SD Negeri Wobarek Distrik Kurulu Bukti Nyata Semangat Belajar di Papua Pegunungan

Senin, 23 Mar 2026 21:14
    Bagikan  
SD Negeri Wobarek Distrik Kurulu Bukti Nyata Semangat Belajar di Papua Pegunungan
SD Negeri Wobarek

SD Negeri Wobarek di Distrik Kurulu, Jayawijaya, menerapkan pola pendidikan yang menyeimbangkan aspek akademik dan kreativitas melalui kegiatan seni seperti menggambar. 

NARASINETWORK.COM - JAKARTA, SD Negeri Wobarek: Fokus Kembangkan Kreativitas Siswa di Distrik Kurulu

SD Negeri Wobarek yang terletak di Kampung Eragama, Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, menjadi salah satu contoh institusi pendidikan yang fokus pada pengembangan potensi non-akademik. Sekolah di wilayah Papua Pegunungan ini menerapkan sistem pengajaran yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan keterampilan tangan. Melalui kegiatan menggambar dan mewarnai, para pengajar berusaha membangun kemampuan motorik serta melatih fokus anak didik sejak usia dini.
Aktivitas mewarnai di sekolah ini bukan sekadar pengisi waktu luang, melainkan metode untuk melatih pengenalan warna dan pemahaman batas objek. Para guru mengarahkan siswa agar berani mengekspresikan imajinasi mereka di atas kertas. Hal ini dianggap penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak di tengah keterbatasan sarana penunjang pendidikan yang tersedia di wilayah pedalaman.
Prestasi sekolah ini mendapat pengakuan di tingkat nasional pada Juni 2025. SD Negeri Wobarek terpilih sebagai Juara 1 Inspiratif pada ajang 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan. Penghargaan tersebut diberikan langsung kepada pihak sekolah di Jakarta sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan mereka menerapkan perilaku positif pada siswa, seperti kedisiplinan dan pola hidup bersih.
Kepala Sekolah, Yohanes Lengka, bersama tenaga pendidik lainnya terus mengupayakan agar kegiatan belajar mengajar berjalan optimal meskipun menghadapi tantangan alam. Pada pertengahan Maret 2026, lokasi sekolah sempat terdampak luapan Sungai Baliem akibat curah hujan tinggi. Kondisi banjir tahunan tersebut menuntut pihak sekolah dan masyarakat sekitar bekerja sama agar fasilitas belajar tetap dapat digunakan setelah air surut.
Selain belajar di kelas, pihak sekolah juga sesekali mengadakan kunjungan edukasi ke tempat-tempat seperti perpustakaan daerah atau stasiun radio di pusat kota. Langkah ini diambil untuk mengenalkan siswa pada perkembangan teknologi informasi dan dunia literasi yang lebih luas. Pengalaman langsung di luar sekolah diharapkan dapat membuka wawasan siswa mengenai berbagai profesi dan peluang masa depan.
Dukungan dari orang tua dan komunitas lokal menjadi faktor utama yang menjaga sekolah swadaya ini tetap beroperasi dengan baik. Dengan status akreditasi A, SD Negeri Wobarek membuktikan bahwa kualitas pendidikan dapat terjaga melalui pengelolaan yang tepat dan semangat belajar yang konsisten. Fokus pada pengembangan minat serta bakat menjadi ciri khas yang membedakan sekolah ini dalam mendidik generasi muda di Papua Pegunungan.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Tumpukan Sampah di Pasar Ciparay Jadi Sorotan, Pengangkutan Terjadwal
Sanggar Wicara Tajurhalang Bogor Hadirkan Metode Transisi Belajar bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Kasus Pembunuhan Berantai Influencer Taipei Terungkap dalam "Million-Follower Detective"
HUT ke-499 Jakarta Pemprov Berlakukan Tarif Transportasi Rp. 1,- dan Wisata Gratis
Dari Batavia Menuju Pada Jejak Rempah Banda Neira
Basarnas Ambon Usulkan Penghentian Operasi Pencarian Korban Speedboat Tenggelam di Perairan Pulau Dai
Satpol PP dan DPRD Matangkan Raperda Trantibum, Sesuaikan dengan KUHP Baru
Normalisasi Sungai Cisungalah Tuntas 100 Persen, Harapan Baru Kurangi Banjir di Solokanjeruk
Camat Bojongsoang Tegaskan Status Lapang Bojongsari Sudah Jelas, Milik Bersama Desa se-Kecamatan
Gonjang Ganjing Nasib 4.000 Buruh PT Fengtay Pemasok Merk NIKE Terancam PHK
Bea Cukai Tegaskan Penumpukan Kontainer Wuling Bukan Masalah Kepabeanan
Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas KLH/BPLH pada 2027
Yenny Wahid Apresiasi Dukungan Presiden terhadap Pelatnas Jangka Panjang
Mandiri Jogja Marathon 2026 Catat Rekor 10.200 Peserta dari 17 Negara
Pemandian Air Panas Cibolang Akan Bersolek, Begini Penjelasan Pengelola
Lomba Melukis Bung Karno dan Megawati Meriahkan Bung Karno Festival 2026 di Tugu Proklamasi Jakarta
Mahakarya Randai 4 "Bujang Sambilan" Hidupkan Legenda Danau Maninjau Di Taman Ismail Marzuki Jakarta
Kemenpora RI Apresiasi MCGJWC 2026 Dukung Pembinaan Atlet Golf Junior Internasional
Pameran Tunggal Andri Wintarso di Perpusnas Tampilkan Lebih dari 40 Karya Bertema Art Therapy
Kupang–Dili Perjalanan Darat Menembus Perbatasan Motaain dan Batugade