PDI Perjuangan Tegaskan Tetap Dukung Kang DS dan Jaga Koalisi Bedas

Rabu, 7 Jan 2026 15:32
    Bagikan  
PDI Perjuangan Tegaskan Tetap Dukung Kang DS dan Jaga Koalisi Bedas
Istimewa

Jajaran pengurus DPC PDIP Kabupaten Bandung bersilaturahmi dengan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Rumah Dinas Soreang

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG

-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Bandung menegaskan tetap solid berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam Koalisi Bedas serta terus mendukung program kerja Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Yayat Sumirat saat melakukan kunjungan dan silaturahmi kelembagaan ke Rumah Jabatan Bupati Bandung di Komplek Pemkab Bandung, Soreang pada Rabu (7/1/2026) malam.

Yayat yang baru ditetapkan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung pada akhir 2025 lalu, hadir bersama sejumlah pengurus inti, di antaranya Dadang Hermawan. Pertemuan tersebut juga dihadiri perwakilan Kesbangpol Kabupaten Bandung.

Dalam pertemuan itu dibahas sejumlah isu strategis, mulai dari dinamika politik nasional, wacana mekanisme pemilu, hingga kondisi perekonomian Kabupaten Bandung tahun 2026. Salah satu sorotan utama adalah kebijakan Pemerintah Pusat yang mengurangi Transfer Keuangan Daerah (TKD) kepada Pemkab Bandung hampir Rp1 triliun.

Meski demikian, di bawah kepemimpinan Bupati yang akrab disapa Kang DS, Kabupaten Bandung dinilai mampu menjawab tantangan sulit tersebut. Kabupaten Bandung bahkan dinyatakan “sanggup bayar APBD”.

“Artinya, Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung mampu melaksanakan seluruh kewajiban pembayaran sesuai APBD yang telah ditetapkan, termasuk membayar tagihan pihak ketiga, gaji ASN, serta kewajiban lainnya, dan tetap menjaga defisit anggaran dalam batas wajar,” ujar Kang DS di hadapan jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan.

Pada kesempatan yang sama, Yayat yang juga menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi atas kinerja Kang DS. Ia menyebut, di saat sejumlah daerah di Jawa Barat mengalami kesulitan keuangan, Kabupaten Bandung justru mampu menjaga stabilitas fiskal.

“Di Jawa Barat, ada pemerintah provinsi maupun beberapa kabupaten/kota yang tidak sanggup bayar APBD. Namun Kabupaten Bandung justru mampu. Ini menunjukkan pembangunan di Kabupaten Bandung akan semakin Bedas di tahun 2026,” ungkap Yayat.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Tags
PDIP

Berita Terbaru

P3DN Jadi Penggerak Pertumbuhan Industri Nasional dan Penguatan Ekonomi Indonesia
Pendapatan Negara Naik 21,4 Persen APBN Semester I 2026 Jaga Stabilitas Fiskal
Bapenda Kabupaten Bandung Hadir di Hari Anak Nasional, Warga Bisa Urus Pajak Kendaraan Sekaligus Nikmati Acara
Depo POMINDO Pertama di Purwakarta Resmi Beroperasi, Digagas Pengusaha Asal Kuningan
Persakabo Steps Up Preparations for the 5th National Amputee Football Championship
Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar
Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”
TVRI Perluas Akses Penyiaran Lewat Uji Coba 5G Broadcast Tanpa Kuota Internet
Pengelolaan Informasi Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan pada Ajang IDEAS 2026
Kemendikdasmen Gelar Bintang Sobat SMP 2026 Dorong Murid Jadi Penggerak Budaya Digital Positif
Wamenhaj Dorong Ormas Islam Kelola Bimbingan Haji dan Umrah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar pada 2026
Digital Detox Jadi Pilihan Saat Informasi Terus Membanjiri Ruang Digital
Kemkomdigi Ajak Generasi Muda Kembangkan Satelit Buatan Indonesia
INNOPROM 2026 Jadi Momentum Industri Agro Indonesia Perluas Pasar ke Kawasan Eurasia