Widyaprada Summit 2025 Motor Penjaminan Mutu Pendidikan

Minggu, 7 Dec 2025 01:34
    Bagikan  
Widyaprada Summit 2025 Motor Penjaminan Mutu Pendidikan
Istimewa

Kemendikdasmen menyelenggarakan Widyaprada Summit 2025 di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten pada 4 Desember 2025, dengan tema widyaprada sebagai motor penjaminan mutu pendidikan.

NARASINETWORK.COM - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah menyelenggarakan Widyaprada Summit 2025 dengan tema “Widyaprada sebagai Motor Penjaminan Mutu Pendidikan Menuju Layanan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Acara dihadiri oleh Kepala Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi, Kepala Balai Besar dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan dari seluruh Indonesia, serta perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, Kamis lalu (4/12/2025).

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, dalam sambutannya menegaskan perlunya transformasi peran widyaprada dari pelaksana administratif menjadi agen penjaminan mutu berbasis kompetensi, ilmu, dan pengalaman. “Widyaprada harus bertransformasi dari kewenangan struktural menuju otoritas substantif. Peran mereka tidak boleh hanya berfokus pada laporan administratif, tetapi menjadi penggerak peningkatan mutu melalui pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki,” ujarnya.

Ia menyoroti bahwa penjaminan mutu tidak dapat berjalan optimal hanya dengan proses birokratis. Para widyaprada, menurutnya, memiliki modal penting berupa pengalaman panjang di satuan pendidikan dan daerah, yang dapat memberikan kontribusi dalam penguatan mutu. Wamen juga menambahkan bahwa capaian belajar peserta didik, termasuk hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA), sangat berkaitan dengan kualitas pendampingan dan peningkatan kompetensi guru yang melibatkan peran widyaprada di lapangan. Pada kesempatan itu, Atip secara resmi membuka summit dengan memukul gong.

Penyelenggaraan summit diawali dengan kegiatan Call for Papers yang menerima 113 karya tulis dari seluruh Indonesia. Panitia dan Tim Juri memilih 6 karya terbaik yang paling inspiratif dan relevan dengan penguatan mutu pendidikan, berasal dari BBPMP Jawa Barat (Agus Ramdani dan Dini Irawati), BBPMP Sulawesi Selatan (Rahmadana), BPMP Bengkulu (Rimayanti), BPMP DKI Jakarta (Sri Rakhmawanti), dan BPMP Nusa Tenggara Timur (Yandri). Karya-karya tersebut berfokus pada praktik baik di bidang literasi, inklusi, pendidikan karakter, pengembangan model penjaminan mutu, dan pendampingan kolaboratif.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa widyaprada merupakan jabatan fungsional dengan mandat langsung terkait penjaminan mutu pendidikan. Ia menekankan bahwa visi Kemendikdasmen “Pendidikan Bermutu untuk Semua” sangat bergantung pada penguatan peran widyaprada yang menjalankan pemetaan mutu, pendampingan, pembimbingan, dan pengembangan model penjaminan mutu di satuan pendidikan dan daerah.

Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Widyaprada Indonesia (AWI), Harris Iskandar, menegaskan bahwa widyaprada perlu menjadi agen perubahan, aktivator, dan pemicu serta fasilitator penjaminan mutu pendidikan. “Widyaprada menjadi motor penggerak mutu dengan mengembangkan kompetensi untuk merumuskan kembali standar. AWI sebagai mitra strategis pemerintah kedepannya dapat memberikan kontribusi berbasis hasil dengan menerapkan pola pikir berbasis data, melakukan analisis mandiri, dan menjadi penasihat bagi pemerintah daerah dan satuan pendidikan. Langkah ini bertujuan memberikan hasil nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan,” pungkasnya.

Sesi summit juga menghadirkan gelar wicara bertemakan “Widyaprada: Motor Penggerak Penjaminan Mutu Pendidikan” serta sesi International Sharing dengan Hywell Coleman dari Tanoto Foundation dan Jenny Lewis dari INOVASI. Kegiatan ini disiarkan langsung melalui kanal Youtube Ditjen PAUD Dikdasmen dan dapat disimak melalui tautan https://tr.ee/widyapradasummit2025.

Kemendikdasmen menegaskan bahwa Widyaprada Summit 2025 menjadi momentum untuk menghimpun praktik baik, memperkuat jejaring, dan mendorong konsolidasi penjaminan mutu pendidikan di seluruh Indonesia. Melalui forum ini, kontribusi substansial widyaprada diharapkan semakin optimal dalam mendukung penyediaan layanan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh peserta didik.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

DPR RI Pastikan MBG Tak Pangkas Dana Pendidikan, Heru Tjahjono Angkat Bicara
Anggota DPR RI Heru Tjahjono Dorong Penguatan Rantai Pasok Lokal dalam Program MBG di Tulungagung
Estetik Islam dalam Seni Modern Diangkat dalam Acara di Bentara Budaya Jakarta
Perluas Penerima Manfaat, Program MBG Hadir di Desa Aryojeding Tulungagung
Hari Suci Magha Puja 2026 Rangkaian Kegiatan Keagamaan Berlangsung di Seluruh Vihara Indonesia
AI Keislaman Aiman dan Aisha Diluncurkan Disarankan Lengkapi dengan Rujukan Kitab dan Fatwa
Pemerintah Luncurkan Peraturan Implementasi PP TUNAS untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
Anggota DPR RI Pulung Agustanto Tekankan Peran Masyarakat Awasi Program MBG di Kediri
Arogansi Oknum KORMI Kab. Bandung di Acara Atlet Berprestasi, Lima Wartawan Dipersoalkan Identitasnya 
Film 'Yohanna' Angkat Isu Eksploitasi Pekerja Anak di Sumba Timur
Ridho Khaliq dan Sejarah Baru Aktor Down Syndrome di Perfilman Nasional
Aktivitas Ramadan Sebagai Media Pendidikan Kemandirian Anak
Teknologi Digital dan Lingkungan Hidup Pemerintah Dorong Inovasi di Sektor Engineering
Tantangan Global Tak Mengganggu Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2026
Pemerintah dan MUI Bahas Kehalalan Produk dalam Perjanjian Dagang dengan Amerika Serikat
Langkah Pemerintah Menyusun Jadwal dan Pengaturan Pelaksanaan Nyepi dan Idul Fitri 2026
Dari PKB untuk Rakyat: Kang Cucun Hadirkan Ambulans Gratis di 31 Kecamatan
Antisipasi Kerawanan Ramadan, Satpol PP Kabupaten Bandung Turun Hingga Tingkat Desa
IANJO Art Installation Highlights Marginalised Stories of Ianfu Women
Perjanjian Perdagangan Energi dengan AS Tidak Perbesar Impor Nasional