Teknologi Maggot Didorong Jadi Andalan Pengolahan Sampah Nasional

Senin, 2 Mar 2026 23:18
    Bagikan  
Teknologi Maggot Didorong Jadi Andalan Pengolahan Sampah Nasional
Istimewa

Mendiktisaintek mendorong penggunaan budidaya maggot untuk mengatasi masalah sampah organik, melibatkan perguruan tinggi dalam penilaian dan pengelolaan limbah, serta menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan industri.

NARASINETWORK.COM - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, mendorong penerapan teknologi pengolahan sampah organik menggunakan budidaya maggot sebagai solusi mengatasi permasalahan sampah nasional. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan kerja ke Pusat Biokonversi PT Maggot Indonesia Lestari di Bekasi, Minggu (1/3/2026).

Brian menjelaskan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam meninjau pengelolaan limbah, khususnya di sektor swasta dan kawasan permukiman yang memiliki fasilitas pemulihan material atau sistem pengolahan mandiri.

“Kompleks yang sudah memiliki sistem pengolahan sampah akan diberikan label 'green' atau 'prowaste'. Peninjauan dan penilaian akan dilakukan oleh perguruan tinggi,” kata Brian.

Teknologi biokonversi menggunakan maggot telah diterapkan secara luas dan menunjukkan hasil positif, terutama di sektor yang menghasilkan limbah organik dalam jumlah besar. Metode ini mampu mengurangi sisa limbah hingga hanya sekitar 3 persen pada sektor pariwisata dan perumahan.

Direktur Utama PT Maggot Indonesia Lestari, Markus Susanto, menyampaikan data keberhasilan pengelolaan sampah di kawasan konservasi dan hotel sebagai bukti efektivitas teknologi ini.

Selain itu, Menteri Brian menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan mahasiswa untuk melakukan survei serta pemetaan data sampah dengan akurasi tinggi di berbagai wilayah. Data tersebut akan menjadi dasar perencanaan pengelolaan sampah yang berlandaskan kajian ilmiah di daerah masing-masing.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri diperlukan untuk mengelola sampah secara efektif. Pendekatan ini tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Data Indonesia Jadi Incaran Pengembangan AI Pemerintah Siapkan Langkah Perlindungan
Teknologi Maggot Didorong Jadi Andalan Pengolahan Sampah Nasional
Pekerja Menjadi Kelompok Terbesar dalam Program BP Tapera pada 2025
Perkuat Budaya Komunikasi Efektif, RSUD Majalaya Terapkan Metode SBAR
Penetapan Hari Berkabung Nasional atas Wafatnya Jenderal TNI (Purn.) H. Try Sutrisno 
Momentum Nyepi dan Ramadan Sinergi Umat Hindu dalam Aksi Kemanusiaan
MBG: Langkah Nyata Pemerintah Wujudkan Ketahanan Gizi ke Anak Sejak Dini di Kabupaten Blitar
Kementerian Agama Siapkan Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H dengan Prosedur Terbuka
Komisi IX DPR Sebut Pentingnya Intervensi Gizi Sejak Dini dalam Sosialisasi Makan Bergizi Gratis di Kediri
7 Fitur Unggulan Samsung Galaxy S26 Series untuk Efisiensi dan Kreasi
Kemenkes RI Luncurkan Rencana Aksi Nasional Kanker Payudara 2025–2034 dalam Rangka Menurunkan Angka Kematian
Kusdono Rastika Suara yang Berbisik dari Seni Lukis Kaca Cirebon
Ekspresi Seni Islam Ruang Tafakur Hadir di Bentara Budaya Jakarta
Komisi IX DPR Dorong Pengawasan dan Pemberdayaan Pemasok Lokal dalam Sosialisasi MBG di Kediri
Perkembangan Terkini Penanganan Campak di Indonesia dan Dunia
IPM Kabupaten Bandung Tembus 75,58 Poin, Peran Pajak untuk Pembangunan
Menu Makanan Bergizi Gratis Banyak Disorot, Orang Tua Murid Upload Buah-Buahan Busuk
Satpol PP Kabupaten Bandung Intensifkan Penegakan Perda Selama Ramadan 2026
Bebas Visa untuk WNI Diumumkan Korea Selatan Targetkan Peningkatan Pergerakan Wisata
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Tulungagung, DPR RI Dorong Penguatan SDM Sejak Dini