Revitalisasi Pendidikan Vokasi Pemerintah Tingkatkan Kualitas SDM

Senin, 17 Nov 2025 09:17
    Bagikan  
Revitalisasi Pendidikan Vokasi Pemerintah Tingkatkan Kualitas SDM
Istimewa

Revitalisasi pendidikan vokasi menjadi prioritas pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja domestik dan internasional, serta meningkatkan kualitas SDM Indonesia secara keseluruhan.

NARASINETWORK.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan percepatan revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi. Tujuannya adalah peningkatan kualitas serta daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Hal ini disampaikan seusai Rapat Tingkat Menteri tentang Percepatan Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Menko PMK menjelaskan, penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi merupakan tindak lanjut arahan Presiden saat rapat kabinet 4–5 November 2025. Arahan tersebut menyoroti perlunya terobosan dalam pendekatan vokasi.

"Bapak Presiden menginstruksikan percepatan revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi. Ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja dalam negeri, tetapi juga memperbesar peluang SDM di luar negeri," kata Pratikno.

Revitalisasi ini bertujuan memenuhi kebutuhan pasar kerja domestik yang berkembang seiring hilirisasi dan ekspansi ekonomi. Selain itu, juga untuk memanfaatkan peluang penempatan SDM di mancanegara, khususnya negara maju yang menghadapi aging society.

Dalam percepatan revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi, ada dua agenda utama yang berjalan paralel serta saling mendukung. Pertama, penyempurnaan kelembagaan dan penguatan keselarasan antara supply dan demand tenaga kerja.

Pratikno menjelaskan, Tim Koordinasi Nasional Vokasi (TKNV) yang dibentuk berdasarkan Perpres Nomor 68 Tahun 2022 telah menghasilkan berbagai inisiatif. Inisiatif tersebut termasuk pembentukan Tim Koordinasi Daerah Vokasi di 29 provinsi. Adanya perubahan nomenklatur kabinet mengharuskan perapihan kelembagaan agar koordinasi berjalan lebih cepat dan efektif.

"Kita akan revitalisasi kelembagaan, dimulai dari yang paling sederhana agar bisa langsung bekerja. Sambil menunggu Perpres baru, kita tetap bekerja optimal," tegasnya.

Kedua, penguatan matching supply–demand untuk memastikan kesesuaian antara lulusan vokasi dan kebutuhan industri. Menko PMK mencatat, berbagai kementerian/lembaga memiliki banyak program yang berjalan sendiri-sendiri dan belum terintegrasi optimal.

Untuk itu, prioritasnya adalah pembangunan Smart Integrated Dashboard. Dashboard ini akan menyatukan data dari berbagai kementerian/lembaga secara real-time, mempercepat proses job matching, serta mempermudah penyelarasan kurikulum dan standar kompetensi sesuai kebutuhan industri.

"Kita memerlukan Smart Integrated Dashboard yang dapat memadukan semua data dari kementerian/lembaga. Dengan demikian, supply dan demand SDM dapat bertemu secara cepat dan akurat," ujar Pratikno.

Menko PMK meminta seluruh kementerian/lembaga segera menugaskan PIC dan berbagi data. Tujuannya agar integrasi sistem berjalan seiring penataan kelembagaan. Langkah-langkah jangka pendek yang berdampak langsung, seperti peningkatan kemampuan bahasa, sertifikasi, dan penyesuaian kurikulum, harus segera dijalankan.

"Sambil menata kelembagaan dan membangun platform integrasi, kita mulai identifikasi program jangka pendek yang bisa segera dieksekusi. Misalnya, peningkatan kemampuan bahasa, sertifikasi, dan penyesuaian kurikulum agar sesuai pasar kerja," jelasnya.

Menutup keterangannya, Menko PMK menekankan bahwa revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi adalah bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas SDM nasional. Upaya ini memerlukan dukungan penuh dari seluruh kementerian/lembaga, sektor swasta, dan lembaga sertifikasi.

Rapat tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara. Di antaranya, Menko PM Muhaimin Iskandar, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Wamendagri III Wiyagus, Wamenperin Faisol Riza, Wamen P2MI Christina Aryani, Wamenhub Suntana, Ketua BNSP Syamsi Hari, serta Wakil Ketua Umum KADIN Adi Mahfudz Wuhadji. Perwakilan dari berbagai kementerian/lembaga lain juga hadir untuk membahas langkah strategis dalam percepatan revitalisasi pendidikan vokasi.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Asal Muasal Nama Cipadu Dari Pengguyangan Kerbau hingga Kawasan Jawara Lokal
Pemerintah Australia Dukung Perkuatan Sistem Pendidikan Tinggi Indonesia Melalui Beasiswa Australia Awards
Capaian UHC Kota Tangerang Tahun 2025 Capai 100,71 Persen, 395.187 Warga Dibiayai Iuran BPJS oleh Pemkot
Tugo Coffee Hidden Gem Kafe Premium dengan Konsep Homey di Kota Tangerang
Pentas Seni STAR "Shine Through Talent and Art" MTs Negeri 1 Kota Tangerang Sukses Digelar
Pemkot Tangerang Terbitkan 26.922 NIB Gratis Sepanjang 2025 Dukung Pertumbuhan UMKM
TP PKK Jakpus Bersama IIDI Cabang Jakpus Gelar Peringatan Hari Ibu 2025
Pemkot Tangerang Apresiasi Kegiatan Bekam Bersama Masyarakat Gratis RW 01 Cipadu
SPI KPK RI, Bupati Kang DS: Kabupaten Bandung Zero Korupsi
Kang DS Dukung Inisiatif Konversi Hutan Jadi Taman Hutan Raya Untuk Lindungi SDA
Kementan Lanjutkan Penyaluran Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Tahap III Dikirim Menggunakan KRI Makassar
Wamenag Siapkan Opsi Pembelajaran Daring dan Perbaikan Sarana Ibadah untuk Korban Banjir Jelang Natal
Presiden Prabowo Lakukan Pemantauan Berkelanjutan Penanganan Bencana di Langkat Sumatera Utara
Hitung Mundur 6 Bulan Menuju Piala Dunia FIFA 2026 Meksiko Siap Menyambut Penggemar Sepak Bola Dunia
Festival Polandia Edisi Ke-6 2025 Sukses Dorong Ekspor Pangan Polandia ke Indonesia
Ingin Berhenti Kontrak Rumah? Paraland Dukuhdalem Kuningan Tawarkan Perumahan Bersubsidi DP Rp0
Porseni GTKPG Tahun 2025 Ajang Kolaborasi dan Pembiasaan Budaya Hidup Sehat di Lingkungan Pendidikan
DJBC Resmikan Alat Pemindai Peti Kemas dan Inovasi Digital di Pelabuhan Tanjung Priok
Jelang Natal 2025 Binroh Kristiani Pemkot Jakarta Pusat Gelar Acara dengan Pesan Kedamaian
Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri Memperkuat Koordinasi Persiapan Operasi Angkutan Nataru 2025/2026