Jakarta Tuan Rumah Olimpiade PAI Nasional 2025 Kompetisi untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Agama

Selasa, 2 Dec 2025 05:20
    Bagikan  
Jakarta Tuan Rumah Olimpiade PAI Nasional 2025 Kompetisi untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Agama
Istimewa

Kementerian Agama bekerja sama dengan AGPAII menyelenggarakan Olimpiade PAI Nasional 2025, diikuti oleh peserta dari 34 provinsi.

NARASINETWORK.COM - Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI), Kementerian Agama, bekerja sama dengan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) menyelenggarakan Olimpiade PAI Nasional 2025. Ajang ini diikuti oleh peserta dari 34 provinsi dan menjadi langkah strategis Kemenag dalam meningkatkan daya saing mata pelajaran PAI di sekolah.

Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir, menjelaskan bahwa olimpiade ini bertujuan memperkuat kualitas pembelajaran PAI agar setara dengan bidang ilmu lain yang telah memiliki kompetisi nasional.

“Selain kompetisi sains dan seni, Kementerian Agama berupaya mengadakan olimpiade yang menyentuh sisi ruhiyah dan akhlak siswa, yaitu Olimpiade PAI Nasional,” ujar Munir.

“Kami ingin menunjukkan bahwa PAI memiliki ruang kompetisi yang prestisius dan bergengsi. PAI harus memiliki daya saing tinggi, baik di kelas maupun dalam kompetisi akademik tingkat nasional,” imbuhnya.

Munir menambahkan bahwa Olimpiade PAI adalah investasi untuk masa depan, dengan harapan lahirnya generasi muda yang memahami agama dengan benar, moderat, dan mampu menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial.

Salah seorang pengurus AGPAII, Rimelfi, menjelaskan bahwa Olimpiade PAI Nasional 2025 adalah ajang keempat yang diselenggarakan Kemenag. Sebelumnya, acara serupa diadakan di Padang (2022), Malang (2023), dan Bandung (2024).

“Mulai tahun ini, Olimpiade PAI Nasional menjadi bagian dari rangkaian kegiatan PAI FAIR Kemenag dan diharapkan menjadi agenda rutin tahunan,” kata Rimelfi.

Olimpiade PAI Nasional diadakan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK. Peserta diundang ke Jakarta sebagai perwakilan provinsi setelah melalui seleksi ketat di tingkat kabupaten/kota.

Dalam Grand Final di Jakarta, peserta mengikuti tes tertulis berbasis komputer (CBT), tes praktik (story telling untuk SD, esai untuk SMP, dan presentasi Canva untuk SMA dengan tema tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat), serta presentasi di depan juri. Tiga peserta terbaik akan dipilih dari 34 peserta.

Materi seleksi mencakup penguasaan akidah, Al-Qur’an dan Hadis, akhlak, fiqih, sejarah kebudayaan Islam, serta penerapan nilai-nilai Islam dalam konteks kekinian seperti ekoteologi dan moderasi beragama. Kompetisi ini mengukur kemampuan kognitif, berpikir kritis, dan pemahaman moderasi beragama.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian
UU PDP dan Dilema Keamanan Akses Gedung
Job Fair Bandung Bedas Expo 2026 Diserbu Pencari Kerja, Lebih dari 1.200 Lowongan Tersedia
Semarak Hari Jadi ke-385, Bapenda Kabupaten Bandung Ajak Warga Ramaikan “Bandung Bedas Expo 2026”
Situasi Selat Hormuz Dorong Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor
Tiga Regulasi Baru Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
WALHI Soroti Lahan Kritis dan Tutupan Hutan Kabupaten Bandung yang Terus Menyusut
Hari Seni Sedunia Memuliakan Ekspresi dan Budaya Global
Digitalisasi Khazanah Islam Menjaga Karya Ulama Tetap Hidup
Dirut BUMD Bandung Daya Sentosa Dijebloskan ke Tahanan, Skema Bisnis Berujung Dugaan Korupsi Ratusan Milyar
Program MBG Adalah Fondasi Membangun Generasi Sehat dan Cerdas di Srengat Blitar
Rini Intama Menyuarakan Sejarah Lewat Kata dan Kain 'Molase dan Dinayra'
Catatan Perjalanan dari Tepi Selat Lombok
Menelusuri Eksotisme Laut Asia Tenggara Bersama Silolona Sojourns
Sketsa Gaya 'Pilihan Busana Anggun untuk Usia 70 Tahun ke Atas' Vol.1
Tren Alas Kaki Pointy Paduan Kenyamanan Flat Shoes dan Estetika Penari
Pergeseran Pandangan Masyarakat Terhadap Batasan Usia Belajar Balet
Wajah Stasiun Jakarta Kota Ruang Ekspresi Musisi Jalanan yang Tertata dan Legal