan informasi kesehatan. Tujuannya agar masyarakat, terutama kalangan muda, semakin memahami manfaat pencegahan penyakit serta pentingnya menjaga kebugaran jasmani.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Percepatan Indonesia Financial Center Tarik Investasi Global
Kemenpora Dukung Upaya Tingkatkan Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi
Kartini di Era Digital Menjaga Nilai Tata Krama di Tengah Kemajuan Zaman
Gizi Kuat, Bangsa Hebat: Nurhadi Gaungkan Program Makan Gratis di Kediri
Borobudur Sebagai Living Heritage dalam Kirab Pusaka Nusantara
Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian
UU PDP dan Dilema Keamanan Akses Gedung
Job Fair Bandung Bedas Expo 2026 Diserbu Pencari Kerja, Lebih dari 1.200 Lowongan Tersedia
Semarak Hari Jadi ke-385, Bapenda Kabupaten Bandung Ajak Warga Ramaikan “Bandung Bedas Expo 2026”
Situasi Selat Hormuz Dorong Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor
Tiga Regulasi Baru Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
WALHI Soroti Lahan Kritis dan Tutupan Hutan Kabupaten Bandung yang Terus Menyusut
Hari Seni Sedunia Memuliakan Ekspresi dan Budaya Global
Digitalisasi Khazanah Islam Menjaga Karya Ulama Tetap Hidup
Dirut BUMD Bandung Daya Sentosa Dijebloskan ke Tahanan, Skema Bisnis Berujung Dugaan Korupsi Ratusan Milyar
Program MBG Adalah Fondasi Membangun Generasi Sehat dan Cerdas di Srengat Blitar
Rini Intama Menyuarakan Sejarah Lewat Kata dan Kain 'Molase dan Dinayra'
Catatan Perjalanan dari Tepi Selat Lombok