BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca untuk 1–3 November 2025

Sabtu, 1 Nov 2025 15:31
    Bagikan  
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca untuk 1–3 November 2025
Ilustrasi

BMKG ingatkan musim penghujan disejumlah wilayah di Republik Indonesia

NARASINETWORK.COM - BANDUNG

-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 1 hingga 3 November 2025. Dalam informasi yang disampaikan melalui akun resmi Instagram @infobmkg, sejumlah wilayah di Indonesia diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.

Untuk 1 November 2025, wilayah yang berstatus Waspada meliputi Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Sementara wilayah Siaga meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Papua.

Pada 2 November 2025, potensi hujan sedang hingga lebat (Waspada) diprediksi terjadi di wilayah Aceh, Riau, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Wilayah Siaga mencakup DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DIY.

Selanjutnya, pada 3 November 2025, potensi hujan lebat diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. BMKG menetapkan status Siaga di Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Maluku Utara, serta peringatan angin kencang di wilayah Sulawesi Utara.

BMKG juga merinci beberapa kabupaten/kota dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat (Siaga), antara lain:

Banten: Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (1 November).

DKI Jakarta: Jakarta Timur dan Jakarta Selatan (1–2 November).

Jawa Barat: Bogor, Depok, Bekasi, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, dan sejumlah wilayah lain selama periode 1–3 November.

Jawa Tengah: Brebes, Tegal, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Magelang, Wonogiri, dan sekitarnya.

DIY: Sleman, Gunungkidul, dan Kulon Progo.

Papua: Kota Jayapura dan Keerom (1 November).

Maluku Utara: Ternate, Tidore, Taliabu, dan Halmahera Barat (3 November).

BMKG mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Tags
BMKGCuaca

Berita Terbaru

Hidangan Khas Malam Satu Suro dan Jejak Tradisi Tahun Baru Jawa
Malam Satu Suro 2026 Sejarah Penetapan Kalender Jawa, Makna Peringatan, dan Tradisi yang Masih Dilestarikan
Indonesia-Qatar Siapkan Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Garuda Muda U-12 dan U-14 Wakili Indonesia pada AFC Vietnam Hanoi International 2026
RSUD Majalaya Menggelar Review Standar Pelayanan Lama dan Sosialisasi Standar Pelayanan Baru Bedah Saraf
Kopaja dalam Lintasan Sejarah Transportasi Jakarta
Direktorat Kebudayaan UI Peringati Malam 1 Suro melalui Ritual Budaya dan Refleksi Diri
Kisruh PCMB SPMB 2026 di Jabar, Fortusis Minta Investigasi Menyeluruh dan Evaluasi Sistem
Tahun Baru Islam 1448 H Menteri Agama Dorong Penguatan Dialog dan Kepedulian Sosial
Menjaga Nyala di Balik Kedaton Transisi Kebudayaan Ternate di Tangan Sultan ke-49
Apakah Aman Makan Telur Setiap Hari?
Peran Media Partner Dorong Keberhasilan Penyelenggaraan IMLF-4
Ananda Sukarlan Padukan Musik Portugal dan Tanah Airku untuk Film Dokumenter Rainha Boki Raja
PP TUNAS Mengatur Akses Digital Anak Demi Keamanan dan Pertumbuhan
Kisah Rainha Boki Raja Pemutaran Film dan Diskusi Sejarah di Galeri Nasional Indonesia
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Tingkatkan Kepatuhan Pajak
PCMB SPMB Jabar 2026 Diumumkan, Sistem Dikeluhkan Eror dan Sulit Diakses
DMDI Tiongkok Usulkan Aksara Jawi untuk Ikon Kota Bukittinggi
Kualitas Suara dan Kenyamanan Menjadi Alasan Walkman Sony Tetap Diminati
Pergeseran Teknologi Bawa Dampak pada Keberlangsungan Radio Konvensional