Kemenag dan LPDP Lakukan Akselerasi Penyaluran Beasiswa 2025 Batas Akhir 5 Desember

Jumat, 5 Dec 2025 09:31
    Bagikan  
Kemenag dan LPDP Lakukan Akselerasi Penyaluran Beasiswa 2025 Batas Akhir 5 Desember
Istimewa

Puspenma Kemenag dan LPDP melakukan rekonsiliasi akselerasi penyaluran beasiswa 2025 (2-4 Desember 2025 di Jakarta) untuk menjamin pembiayaan on going dan rekrutmen baru tersalurkan tepat waktu.

NARASINETWORK.COM - Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan telah sepakat melakukan percepatan penyaluran program beasiswa, baik untuk program gelar maupun non gelar. Langkah ini diambil dalam rangka rekonsiliasi akselerasi yang berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Desember 2025 di Jakarta.

Kepala Puspenma Ruchman Basori menyatakan, akselerasi ini penting untuk menjamin semua pembiayaan beasiswa yang sedang berjalan dan rekrutmen baru tahun 2025 dapat tersalurkan dengan tepat. Komponen pendanaan yang akan dicairkan meliputi biaya hidup, biaya studi, tunjangan buku, penelitian, jurnal Scopus, serta tunjangan keluarga. "Tujuan kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada para awardee agar pembiayaannya tidak terlambat," ujarnya.

Ruchman juga mengingatkan para awardee, baik dari program gelar maupun non gelar, untuk segera mengajukan pencairan sebelum batas waktu yang ditetapkan pada hari ini, 5 Desember 2025. Sebelum diteruskan ke LPDP, semua pengajuan akan diverifikasi terlebih dahulu oleh Tim Verifikator dari Puspenma sebagai feeder ke lembaga pengelola dana pendidikan tersebut.

Selain itu, Ruchman – yang juga alumni IAIN Walisongo Semarang – meminta LPDP untuk mengalokasikan tambahan pendanaan. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pihak di lingkup Kemenag yang membutuhkan beasiswa Indonesia Bangkit, antara lain dosen, guru, ustadz, kyai, santri, siswa, mahasiswa, alumni, dan pegawai Kemenag. Ia meyakinkan, penyaluran beasiswa kepada keluarga besar Kemenag akan memberikan manfaat yang nyata dan mendukung peningkatan kualitas SDM untuk menyambut Indonesia Emas 2045.

Merespons hal itu, Kepala Divisi Keuangan LPDP Juni Damanik berkomitmen untuk membantu proses percepatan berjalan lancar, sehingga seluruh program beasiswa 2025 dapat dibayarkan dalam tahun anggaran yang sama. "Kita harap proses rekonsiliasi ini berjalan lancar dan semua catatan verifikasi segera ditindaklanjuti, agar semua pengajuan dapat disampaikan maksimal hari ini," ungkap Juni.

Data menunjukkan, Kemenag telah memberikan layanan beasiswa kepada lebih dari 7.800 awardee sejak tahun 2022 hingga saat ini, meliputi program S1, S2, dan S3 baik di dalam maupun luar negeri. Untuk tahun 2025, telah direkrut 1.029 penerima beasiswa gelar. Sementara untuk program non gelar, diwujudkan melalui Language Academic Preparation Program (LAPP) sebanyak 75 orang, Pelatihan Multimedia Pesantren 240 orang, dan Penguatan Moderasi Beragama 240 orang.

Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan Siti Maria Ulfa juga meminta seluruh tim penyaluran di Puspenma untuk fokus dalam percepatan pencairan ini dan segera menindaklanjuti semua catatan verifikasi yang diberikan oleh tim penyaluran LPDP.


 

 

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

DPR RI Pastikan MBG Tak Pangkas Dana Pendidikan, Heru Tjahjono Angkat Bicara
Anggota DPR RI Heru Tjahjono Dorong Penguatan Rantai Pasok Lokal dalam Program MBG di Tulungagung
Estetik Islam dalam Seni Modern Diangkat dalam Acara di Bentara Budaya Jakarta
Perluas Penerima Manfaat, Program MBG Hadir di Desa Aryojeding Tulungagung
Hari Suci Magha Puja 2026 Rangkaian Kegiatan Keagamaan Berlangsung di Seluruh Vihara Indonesia
AI Keislaman Aiman dan Aisha Diluncurkan Disarankan Lengkapi dengan Rujukan Kitab dan Fatwa
Pemerintah Luncurkan Peraturan Implementasi PP TUNAS untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
Anggota DPR RI Pulung Agustanto Tekankan Peran Masyarakat Awasi Program MBG di Kediri
Arogansi Oknum KORMI Kab. Bandung di Acara Atlet Berprestasi, Lima Wartawan Dipersoalkan Identitasnya 
Film 'Yohanna' Angkat Isu Eksploitasi Pekerja Anak di Sumba Timur
Ridho Khaliq dan Sejarah Baru Aktor Down Syndrome di Perfilman Nasional
Aktivitas Ramadan Sebagai Media Pendidikan Kemandirian Anak
Teknologi Digital dan Lingkungan Hidup Pemerintah Dorong Inovasi di Sektor Engineering
Tantangan Global Tak Mengganggu Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2026
Pemerintah dan MUI Bahas Kehalalan Produk dalam Perjanjian Dagang dengan Amerika Serikat
Langkah Pemerintah Menyusun Jadwal dan Pengaturan Pelaksanaan Nyepi dan Idul Fitri 2026
Dari PKB untuk Rakyat: Kang Cucun Hadirkan Ambulans Gratis di 31 Kecamatan
Antisipasi Kerawanan Ramadan, Satpol PP Kabupaten Bandung Turun Hingga Tingkat Desa
IANJO Art Installation Highlights Marginalised Stories of Ianfu Women
Perjanjian Perdagangan Energi dengan AS Tidak Perbesar Impor Nasional