Pemerintah Siapkan Stimulus Fiskal dan Pajak Impor Guna Redam Pelemahan Kurs Rupiah

Sabtu, 23 May 2026 03:27
    Bagikan  
Pemerintah Siapkan Stimulus Fiskal dan Pajak Impor Guna Redam Pelemahan Kurs Rupiah
Istimewa

Rupiah melemah ke level terendah sepanjang sejarah di posisi Rp17.716 per dolar AS akibat ketidakpastian global, kenaikan suku bunga AS, dan defisit fiskal.

NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat merosot ke posisi Rp17.716 pada penutupan perdagangan Jumat (22/5). Angka tersebut tercatat sebagai level terendah sepanjang sejarah pergerakan mata uang domestik. Tekanan terhadap kurs dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global, kenaikan suku bunga acuan di Amerika Serikat, serta kondisi defisit fiskal nasional.

Menyikapi perkembangan tersebut, Pemerintah bersama Bank Indonesia bergerak cepat menyusun strategi penyelamatan. Otoritas moneter dan fiskal menetapkan sejumlah langkah darurat guna meredam pelemahan nilai tukar yang semakin meluas. Langkah penyelamatan diarahkan langsung pada pengendalian volatilitas pasar keuangan dan penguatan cadangan devisa.
Bank Indonesia memperkuat intervensi secara intensif pada tiga pasar utama, yaitu pasar spot, pasar forward, dan pasar obligasi. Selain itu, bank sentral memaksimalkan penyerapan modal asing melalui penerbitan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia. Pengelolaan suplai dan permintaan valuta asing di dalam negeri juga diperketat demi menjaga stabilitas pasokan dolar.
Dari sisi fiskal, Kementerian Keuangan mengimbangi kebijakan moneter dengan melakukan operasi pasar pada Surat Berharga Negara. Langkah ini bertujuan mempertahankan kepercayaan para investor sekaligus menjaga agar defisit anggaran tetap berada pada batas aman. Koordinasi lintas lembaga diintensifkan guna memastikan kebijakan berjalan selaras.
Sektor riil turut menjadi sasaran kebijakan penyelamatan melalui rencana perluasan akses pembiayaan murah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Pemerintah juga mengkaji penyesuaian pajak penghasilan atas komoditas impor guna menekan laju defisit neraca perdagangan. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap mata uang asing untuk aktivitas perdagangan.
Masyarakat diimbau tidak panik mengingat kondisi fundamental ekonomi nasional saat ini dinilai tetap kuat dan sangat berbeda dengan situasi krisis tahun 1998. Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Kementerian Keuangan terus menyatukan arah kebijakan demi memberikan kepastian hukum dan iklim investasi yang aman di tanah air.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rangkaian IMLF-4 Hadirkan Seminar Bahas Pelestarian Bahasa dan Budaya Minangkabau
Sampul Peringatan IMLF-4 dan 100 Tahun Jam Gadang Ditandatangani Sastri Bakry, Aminur Rahman, Armaidi Tanjung
Para Korban Kasus Dugaan Penipuan Wedding Organizer di Kabupaten Bandung, Resmi Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Penipuan Wedding Organizer Suci Citra Resmi, Korban Berjumlah Ratusan Orang
IMLF-4 Hadirkan Kegiatan Penanaman Pohon Bersama Sekjen Kementerian Luar Negeri
Masa Kejayaan dan Penurunan Popularitas Telenovela di Televisi Nasional
Indonesia Emas 2045 Kesehatan Jadi Modal Utama Generasi Muda
Narasinetwork.com Dukung Penyebaran Informasi IMLF 2026 dan Peringatan 100 Tahun Jam Gadang
IMLF 2026 Menghubungkan Bangsa Lewat Literasi di Tengah Peringatan Satu Abad Jam Gadang
IMLF 2026 KAI Perkuat Citra Sumbar sebagai Destinasi Budaya dan Pariwisata Dunia
BAPENDA BEDAS RUN 5K 2026 Siap Digelar, Lunas Pajaknya, Happy Larinya!
Pancasila Pemersatu Bangsa, PLN Icon Plus Teguhkan Semangat Melayani hingga Timur Indonesia 
IMLF-4 Umumkan Tiga Calon Terbaik Lomba Ungkapan Kata Klasik Minangkabau
Premier League Rilis Lini Masa Musim Baru Pascapiala Dunia 2026
Komunitas Salihara Gelar Pameran ke-18 Goenawan Mohamad Teks, Gambar, Kitab
Sederet Teror Pocong yang Bikin Heboh Warga Masyarakat Indonesia, Apa Maksudnya?
Cetak Rekor Tiga Kali Beruntun Persib Bandung Raih Gelar Juara Hattrick Liga Nasional
Persib Juara Liga Ribuan Pendukung Padati Kawasan Tugu Kujang Bogor Hingga Jalur Penghubung
Mengatur Posisi dan Jenis Bantal Mencegah Cedera Tulang Belakang Saat Tidur
Pengalaman Magang Human Resources Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya di Perusahaan Nasional