Gebrakan Penguatan Gizi, Warga Setiabudi Jakarta Dapat Sosialisasi MBG, Uya Kuya Sampaikan Masalah Ini

Rabu, 2 Jul 2025 15:47
    Bagikan  
Gebrakan Penguatan Gizi, Warga Setiabudi Jakarta Dapat Sosialisasi MBG, Uya Kuya Sampaikan Masalah Ini
Dok. Tim MBG

Penguatan Gizi, Warga Setiabudi Jakarta Dapat Sosialisasi MBG, Uya Kuya Sampaikan Masalah Ini

NARASINETWORK.COM - Giliran warga Setiabudi yang mendapat sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN). Program MBG merupakan kebijakan baru pemerintah dalam mengatasi permasalahan stunting dan malnutrisi di Indonesia.

Kegiatan sosialisasi program MBG kali ini bertempat di Aula Masjid Tangkuban Perahu, Karet, Setiabudi Selasa, 1 Juli 2025. Acara yang dimulai pada pukul 13.00 WIB ini diikuti sekitar 300-an peserta yang merupakan warga setempat.

Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama, Analis Kebijakan Ahli Madya BGN Ari Yulianto, dan Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Astrid Khairunisha.

Baca juga: Pemerintah Ajak Masyarakat Terlibat demi Kelancaran Program Makan Bergizi Gratis 

Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama atau akrab disapa Uya Kuya menyampaikan akan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibawa oleh Badan Gizi Nasional untuk kebaikan anak - anak Indonesia di masa mendatang. 

“Program MBG adalah Program Prioritas & Startegis Presiden Prabowo & Gibran. Untuk itu dukungan dari seluruh peserta sosialisasi dan masyarakat perlu mengetahui mengenai kebaikan dari Program Makan Bergizi Gratis tersebut,” ucap Surya Utama.

Lebih lanjut, Surya juga memastikan program ini akan selalu dikawal dengan baik oleh dirinya langsung selaku Anggota DPR RI Komisi IX yang menjadi mitra BGN agar program ini segera dapat dinikmati oleh para anak - anak Indonesia,ibu hamil,dan ibu menyusui.

Baca juga: Penguatan Gizi Dorong Lahirkan Generasi Cerdas Menuju Indonesia Emas 2045

Kemudian, anggota DPRD DKI Jakarta Astrid Khairunisha menambahkan bahwa Program ini harus didukung oleh semua pihak agar dapat berjalan cepat.

“Pentingnya makanan sehat & bergizi bagi anak - anak Indonesia dalam program MBG, karena dengan memakan makanan sehat dan bergizi lah akan menciptakan anak - anak yang mampu bersaiang di kancah Internasional,” jelas Astrid.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya BGN Ari Yulianto menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis ini ada di dalam visi besar yang dikenal dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mewujudkan Indonesia Emas 2045. 

Baca juga: Pemerintah Ajak Masyarakat Terlibat demi Kelancaran Program Makan Bergizi Gratis 

“Untuk mendukung pencapaian visi tersebut, berbagai strategi telah dijalankan, salah satunya melalui peningkatan asupan gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan edukasi gizi agar masyarakat semakin sadar pentingnya pola makan sehat dan seimbang,” imbuh Ari.

Selain meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. 

Program MBG juga membuka peluang kerja bagi masyarakat, khususnya di sekitar dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tenaga operasional dapur direkrut dari warga setempat, sehingga keberadaan SPPG tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi komunitas sekitar. Beliau juga menjelaskan.

Baca juga: Anggota DPR RI Bersama Badan Gizi Nasional Edukasi Pola Makan Sehat untuk Warga Bekasi

Bagi masyarakat yang berminat menjadi mitra Badan Gizi Nasional, bisa langsung melakukan pendaftaran yang dilakukan secara resmi melalui situs www.bgn.go.id.

Ari Yulistio berharap agar program ini dapat di dukung oleh semua pihak yang ada di negeri ini termasuk masyarakat itu sendiri. Semoga dengan semua dukungan yang ada di Program ini akan membuat Program ini dapat berjalan cepat sehingga dapat dinikmati oleh para anak - anak Indonesia dan juga ibu hamil serta ibu menyusui.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

SatuPena dan IMLF Audiensi dengan Kapolda Sumbar Bahas Sinergi Literasi Budaya untuk Mendukung Kamtibmas
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi V Persaid Jember Hadapi Persakabo Bogor pada Laga Pembuka
Peringati Hari Anak, Begini Pesan Ketua KPID Jawabarat
Komunitas Salihara Gelar SIPFest 2026 Bertema "asiaria", Hadirkan Seniman Asia dan Diaspora Asia
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia Edisi V Digelar di Bogor Seleksi Tim Nasional Dimulai
“Sepak Bola Indonesia Menuju Era Baru Antara Kebangkitan Tim Nasional, Pembenahan Liga, dan Ujian Konsistensi"
Dewi Sri Dari Kisah Padi, Tradisi Agraris, hingga Ragam Seni Nusantara
"Jika Aku Terlahir sebagai Bayi yang Terbuang, Apakah Aku Tetap Berhak Merayakan Hari Anak Nasional 2026?"
P3DN Jadi Penggerak Pertumbuhan Industri Nasional dan Penguatan Ekonomi Indonesia
Pendapatan Negara Naik 21,4 Persen APBN Semester I 2026 Jaga Stabilitas Fiskal
Bapenda Kabupaten Bandung Hadir di Hari Anak Nasional, Warga Bisa Urus Pajak Kendaraan Sekaligus Nikmati Acara
Depo POMINDO Pertama di Purwakarta Resmi Beroperasi, Digagas Pengusaha Asal Kuningan
Persakabo Steps Up Preparations for the 5th National Amputee Football Championship
Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar
Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”