Muralisasi Krida Nirmala Cara Lurah Sunter Jaya Perangi Vandalisme

Jumat, 21 Nov 2025 18:06
    Bagikan  
Muralisasi Krida Nirmala Cara Lurah Sunter Jaya Perangi Vandalisme
Istimewa

Lurah Sunter Jaya, Eka Persilian Yeluma, memimpin pembuatan mural di Jalan Krida Nirmala untuk mengatasi vandalisme dan memperindah lingkungan.

NARASINETWORK.COM - Lurah Sunter Jaya, Eka Persilian Yeluma, terjun langsung memimpin pembuatan mural di Jalan Krida Nirmala, area yang kerap menjadi target vandalisme. Inisiatif ini bertujuan memperindah lingkungan sekaligus mengubah kawasan rawan coretan menjadi wadah ekspresi positif.

Eka menjelaskan bahwa tembok di Jalan Krida Nirmala merupakan salah satu titik dengan laporan vandalisme tertinggi karena lokasinya yang strategis dan ramai. "Area ini sering menjadi sasaran aksi corat-coret, bahkan merambah ke tembok rumah warga. Banyak aduan yang kami terima terkait coretan yang tidak senonoh," ujarnya pada Rabu lalu (19/11/2025)

Sebagai solusi, Kelurahan Sunter Jaya menyulap area tersebut menjadi mural yang menyampaikan pesan edukatif dan menggambarkan perkembangan pembangunan Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.

"Mural ini merefleksikan pembangunan Jakarta dan Jakarta Utara. Dibuat dalam bentuk rangkaian cerita visual yang menggambarkan program-program prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, seperti penataan warga Kampung Bayam ke HPPO JIS, kehadiran delapan pasukan layanan publik, pembangunan dan revitalisasi taman kota, program kesejahteraan masyarakat, gambaran kerukunan antarumat beragama, serta upaya Pemkot Jakarta Utara dalam pembangunan lingkungan," jelasnya.

Eka menegaskan bahwa mural ini merupakan wujud apresiasi sekaligus dokumentasi visual perjalanan satu tahun pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur. "Ini adalah mural pertama. Ke depannya, akan ada mural lanjutan di lokasi lain sebagai refleksi program-program yang terus berjalan," imbuhnya.

Selain mempercantik lingkungan, Eka berharap mural ini dapat mengajak masyarakat untuk mengganti vandalisme dengan kegiatan seni yang bermanfaat. "Kami berharap pelaku vandalisme dapat menyalurkan bakat menggambar mereka secara positif, bukan dengan merusak fasilitas umum," katanya.

Eka juga mengajak warga untuk berpartisipasi dalam pembuatan mural berikutnya. "Kami membuka kesempatan bagi warga yang memiliki kemampuan menggambar untuk berkolaborasi. Saya yakin banyak warga Sunter Jaya yang berbakat," pungkasnya.

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Penipuan YS dan MI, Korban Nilai Proses Persidangan Janggal
Para Ahli CASA dan Kemenhub RI Bahas Strategi Komunikasi Keselamatan Penerbangan
Para Praktisi AI Indonesia Eksplorasi Implementasi Teknologi di Bali
Swasembada Pangan Nasional Terwujud Tahun 2025 Presiden Berikan Penghargaan
Panen Raya Karawang Presiden Prabowo Tinjau Inovasi Pertanian Modern
Stabilitas Inflasi Kota Tangerang Tetap Terjaga Capai 2,55 Persen
Pasar Kombongan Jakarta Pusat Dibuka Hadirkan Layanan Pembayaran Digital
IMLF-4 dan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi Diwarnai Demonstrasi Kaligrafi 100 Meter
Persatuan Alumni GMNI: Pertumbuhan 5 Persen Tak Menjamin Keadilan, Indonesia Terancam Krisis Moral
Indonesia di Persimpangan Diplomasi Global, Diberi Restu Pimpin Dewan HAM PBB
Tak Bisa Lagi Ditutup-Tutupi, Dedi Mulyadi Perintahkan Anggaran Pemda hingga Desa Dibuka ke Publik
Ketua DPRD dan Forkopimcam Ciparay Resmikan SPAM di Kampung Parigi
Insiden di RSUD Majalaya Picu Kegaduhan, Manajemen Tegaskan: Bukan Ulah Pegawai Rumah Sakit
Utang Berujung Maut, Fakta Kelam Pembunuhan Sadis Petugas Cleaning Service di RSUD Majalaya Terungkap
Kasus Maut RSUD Majalaya, Satu Orang Meregang Nyawa, Polisi Dalami Motif
Pemuda Penjaga Lalu Lintas Diserang OTK di Ciparay, Alami Luka Bacok di Wajah
Tahun Baru 2026 Wali Kota Tangerang Tinjau Pelayanan Publik Melalui Kegiatan Bersepeda
Wawancara Tokoh : Antara Risiko dan Karya "Cerita Perjuangan Dhe Sundayana Perbangsa di Dunia Migas"
Di Balik Layanan Perminyakan dan Gas "Cerita Perjuangan Seorang Pekerja Rig Servis"
Gerak Tari Tradisional Kembali Diminati Jadi Bagian Gaya Hidup Moderat Berakar Budaya