19 Kontributor Pajak Terbesar 2025, Diberi Hadiah Bapenda Kabupaten Bandung

Selasa, 27 Jan 2026 18:24
    Bagikan  
19 Kontributor Pajak Terbesar 2025, Diberi Hadiah Bapenda Kabupaten Bandung
Istimewa

Para wajib pajak saat memperlihatkan beragam hadiah dari pemerintah Kabupaten Bandung

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan apresiasi kepada para kontributor pajak terbesar yang sudah taat membayar pajak dan berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Bandung. 

Sebanyak 19 kontributor pajak terbesar mendapatkan penghargaan dari Bupati Bandung sekaligus hadiah dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung. Penghargaan diserahkan di sela Sosilalisasi Peran dan Kinerja Bapenda dalam Pengelolaan Pendapatan Daerah, di Grand Sunshine Soreang, Selasa (27/1/2026). 


Para penerima antara lain berasal dari kalangan PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) dan PPATS (Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara), BUMN, pihak swasta dan para kepala desa.


"Saya haturkan terima kasih kepada para kontributor pajak terbesar, saya ucapkan selamat. Terima kasih atas kontribusi pajak dari Bapak Ibu semua, terutama kepada para kepala desa yang mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) panas bumi dan telah berkontribusi memberikan realisasi pajak terbesar persentasenya," ucap Bupati Bandung.   


Bupati menyampaikan, realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung per 31 Desember 2025 mencapai sebesar Rp1,8 triliun, dari yang ditargetkan APBD Perubahan (APBD-P) 2025 sebesar Rp2,2 triliun.


Pajak tersebut menurutnya digunakan untuk pembangunan di Kabupaten Bandung. Salah satu di antaranya untuk pemberian insentif guru ngaji yang merupakan program unggulan Bupati Bandung yang memerlukan anggaran Rp109 miliar setiap tahunnya selain untuk pembangunan infrastruktur.


"Insya Allah dari pajak yang Bapak/Ibu berikan akan barokah karena salah satunya digunakan untuk membayar insentif guru ngaji, yang berkontribusi mendidik karakter dan akhlak anak bangsa," ungkap Kang DS.


Di tengah kesulitan keuangan daerah karena berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat hingga mencapai Rp1 triliun, pajak dari pajak wajib pajak berperan untuk menutupi kekurangan tersebut.


"Walaupun TKD tahun 2026 berkurang, tapi tetap insentif guru ngaji dibayarkan Rp109 miliar. Insya Allah, pajak yang diberikan kepada pemerintah daerah bakal manfaat, untuk pembangunan jalan, pembayaran guru honor, termasuk untuk honor P3K Paruh Waktu, termasuk untuk membayar tunjangan kinerja (Tukin). Bayangkan kalau pemda tidak mendapatkan pajak dari Bapak/Ibu sekalian," ujarnya.


Kang DS juga menjanjikan keterbukaan atas pengelolaan pajak oleh Pemkab Bandung setelah melalui proses audit dari BPK RI.


"Alhamdulillah tahun 2025 Pemkab Bandung tidak terjadi gagal bayar dan ada Sisa Lebih Penggunaan Anggaran Rp137 miliar," ungkapnya.


Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Erwan Kusuma Ermawan menambahkan, penghargaan diberikan kepada wajib pajak dengan kategori kontributor pajak terbesar serta wajib pajak paling patuh dalam memenuhi kewajibannya.


“Penghargaaan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada seluruh wajib pajak di Kabupaten Bandung agar lebih disiplin dan menyadari pentingnya pajak bagi pembangunan daerah,” jelas Erwan.


Berikut Daftar Penerima Penghargaan dari Bupati Bandung:

1. Teguh Adipradana, S.H., M.Kn (PPAT) – Kontribusi Pajak BPHTB Terbesar I

2. Dewi Rafaldini, S.H., M.Kn (PPAT) – Kontribusi Pajak BPHTB Terbesar II

3. Kecamatan Baleendah – Drs. Eef Syarief Hidayatullah, M.Si (PPATS) – Kontribusi Pajak BPHTB Terbesar I

4. Kecamatan Katapang – S.STP., M.AP (PPATS) – Kontribusi Pajak BPHTB Terbesar II

5. PT Jasa Marga (Persero) Tbk – Kontribusi Ketetapan Pajak Terbesar

6. PT Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC) – Kontribusi Ketetapan Pajak Terbesar

7. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) – Kontribusi Ketetapan Pajak Terbesar

8. Hotel Indigo Bandung Dago Pakar (IHG Hotel) – Kontribusi Ketetapan Pajak Terbesar

9. Hotel InterContinental Bandung Dago Pakar – Kontribusi Ketetapan Pajak Terbesar

10. Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan – Kontribusi Persentase Realisasi Terbesar I

11. Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang – Kontribusi Persentase Realisasi PBB P2 Terbesar II

12. Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot – Kontribusi Persentase Realisasi PBB P2 Terbesar I

13. Desa Pameuntasan, Kecamatan Kutawaringin – Kontribusi Persentase Realisasi PBB P2 Terbesar II

14. Desa Sukasari, Kecamatan Pameungpeuk – Kontribusi Persentase Realisasi PBB P2 Terbesar I

15. Desa Ancolmekar, Kecamatan Arjasari – Kontribusi Persentase Realisasi PBB P2 Terbesar II

16. Desa Laksana, Kecamatan Ibun – Kontribusi Persentase Realisasi PBB P2 Terbesar I

17. Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya – Kontribusi Persentase Realisasi PBB P2 Terbesar II

18. Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi – Kontribusi Persentase Realisasi PBB P2 Terbesar I

19. Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek – Kontribusi Persentase Realisasi PBB P2 Terbesar


Pada kesempatan itu Bapenda Kabupaten Bandung mengimbau masyarakat agar tidak menitipkan pembayaran pajak kepada pihak ketiga. Wajib pajak disarankan melakukan pembayaran secara mandiri melalui kanal resmi yang bekerja sama dengan Bank bjb, seperti toko modern (Alfamart dan Indomaret), e-wallet, Tokopedia, serta mobile banking.


Erwan juga menyampaikan berbagai inovasi layanan digital dan kewilayahan yang terus dikembangkan Bapenda guna memastikan kelancaran pembayaran pajak.


Saat ini, Bapenda Kabupaten Bandung menerapkan dua strategi utama, yakni layanan berbasis digital dengan memaksimalkan penggunaan aplikasi untuk memudahkan transaksi. Selain itu juga dengan penguatan SDM kewilayahan dengan melibatkan UPTD, kepala desa, kepala dusun, hingga kolektor pajak di lapangan untuk melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat.


“Dengan sistem ini pula, perkembangan perolehan pajak dapat dipantau secara langsung setiap harinya,” pungkas Erwan. 

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reses Ketua Dprd Kab Bandung  Dalami SetiapnDapinyav
Lampu Jalan Mati di Dekat Kantor PLN Baleendah, Keselamatan Pengendara Dipertaruhkan
Asep Ikhsan di Dikpol Demokrat Jabar: "Wakil Rakyat Tidak Cukup Hanya Hadir di Sidang!"
Perkuat Silaturahmi, Jajaran Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Lomba Rakyat yang Meriah
BBWS CimanCis Beri Santunan dan Bantuan Pendidikan untuk Keluarga Korban Pohon Tumbang di Cirebon
Reses Faisal Radi: Warga Soroti Bukti Nyata Pembangunan di Cangkuang
WOW! Ribuan ASN Pemkab Bandung Terindikasi Judi Online, Depo Sampai Miliaran Rupiah
Hari Ini Terakhir, Adira Experience Day Fasilitasi Test Drive hingga Promo Pembiayaan Berhadiah Kulkas 2 Pintu
Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
855 Warga Binaan Rutan Kelas I Bandung Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Program Pentahelix Tetap Berjalan, Sungai Cisungalah Harus Ada Pelebaran
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026