Anggota DPR RI Teti Rohatiningsih Ingatkan Waspada Penipuan dalam Program Makan Bergizi Gratis

Senin, 14 Jul 2025 17:19
    Bagikan  
Anggota DPR RI Teti Rohatiningsih Ingatkan Waspada Penipuan dalam Program Makan Bergizi Gratis
Dok. Tim MBG

Anggota DPR RI Teti Rohatiningsih Ingatkan Waspada Penipuan dalam Program Makan Bergizi Gratis

NARASINETWORK.COM -  Anggota DPR RI Teti Rohatiningsih bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan masyarakat mengenai penipuan yang mengatasnamakan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program MBG merupakan terobosan baru di Indonesia yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan generasi emas bangsa.

Sosialisasi dengan mengakat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini bertempat di Aula Pertemuan Masjid BNA, Cilacap Minggu, 13 Juli 2025. Kegiatan sosialisasi yang dimulai pada pukul 10.00 WIB itu dihadiri oleh ratusan peserta yang merupakan warga setempat.

Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis: Cita-Cita Presiden Prabowo Subianto Wujudkan Generasi Unggul

Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohayatiningsih, Tenaga Ahli Sekretariat Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional Alwin Supriyadi, dan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cilacap Farizal Surno Suwito.

Dalam kesempatannya, anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih mengingatkan kepada warga Cilacap untuk berhati terhadap oknum organisasi kemasyarakatan (ormas) dan yayasan yang tidak bertanggung jawab yang menawarkan pengadaan SPPG dalam Program MBG.

“Masyarakat dihimbau untuk lebih waspada agar tidak tertipu oleh penawaran tersebut serta mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang berkaitan dengan pengadaan SPPG,” ucap Teti Rohatiningsih.

Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis: Cita-Cita Presiden Prabowo Subianto Wujudkan Generasi Unggul

“Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi, mengawasi, dan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” tambahnya.

 Kemudian, Tenaga Ahli Sekretariat Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional Alwin Supriyadi menyampaikan bahwa pemerintah juga akan menjamin mengenai makanan yang diberikan sudah sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan.

“Menu makanan dalam program MBG sudah disusun berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan standar gizi guna memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi secara optimal bagi setiap penerima manfaat,” imbuh Alwin.

Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis: Cita-Cita Presiden Prabowo Subianto Wujudkan Generasi Unggul

Selain memberikan manfaat gizi, program MBG juga membuka peluang kerja bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar SPPG. Tenaga operasional SPPG direkrut dari warga setempat, sehingga kehadiran SPPG tidak hanya meningkatkan status gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

“Kami menerima laporan adanya organisasi kemasyarakatan yang mengatasnamakan yayasan dan memungut biaya dari calon mitra untuk kemudian menggelar acara launching MBG secara sepihak,” imbuh Alwin.

Terkait hal ini, masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap oknum yang menawarkan jasa ilegal dalam pendirian SPPG. Pendaftaran resmi hanya dapat dilakukan melalui situs web www.bgn.go.id.

Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis: Cita-Cita Presiden Prabowo Subianto Wujudkan Generasi Unggul

Senada, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cilacap Farizal Surno Suwito mengajak masyarakat untuk mulai menanam sayur dan beternak guna mendukung suplai bahan pangan untuk SPPG. Tujuannya tentu saja yakni demi kelancaran program MBG.

“Sebab pada saat ini beberapa wilayah di Cilacap mulai mengalami kekurangan pasokan bahan baku, yang berisiko mengganggu kelancaran operasional dapur,” ungkap Farizal.

“Oleh karena itu, partisipasi aktif dari masyarakat sangat diperlukan agar keberlanjutan program tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan secara adil dan merata,” tukasnya.

 

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian
UU PDP dan Dilema Keamanan Akses Gedung
Job Fair Bandung Bedas Expo 2026 Diserbu Pencari Kerja, Lebih dari 1.200 Lowongan Tersedia
Semarak Hari Jadi ke-385, Bapenda Kabupaten Bandung Ajak Warga Ramaikan “Bandung Bedas Expo 2026”
Situasi Selat Hormuz Dorong Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor
Tiga Regulasi Baru Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
WALHI Soroti Lahan Kritis dan Tutupan Hutan Kabupaten Bandung yang Terus Menyusut
Hari Seni Sedunia Memuliakan Ekspresi dan Budaya Global
Digitalisasi Khazanah Islam Menjaga Karya Ulama Tetap Hidup
Dirut BUMD Bandung Daya Sentosa Dijebloskan ke Tahanan, Skema Bisnis Berujung Dugaan Korupsi Ratusan Milyar
Program MBG Adalah Fondasi Membangun Generasi Sehat dan Cerdas di Srengat Blitar
Rini Intama Menyuarakan Sejarah Lewat Kata dan Kain 'Molase dan Dinayra'
Catatan Perjalanan dari Tepi Selat Lombok
Menelusuri Eksotisme Laut Asia Tenggara Bersama Silolona Sojourns
Sketsa Gaya 'Pilihan Busana Anggun untuk Usia 70 Tahun ke Atas' Vol.1
Tren Alas Kaki Pointy Paduan Kenyamanan Flat Shoes dan Estetika Penari
Pergeseran Pandangan Masyarakat Terhadap Batasan Usia Belajar Balet
Wajah Stasiun Jakarta Kota Ruang Ekspresi Musisi Jalanan yang Tertata dan Legal