Perkuat Budaya Komunikasi Efektif, RSUD Majalaya Terapkan Metode SBAR

Senin, 2 Mar 2026 17:31
    Bagikan  
Perkuat Budaya Komunikasi Efektif, RSUD Majalaya Terapkan Metode SBAR
Istimewa

Salah satu Pasien di rumah sakit umum daerah Majalaya

NARASINETWORK.COM - KAB.BANDUNG

-Komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien terus diperkuat RSUD Majalaya. 


Salah satu langkah konkret yang kini dioptimalkan adalah penerapan metode komunikasi efektif SBAR (Situation, Background, Assessment, Recommendation) sebagai standar komunikasi antar tenaga kesehatan.


Langkah ini bukan sekadar formalitas prosedural, melainkan bagian dari transformasi budaya kerja di lingkungan rumah sakit agar setiap informasi klinis tersampaikan secara terstruktur, jelas, dan akurat.


Komunikasi merupakan titik kritis dalam pelayanan pesehatan. Dalam sistem pelayanan kesehatan, komunikasi menjadi faktor krusial. Kesalahan penyampaian informasi, sekecil apa pun, dapat berdampak serius terhadap keselamatan pasien. 


RSUD Majalaya memandang bahwa peningkatan kualitas layanan tidak hanya bertumpu pada fasilitas dan kompetensi medis, tetapi juga pada pola komunikasi yang sistematis.

Melalui pendekatan SBAR, setiap tenaga kesehatan memiliki kerangka baku dalam menyampaikan laporan kondisi pasien, baik saat serah terima jaga, konsultasi antar profesi, maupun dalam situasi kegawatdaruratan.


Mengenal Metode SBAR

Metode SBAR terdiri dari empat komponen utama:

1. S – Situation (Situasi)

Menjelaskan kondisi pasien saat ini secara ringkas dan langsung pada inti permasalahan.

2. B – Background (Latar Belakang)

Memaparkan riwayat medis atau informasi pendukung yang relevan dengan kondisi pasien.

3. A – Assessment (Penilaian)

Memberikan hasil penilaian klinis berdasarkan observasi dan pemeriksaan yang telah dilakukan.

4. R – Recommendation (Rekomendasi)

Menyampaikan tindakan atau rekomendasi medis yang diperlukan sebagai langkah lanjutan.


Dengan alur ini, komunikasi menjadi lebih sistematis, mengurangi potensi multitafsir, serta mempercepat proses pengambilan keputusan klinis.

Penerapan SBAR diyakini mampu Meminimalkan risiko kesalahan medis akibat miskomunikasi, meningkatkan koordinasi antar tenaga kesehatan, mempercepat respons dalam kondisi kritis, mendorong budaya kerja profesional dan kolaboratif. 


Dalam praktiknya, metode ini membantu memastikan bahwa setiap informasi penting tidak terlewat dan disampaikan secara komprehensif.


RSUD Majalaya menegaskan bahwa pelayanan berkualitas selalu dimulai dari komunikasi yang efektif. Penguatan budaya komunikasi bukan hanya program jangka pendek, tetapi menjadi bagian dari sistem kerja yang berkelanjutan.

Dengan penerapan SBAR secara konsisten, rumah sakit berharap mampu meningkatkan standar keselamatan pasien sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang diberikan.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar
Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”
TVRI Perluas Akses Penyiaran Lewat Uji Coba 5G Broadcast Tanpa Kuota Internet
Pengelolaan Informasi Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan pada Ajang IDEAS 2026
Kemendikdasmen Gelar Bintang Sobat SMP 2026 Dorong Murid Jadi Penggerak Budaya Digital Positif
Wamenhaj Dorong Ormas Islam Kelola Bimbingan Haji dan Umrah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar pada 2026
Digital Detox Jadi Pilihan Saat Informasi Terus Membanjiri Ruang Digital
Kemkomdigi Ajak Generasi Muda Kembangkan Satelit Buatan Indonesia
INNOPROM 2026 Jadi Momentum Industri Agro Indonesia Perluas Pasar ke Kawasan Eurasia
Dari Batik hingga Drone Produk Manufaktur Indonesia Dipromosikan ke Pasar Eurasia melalui INNOPROM 2026
Indonesia Perluas Kemitraan Industri dengan Rusia melalui Tujuh MoU di INNOPROM 2026
Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 Indonesia dan Armenia Bahas Perluasan Kerja Sama Industri
Wonogiri Kukuhkan Identitas sebagai Ibu Kota Mi Ayam Bakso
Sempat Hilang Kontak Sepekan, Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra Ditemukan Selamat