Percepatan Indonesia Financial Center Tarik Investasi Global

Selasa, 21 Apr 2026 21:39
    Bagikan  
Percepatan Indonesia Financial Center Tarik Investasi Global
Istimewa

Presiden Prabowo Subianto bertemu Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan membahas kondisi ekonomi nasional dan situasi global. Pemerintah menilai ekonomi masih terjaga namun tetap waspada terhadap risiko luar negeri.

NARASINETWORK.COMJAKARTA, Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/4/2026). Pertemuan membahas perkembangan kondisi ekonomi dalam negeri di tengah perubahan situasi global, sekaligus merumuskan langkah guna menjaga stabilitas dan pertumbuhan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kondisi ekonomi domestik saat ini dinilai masih terjaga dengan baik. Pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko yang mungkin muncul akibat dinamika dunia luar.

“Dalam pertemuan tersebut, dibahas perkembangan ekonomi dalam negeri dan dinamika global. Aktivitas ekonomi nasional dinilai masih sangat terjaga, namun kewaspadaan tetap diperlukan. Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif untuk merespons dampak konflik global sekaligus menjaga momentum pertumbuhan,” ujarnya.

Lebih jauh dijelaskan, Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan sejumlah skenario kebijakan yang disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat serta memastikan stabilitas fiskal negara tetap terkendali. Salah satu fokus utama adalah penguatan digitalisasi pemerintahan atau govtech.

“Ketua Dewan Ekonomi Nasional menyampaikan sejumlah skenario kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat serta memastikan APBN tetap terkendali, termasuk melalui penguatan digitalisasi pemerintahan,” ungkap Teddy.

Salah satu langkah konkret yang tengah dijalankan adalah uji coba digitalisasi penyaluran bantuan sosial di Banyuwangi. Program ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dan memastikan bantuan sampai kepada pihak yang berhak menerima, sebelum diterapkan secara lebih luas.

“Digitalisasi bantuan sosial saat ini tengah diuji coba di Banyuwangi dan akan diperluas ke 42 kabupaten dan kota. Langkah ini diharapkan meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran penyaluran,” jelasnya.

Selain menjaga stabilitas domestik, pemerintah juga memanfaatkan peluang yang ada untuk menarik investasi, terutama dari kawasan Timur Tengah. Upaya ini dilakukan melalui percepatan pembentukan Indonesia Financial Center guna memperkuat daya tarik investasi nasional.

“Seiring dinamika global, pemerintah juga melihat peluang untuk menarik arus modal, terutama dari Timur Tengah, melalui percepatan pembentukan Indonesia Financial Center guna memperkuat daya tarik investasi nasional,” pungkas Sekretaris Kabinet. 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pendidikan Vokasi Jadi Prioritas Nasional Pemerintah
Percepatan Indonesia Financial Center Tarik Investasi Global
Kemenpora Dukung Upaya Tingkatkan Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi
Kartini di Era Digital Menjaga Nilai Tata Krama di Tengah Kemajuan Zaman
Gizi Kuat, Bangsa Hebat: Nurhadi Gaungkan Program Makan Gratis di Kediri
Borobudur Sebagai Living Heritage dalam Kirab Pusaka Nusantara
Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian
UU PDP dan Dilema Keamanan Akses Gedung
Job Fair Bandung Bedas Expo 2026 Diserbu Pencari Kerja, Lebih dari 1.200 Lowongan Tersedia
Semarak Hari Jadi ke-385, Bapenda Kabupaten Bandung Ajak Warga Ramaikan “Bandung Bedas Expo 2026”
Situasi Selat Hormuz Dorong Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor
Tiga Regulasi Baru Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
WALHI Soroti Lahan Kritis dan Tutupan Hutan Kabupaten Bandung yang Terus Menyusut
Hari Seni Sedunia Memuliakan Ekspresi dan Budaya Global
Digitalisasi Khazanah Islam Menjaga Karya Ulama Tetap Hidup
Dirut BUMD Bandung Daya Sentosa Dijebloskan ke Tahanan, Skema Bisnis Berujung Dugaan Korupsi Ratusan Milyar
Program MBG Adalah Fondasi Membangun Generasi Sehat dan Cerdas di Srengat Blitar
Rini Intama Menyuarakan Sejarah Lewat Kata dan Kain 'Molase dan Dinayra'