Pengusulan STA Sebagai Pahlawan Nasional Wujud Ikhtiar Merawat Warisan Bahasa Menuju Indonesia Emas 2045

Kamis, 2 Jul 2026 15:28
    Bagikan  
Pengusulan STA Sebagai Pahlawan Nasional Wujud Ikhtiar Merawat Warisan Bahasa Menuju Indonesia Emas 2045
Istimewa

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menghadiri seminar pengusulan Sutan Takdir Alisjahbana sebagai Pahlawan Nasional di Universitas Nasional, Jakarta Selatan, pada (30/6/2026).

NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Menteri Sosial menghadiri seminar pengusulan sebagai Pahlawan Nasional di Auditorium Universitas Nasional, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026). Kegiatan yang digelar Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional ini diikuti sekitar 350 peserta sebagai bagian tahapan pengajuan gelar Pahlawan Nasional melalui forum akademik.

Sutan Takdir Alisjahbana dikenal berperan pada pengembangan bahasa Indonesia menuju bahasa modern. Jejak karyanya meliputi penyusunan tata bahasa Indonesia pada masa pendudukan Jepang, penggerak Angkatan Pujangga Baru melalui karya sastra serta polemik kebudayaan, serta pendirian Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK).

menyampaikan bahwa salah satu warisan penting terletak pada upaya pembentukan bahasa Indonesia sebagai bahasa modern. Ia menilai bahasa Indonesia tumbuh melalui proses panjang hingga menjadi sarana pendidikan, komunikasi nasional, serta pengembangan ilmu pengetahuan.

Ia juga menegaskan bahwa peran tokoh tersebut tidak hanya terbatas pada karya tulis, melainkan turut membentuk pola pikir kebangsaan melalui bahasa. Menurutnya, bahasa Indonesia dipersiapkan agar mampu digunakan secara luas oleh berbagai lapisan masyarakat.

Seminar yang diselenggarakan Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional ini menjadi salah satu tahap pengajuan gelar Pahlawan Nasional. Pihak kampus menyampaikan pengajuan STA akan diteruskan pada tahun ini sebagai calon penerima gelar tersebut.

Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional selaku ketua panitia menyampaikan bahwa pemikiran STA tetap menjadi bahan kajian terkait arah kebudayaan Indonesia di tengah persaingan global menuju Indonesia Emas 2045.

Acara turut dihadiri sejumlah tokoh, antara lain akademisi, mantan pejabat negara, pimpinan Universitas Nasional, serta perwakilan keluarga STA.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pengusulan STA Sebagai Pahlawan Nasional Wujud Ikhtiar Merawat Warisan Bahasa Menuju Indonesia Emas 2045
Kemenperin Perkuat Kebijakan Industri di Tengah Penurunan PMI Manufaktur Juni 2026
Pelantikan Tiga Pejabat Baru Lengkapi Jajaran Eselon I Kementerian Keuangan
Ólafur Arnalds Konsisten Kembangkan Musik Neo Klasik Melalui Komposisi dan Teknologi
Presiden Prabowo Tegaskan Peran Polri dalam Menjaga Keamanan dan Mendukung Program Nasional
Bimtek Rp963,6 Juta di DLH Kabupaten Bandung Tuai Sorotan, Publik Pertanyakan Urgensi Anggarannya
Disorot Soal Layanan Pengaduan dan Informasi, Dewan Pengawas Tirta Raharja Akui Kritik Publik Jadi Masukan
TPS3R Manggungharja Diduga Tak Berfungsi Maksimal, Sampah Berakhir Dibakar, Ini Kata Pengelola
Lebaran Yatim Kebersamaan dan Pelestarian Budaya di Kabupaten Bekasi
Sesmenpora Pimpin Upacara Harganas Ke-33 Ajak Perkuat Peran Keluarga untuk SDM Berkualitas
Kemenpora dan Nestlé Indonesia Jalin Kerja Sama untuk Pengembangan Olahraga Nasional
Bogor Hornbills Juara IBL 2026 Menpora Erick Thohir Apresiasi Persaingan Liga yang Semakin Kompetitif
Tiga Orang Karyawan di Jakarta Mengaku Disekap dan Dianiaya oleh Bos Perusahaan
Rizki Fauzi Terpilih Secara Aklamasi Pimpin KNPI Kecamatan Ciparay
LIPSUS; Tower BTS Sudah Berdiri, Pemilik Lahan Terdampak Mengaku Tak Pernah Memberi Persetujuan
Rumah Aspirasi H. Asep Romy Romaya Resmi Dibuka, Cak Imin dan Bupati Bandung Hadir, Warga Nikmati Layanan
Situasi Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Kecamatan Ciparay berlangsung cukup panas
Geger! Mayat Perempuan Bertato Ditemukan Telanjang di Sungai Pacet, Polisi Masih Selidiki Identitas Korban
KNPI Baleendah Diharapkan Jadi Rumah Besar Pemuda, Camat Tekankan Kolaborasi
Rizki Haerul Fadli, Nahkodai Ketua PK KNPI Baleendah, Begini Katanya