Sosialisasi MBG di Kediri Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang untuk Cegah Stunting

Selasa, 10 Mar 2026 01:20
    Bagikan  
Sosialisasi MBG di Kediri Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang untuk Cegah Stunting
Dok. MBG

Sosialisasi MBG di Kediri Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang untuk Cegah Stunting

NARASINETWORK.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak. Sosialisasi program tersebut digelar di Gedung Desa Ringinsari, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Kamis (5/3), dengan menghadirkan narasumber dari DPR RI, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, serta Badan Gizi Nasional.

Anggota Komisi IX DPR RI, Pulung Agustanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan ikhtiar pemerintah untuk menyiapkan generasi yang sehat dan kuat di masa depan. Meski tidak dapat hadir secara langsung, Pulung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan sosialisasi tersebut.
Ia menegaskan bahwa program MBG harus dijalankan dengan tepat sasaran dan transparan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
“Program ini adalah upaya bersama untuk menyiapkan generasi yang sehat dan kuat. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting agar pelaksanaannya berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat Kediri,” ujar Pulung dalam pesannya.
Program MBG bukan sekadar menyediakan makanan gratis, tetapi merupakan program prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia. Program ini juga bertujuan memperkenalkan pola makan sehat sejak dini, termasuk membiasakan anak-anak mengonsumsi sayur dan makanan bergizi seimbang.
Program MBG memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat karena bahan pangan yang digunakan akan diserap dari petani, peternak, nelayan, dan pedagang lokal. Selain itu, Badan Gizi Nasional juga akan bekerja sama dengan koperasi untuk menampung hasil bumi masyarakat dengan harga yang layak.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak, balita, serta ibu hamil dan ibu menyusui. Program MBG pun diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menurunkan angka stunting sekaligus mencetak generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Hidangan Khas Malam Satu Suro dan Jejak Tradisi Tahun Baru Jawa
Malam Satu Suro 2026 Sejarah Penetapan Kalender Jawa, Makna Peringatan, dan Tradisi yang Masih Dilestarikan
Indonesia-Qatar Siapkan Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Garuda Muda U-12 dan U-14 Wakili Indonesia pada AFC Vietnam Hanoi International 2026
Kopaja dalam Lintasan Sejarah Transportasi Jakarta
Direktorat Kebudayaan UI Peringati Malam 1 Suro melalui Ritual Budaya dan Refleksi Diri
Kisruh PCMB SPMB 2026 di Jabar, Fortusis Minta Investigasi Menyeluruh dan Evaluasi Sistem
Tahun Baru Islam 1448 H Menteri Agama Dorong Penguatan Dialog dan Kepedulian Sosial
Menjaga Nyala di Balik Kedaton Transisi Kebudayaan Ternate di Tangan Sultan ke-49
Apakah Aman Makan Telur Setiap Hari?
Peran Media Partner Dorong Keberhasilan Penyelenggaraan IMLF-4
Ananda Sukarlan Padukan Musik Portugal dan Tanah Airku untuk Film Dokumenter Rainha Boki Raja
PP TUNAS Mengatur Akses Digital Anak Demi Keamanan dan Pertumbuhan
Kisah Rainha Boki Raja Pemutaran Film dan Diskusi Sejarah di Galeri Nasional Indonesia
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Tingkatkan Kepatuhan Pajak
PCMB SPMB Jabar 2026 Diumumkan, Sistem Dikeluhkan Eror dan Sulit Diakses
DMDI Tiongkok Usulkan Aksara Jawi untuk Ikon Kota Bukittinggi
Kualitas Suara dan Kenyamanan Menjadi Alasan Walkman Sony Tetap Diminati
Pergeseran Teknologi Bawa Dampak pada Keberlangsungan Radio Konvensional
Piala Dunia 2026 Kunjungan Suporter Menurun Sektor Usaha Sesuaikan Target